
Semalaman Li Xuan berjibaku dalam pekerjaannya membuat pill, ia bertekad untuk menyelesaikan semua pesanannya hari ini sebelum lelang dimulai, agar saat selesai ia langsung bisa memberikannya pada pembeli pembeli nya.
Seperti yang Li Xuan perkirakan, ia dapat menyelesaikan semua pesanannya semalaman itu, energinya beberapa kali terkuras habis selama proses pemurniannya, bahkan Li Xuan diterpa kelelahan yang amat sangat, namun karena Li Xuan seorang kultivator maka ia tak perlu bersusah payah tidur untuk menghilangkannya.
Dengan beberapa tarikan nafas nya dalam berkultivasi, Li Xuan dapat memulihkan stamina nya kembali, dan juga siap untuk kembali mengikuti acara terakhir yang di adakan oleh Asosiasi Harta Karun Langit ini, yaitu pelelangan akbar.
Li Xuan keluar dari kamarnya bersiap2, lalu mengembalikan kunci kamarnya karena ia hanya menyewa untuk satu malam, dan juga akan langsung pergi dari kota itu.
" Terima kasih telah menyewa kamar di sini, datang dan menginap lagi ya! " ucap pelayan mengantar kepergian Li Xuan keluar dari pintu penginapan itu.
Li Xuan cukup bersantai pagi ini, ia tak terburu buru sampai ke tempat acaranya, berjalan dengan perlahan sambil menikmati kota yang indah seperti ini cukup menyenangkan.
Tanpa terasa Li Xuan sudah sampai di tempat lelang itu, hampir dekat dengan arena dan juga tempat pertemuan, bahkan struktur bangunannya hampir sama dengan arena kompetisi kemarin.
Yang berbeda hanyalah balkon yang ada di tempat ini, beberapa balkon dibuat di atas tempat lelang, khusus mengelilingi tempat lelang ini.
Dari informasi yang Li Xuan dapatkan, balkon ini dikhususkan bagi para eksekutif VIP sekte besar, dan juga tempat khusus VVIP persekutuan super, yang juga sebagai hadiah kompetisi tambahan yang Li Xuan dapatkan dari Luo Fengtian, yaitu kartu akses sebuah ruangan VVIP pelelangan akbar.
Saat tiba didepan gerbang tempat acara pelelangan, Li Xuan tak serta merta langsung mencoba memasukinya, ia melihat lihat keadaan disekitar sana, juga mencoba melihat situasinya, yang bahkan tak terduga oleh Li Xuan sendiri.
Li Xuan melihat lautan manusia yang mencoba memasuki tempat khusus pelelangan itu, Li Xuan yang sudah memiliki akses masuk khusus mencoba menunggu untuk melihat kumpulan manusia yang sedang berdesak desakan demi mendapatkan sebuah kursi di acara pelelangan itu, lalu tiba tiba Li Xuan teringat dirinya beberapa hari kebrlakang,
" Aku terpikir, saat memasuki arena tempo hari, aku tak berbeda dengan mereka dan menjadi salah satunya, " ucap Li Xuan menggelengkan kepalanya.
Setelah beberapa saat Li Xuan memutuskan untuk masuk ke meja pendaftaran khusus tamu vip, berbekal kartu izin vip nya ia mencoba masuk ke dalamnya,
__ADS_1
" Mohon maaf Nak, darimana kau berasal? Apakah kau ketinggalan rombongan mu? Biar ku antar. " Tiba tiba seorang pelayan yang cukup tua menegurnya.
" Ahh.. Senior, sebelumnya maafkan aku, ini kartu ku, aku tak tau berada dimana ruangan dari kartu vip ini, " ucap Li Xuan.
" Ohh anda punya kartunya Tuan muda? Boleh saya lihat? " ucap sang pelayan.
" Ahh.. Baik, silahkan saja Senior, " jawab Li Xuan sambil memberikan kartunya.
" Ohh? Emm, anda tinggal belok saja ke kanan dari sini tuan muda, di ujung ada ruangan terakhir nomer 12, dan itu ruangan anda yang tertulis di kartu akses ini, " ucap pelayan itu.
" Ahh.. Jadi seperti itu, baiklah terima kasih Paman senior atas bantuannya, kalau begitu saya pamit undur diri! "
Tanpa berlama lama lagi Li Xuan langsung pergi mencari ruang VVIP nya, setelah beberapa saat mencari, akhirnya Li Xuan menemukan ruangan yang sesuai dengan kartu akses miliknya.
" Selamat datang Tuan muda, anda boleh memilih tempat bersantai yang anda sukai sebelum acara utama dimulai, di sini saya akan menemani Tuan muda sampai acara ini selesai, jadi saya mohon tuan muda agar jangan sungkan, " ucap pelayan wanita itu.
" Baik baik.. Kau boleh menungguku saja ditempatmu seperti biasa, jika nanti aku memerlukan bantuan mu, aku akan memanggilmu lagi, " tambah Li Xuan.
" Ahh.. Emm.. Baik Tuan muda, " ucap pelayan wanita itu.
Dia merasa keheranan dengan sikap Tuan muda yang masuk ke ruangannya ini, apalagi pemuda ini tak berseragam sekte manapun, dan tak ada seorang pun manusia yang mengikutinya.
Apalagi ia seperti seorang anak polos yang tak tau apa apa, kerjaannya hanya diam dan berkultivasi, pelayan ini semakin curiga akan Li Xuan, karena mustahil seorang anak kecil biasa bisa masuk ke dalam ruangan kelas VVIp.
Kecurigaannya ia coba tutup rapat raat karena jika ia bertindak aneh aneh, salah sedikit saja, maka ia yang harus dipecat dari kerjaannya, juga terlalu berbahaya mencoba memprovokasi orang yang belum dikenalnya.
__ADS_1
Lalu apakah mungkin orang biasa saja mendapatkan kartu akses VVIP secara gratis dan juga sengaja? Mengingat lawan lawannya saja para sekte super, bukankah terlalu konyol untuk berani memprovokasi mereka?
Li Xuan mencoba berkultivasi di ruangan itu sambil menunggu dimulainya acara pelelangan akbar itu, Li Xuan kaget saat merasakan kepadatan energi Qi yang ada di ruangan itu, mungkin 2 kali lipat lebih banyak dari Qi yang ada di luar ruangan ini.
Li Xuan terus saja mencoba berkultivasi untuk meningkatkan sedikit demi sedikit tingkat kultivasinya, hingga tak terasa,
Goonngg!!!
Suara sebuah bedug besar dipukul oleh pemukulnya yang telah dipersiapkan oleh Asosiasi Harta Karun Langit, seorang pembaaa acara tiba tiba naik ke atas podium di tengah, dan pembawa acara itu tidak lain tidak bukan adalah Luo Huang sang Pemimpin cabang.
Prokk Prokk
Sang pemimpin cabang menepuk kan tangannya lalu datanglah para pengisi acara, bintang tamu yang memang sudah ditugaskan untuk menghibur para penonton dan juga memeriahkan acara ini, mereka menampilkan tarian tarian dan juga hiburan yang lainnya untuk para penonton yang sudah siap menunggu di sana.
" Selamat siang semuanya, semoga kalian selalu diberikan kesehatan dan juga kekuatan untuk menjalani hidup dan juga menikmatinya. "
" Baiklah tanpa berlama lama lagi, dengan pentas seni ini, maka sebagai perwakilan Asosiasi Harta Karun Langit, aku Luo Huang dengan resmi membuka acara pelelangan akbar ini! " teriak Luo Huang.
Semua orang terlihat antusias mendengarnya, sorakan sorakan terdengar mengisi seluruh tempat pelelangan itu, terlihat para Patriack sekte super telah bersiap di tempat balkonnya masing masing diikuti oleh para sekte besar.
Di tempat khusus lain terlihat tiga orang terhormat, para Emperor yang akan mencoba melihat lihat juga barang yang akan di lelang, awalnya Yao Lao dan juga Taiyang Huo mencoba menggunakan Luo Fengtian untuk tau isi barang lelang yang ada di acara lelang akbar kali ini.
Di sisi lain Li Xuan yang berdiam di tempatnya kembali mengeluhkan nafasnya,
" Sepertinya aku benar benar akan kehabisan uang kali ini, " keluh Li Xuan.
__ADS_1