
" Seni Tubuh Dewi Laut Selatan, Berkah Dewi Laut! "
" Seni 9 Tubuh Yin, Tubuh Es Abadi! "
Pemilik dua tubuh surgawi mengaktifkan keterampilan tubuhnya masing masing, seorang dewi laut terlihat membawa tongkat di sebelah tangannya dengan sebuah mahkota keagungan di kepalanya.
Di hadapannya seorang wanita yang membawa kekuatan es dengan sangat besar di sekeliling tubuhnya, bahkan merubah seluruh pusat arena menjadi es, menjadikannya domain es miliknya.
Semua penonton terperangah melihat keduanya, dua cadar tipis yang tadi menghalangi, terbang mengikuti hembusan angin bekas perubahan mereka, dua wajah cantik surgawi tepampang jelas di tengah arena.
Tak ada seorang pun yang dapat berkedip melihatnya, bahkan tenggorokan sebagian penonton seperti tercekat dibuatnya.
" Tubuh Dewi Laut? Para Nyonya Sekte Lima Samudera ternyata mendapatkan harta karun di ujung laut ke 5 nya haha.. " ucap Patriack Bing Qinglou.
" 9 tubuh yin sempurna? Heh.. Bahkan dulu hanya 6 tubuh yin pun dapat menjadi seorang jenius tak tertandingi di benua ini jika di rawat oleh kalian Sekte Es Abadi, apalagi bentuk tubuh sempurna dari 9 tubuh yin? Bahkan seni es abadi akan sangat cocok dengannya. "
" Bukankah anda mempunyai cucu yang membuat anda seperti memiliki harta karun tak ternilai harganya Saudara Bing? " timpal Sang Nyonya perwakilan Sekte Lima Samudera.
" Haha.. Mungkin kau memang benar Matriack utama Shui Cailin, ahh.. Dan ya, aku terkejut, ternyata kau sendiri yang datang menghadiri acara ini, biasanya kau hanya akan mewakilkannya pada salah satu Pemimpin samudera mu, " ucap Bing Qinglou
" Aku hanya sedang ingin melihat lihat dunia sempit ini lagi sebenarnya, jadi ya ku putuskan untuk menghadirinya sendiri, memang menjadi masalah bagimu? " tanya Shui Cailin dengan wajah tajam.
" Hahaha.. Kau bisa tenang sekarang, mari kita lihat saja kedua jenius itu bertarung, sepertinya serangan penghabisan akan segera ditambahkan ke dalam pertempuran, " Bing Qinglou
" Hohoho... Ternyata kalian juga memiliki monster monster kecil mengerikan, " ucap Guang Zhou dengan sedikit senyumnya.
" Aku tak sengaja menemukan nya tersimpan di dalam perut menantuku Patriack Guang, hahaha.. " ucap Bing Qinglou dengan sedikit senyumnya.
" Cihh.. Aku menemukannya terkubur di dasar lautan Patriack Guang, dan Qing Yuelian itu sepertinya sudah ditakdirkan untuk sekte kami, " timpal Shui Cailin tak ingin kalah.
" Baiklah.. Mari kita lihat saja, hohoho.. " sambung Guang Zhou.
**
" Seni Dewi Laut Selatan, Pusaran Naga Laut! "
" Seni Es Abadi, Raungan Naga Es! "
__ADS_1
Dua naga penguasa elemen bertempur di atas langit arena pertempuran, bahkan riak riak energi Qi di sebagian penonton sedikit bergetar dibuatnya.
Bahkan para Patriack sekte pun dibuat tertegun oleh kejadian seperti ini, kekuatan sedahsyat itu bukanlah hal yang bisa dikeluarkan oleh seorang kultivator Kondensasi Qi biasa.
" Sungguh pertarungan dahsyat yang mengerikan! "
" Hei, bisakah dulu saat kau berada di Kondensasi Qi bertarung seperti itu, bahkan hingga mengeluarkan jurus semengerikan itu? "
" Kau bercanda? Tentu saja itu mustahil. "
Semua penonton berdecak kagum dibuatnya, banyak kekaguman terlihat diwajah para penonton, pertempuran itu semakin membuat yang hadir disana mengerti jarak antara para anak muda yang berada di seluruh Benua Bumi Selatan itu.
Namun, di saat semua orang terperangah takjub melihat kedua naga penguasa elemen bertempur di atas langit, Li Xuan sedang bergulat dengan pikirannya sendiri, ia justru kaget dengan banyak berkumpulnya tubuh surgawi di satu tempat, yang bahkan keberadaannya satu pun sangat langka.
Diceritakan oleh Fang Hao, tubuh tubuh surgawi seperti dirinya dan juga Xiao Fan sebenarnya takkan bisa terlihat potensinya jika tak didekatkan atau dicari pemicu keaktifannya.
Selama beberapa tahun sekalipun bakat Xiao Fan harus terpendam di Sekte Pegunungan Surgawi, tak ada seorang pun yang mengetahui Poison Body miliknya sebelum di ambil oleh guru racunnya di Sekte Lembah Racun.
Bahkan kekuatan sebuah jurus pamungkas yang dihasilkan oleh kekuatan maksimal sebuah body surgawi bisa menyaingi jurus biasa yang dikeluarkan oleh para kultivator puncak Qi Foundation.
" Tak heran guru Fang begitu pesimis mengenai diriku, mengingat bakat bakat mereka semua yang mengerikan, juga ditambah oleh keistimewaan body surgawi, sungguh sangat menyulitkan bisa bergabung dengan mereka, " ucap Li Xuan dengan senyum kecutnya.
" Mungkin aku harus benar benar mengakhiri ini sekarang Saudari Qing, kau benar benar sangat kuat, aku mengakuinya, bahkan hingga mengeluarkan kekuatan seperti ini, aku sangat mengakui mu, namun, tetap saja kau akan kalah di tangan ku kali ini! " ucap Bing Qingyun.
" Juga mengakui kehebatan mu Saudari Bing, namun, untuk mengalahkan ku? Aku hanya bisa minta maaf, dan renungi saja nanti kekalahanmu! " timpal Qing Yuelian
Dua domain kekuatan terlihat seperti akan berkumpul di seluruh arena, riak energi es seperti mulai terkumpul membuat pusaran Qi di tengah arena itu.
Kumpulan air berdatangan berkumpul mengelilingi Qing Yuelian, bak kumpulan ombak besar yang siap melenyapkan apapun dihadapannya.
Para Patriack sekte mulai terbangun dari kursinya, bersiap dengan kemungkinan terburuk yang akan terjadi karena penggunaan jurus puncak yang bahkan bagi para Patriack nya sendiri jurus puncak seperti ini cukup terlarang untuk digunakan jika tidak sedang dalam sesuatu yang serius.
" Seni Dewi Laut Selatan, Ombak Lima Lautan Surgawi! "
" Seni Es Abadi, Es Kuno Pembeku Alam! "
" Ini berbahaya Patriack Bing, Patriack Shui, kalian tidak bisa membiarkan mereka begitu saja, " ucap salah seorang Patriack yang duduk disana.
__ADS_1
Namun, sebelum Patriack sekte itu selesai berbicara, kedua Ketua sekte itu telah melesat dengan kecepatan penuhnya, tapi sesaat sebelum Patriack sekte itu sampai, kedua serangan dahsyat dan mematikan itu bertemu.
Boooommmmm!!!!
Ledakan besar terjadi dipusat arena, menghancurkan sebagian arena pertempuran tempat para penonton, sebagian dari mereka bahkan mengeluarkan kekuatannya untuk membuat penghalang dari Qi mereka sendiri untuk melindungi dirinya.
Kedua Patriack dan Matriack itu bergetar gelisah dengan keadaan anak muda jenius sekte nya, medan pertempuran yang masih diselimuti asap putih berbahaya hasil tabrakan es dan air yang mengerikan itu mengurangi jarak pandang mereka, bahkan Qi disekitarnya pun menghalangi pemeriksaan mereka melalui Qi nya masing masing.
" Sepertinya kita harus menghilangkan kabut Qi berbahaya itu Saudari Shui, " ucap Bing Qinglou.
" Kau benar, kau bisa menyerahkan itu padaku Saudara Bing, kau fokus untuk nanti mencoba menyelamatkan mereka saja, " sambung Shui Cailin.
" Kau bisa percaya padaku. " Bing Qinglou bersiap dengan kemungkinan apapun.
Namun, sesaat sebelum Shui Cailin mengeluarkan kekuatannya, tiba tiba suara batuk Pria tua terdengar dari atas mereka, bahkan seluruh orang yang berada di arena itu mengalihkan pandangan nya ke atas arena.
" Uhuuk.. Uhuuk.. Kalian ini para manusia muda, tidak bisakah mendidik para bayi yang sedang impulsif ini untuk sedikit menahan dirinya? Serangan berbahaya seperti itu tidaklah bagus untuk digunakan dalam sebuah pertarungan kompetisi seperti ini. "
" Bila tadi aku terlambat sedikit saja, mungkin dua monster bayi ini akan dengan cepat meninggalkan dunia ini, lain kali hentikanlah sebelum mereka mengeluarkan jurus yang dahsyat dan mengerikan seperti itu, " ucap seorang Pria tua, pelan namun bergema di seluruh arena itu.
" Apakah mungkin dengan kekuatanmu kau terlambat? Kau ini Pria tua selalu mengada ada saja, " ucap Pria tua disebelahnya.
" Hohoho.. Kau terlalu memujiku Taiyang tua, namun aku terima pujianmu itu, hahaha.. senang sekali rasanya, setelah beberapa ratus tahun, kapan kau terakhir memujiku? Kau hanya ahli menghina dan juga mengumpatku, hahaha.. " jawab Pria tua tadi dengan gelak tawanya.
" Sudahlah kalian, sebaiknya kita sembuhkan dulu dua anak muda ini, mungkin mereka akan menjadi bakat mengerikan di masa depan yang bisa membantu kita menjaga benua ini, kalian ingat? " ucap seorang Pria tua yang lain.
Banyak orang dari bawah melihat percakapan kecil mereka bertiga, seorang Pria tua kecil rapuh dengan banyak keriput ditubuhnya yang selalu berdebat dengan Pria tua lain yang berperawakan besar juga berotot.
Satu lagi Pria tua lain yang bersama kedua Pria itu, berperawakan biasa, berpembawaan tenang dan juga penuh dengan wibawa di setiap gerakannya, bau obat obatan pekat juga tercium dari tubuh Pria tua ini.
Semua orang merasa heran dan bertanya tanya, bahwa siapakah mereka yang berani muncul, bahkan dengan cara terbang di atas arena kehormatan seperti itu selain para Patriack sekte super.
Di kedua sisi dari para Pria tua itu terlihat dua wanita terkapar dalam sebuah gelembung Qi, dengan baju yang sedikit compang camping, semakin memperlihatkan sebagian lekuk tubuh dan juga keindahannya.
Namun berbeda dengan Luo Huang, tiba tiba saja ia bersikap hormat dan menundukkan kepalanya, sebuah penghormatan mendalam ia berikan, bahkan bagi para Patriack sekte pun mereka sudah paham dan hafal betul siapa ketiga Pria tua itu, dengan suara serempak,
" Salam pada para Emperor yang terhormat! "
__ADS_1
Jangan lupa vote, like dan juga berikan support nya ya!