
" Baiklah para lord dan juga patriack sekalian, untuk sekarang, mari kita tahan dulu pembicaraan ini, mari kita sambut terlebih dahulu teman kita yang lain, sepertinya sebentar lagi mereka akan tiba disini? "
Ucap sang Penguasa Racun, Ma Duyao menengahi sambil memberitahukan rombongan rombongan besar yang mulai berdatangan lagi.
Setelah Ma Duyao berkata seperti itu, tak jauh dari tempat mereka, beberapa rombongan lain mulai berdatangan, yang paling dekat dari utara banyak Hewan Buas berdatangan, terlihat sosok sosok manusia diatasnya.
Beberapa bahkan sambil menenteng bendera yang sudah tak asing bagi para orang Benua Bumi Selatan, sebuah bendera kekaisaran.
" Bukankah itu bendera kekaisaran? "
" Ya.. Tepatnya bendera Kekaisaran Naga Ilahi, sepertinya dengan Sekte Paviliun Harimau Putih, "
" Berarti? Kedua adik kakak itu hadir di acara ini? "
" Stt pelankan suara mu, bukankah daerah ini berbatasan dengan kekaisaran mereka, "
Kyaakkk
Hihaa
Raawwrrr
Para Demonic Beast mulai terdengar bersahutan, kuda, burung, singa, harimau, gajah, tak lupa dengan para penunggangnya seperti pembawa malapetaka dan juga bencana bagi siapa saja yang mencoba menghalanginya.
" Kawan.. Bukankah yang memimpin rombongan adalah sang kaisar itu sendiri!? "
" Tidak.. Kau salah, yang memimpinnya bukanlah sang kaisar, melainkan kakaknya, Patriack dari Sekte Paviliun Harimau Putih, Sang Raja Hewan Buas, Long Shen, "
" Kakaknya!? Jadi Kaisar Long Muzhan itu adalah adik dari sang Raja Hewan Buas!? "
" Huss.. Kau baru tau? "
" Dan itu? Tuan muda Long Fui? Sang jenius dan juga anak dari Raja Hewan Buas?
" Ya, kau benar, konon hewan tunggangannya itu merupakan keturunan murni dari seekor Hewan Buas Surgawi ( Divine Beast ) "
" Haha kakak.. Ternyata sudah banyak orang yang menyambut kita disana, haha.. " ucap si adik yang merupakan Kaisar dari Kekaisaran Naga Ilahi.
__ADS_1
" Kau benar adik, sepertinya rombongan kita sedikit lebih dulu dari yang lainnya, tapi kau tak perlu khawatir, dari arah barat Sekte Angin Petir Surgawi dan Sekte Es Abadi serta kaisarnya pun juga sepertinya sebentar lagi akan sampai, " ucap sang Raja Binatang Buas, Long Shen.
Benar saja, tak lama stelah Long Shen berkata seperti itu, tiba tiba hawa dingin mulai meluas dari arah barat, bahkan sampai mempengaruhi Qi para kultivator kultivator tingkat rendah.
Rombongan yang bahkan membawa manusia lebih banyak dari Sekte Menara Tujuh Dosa dan Kekaisaran Naga Ilahi dengan Sekte Paviliun Harimau Putih itu merupakan gabungan dari 3 kumpulan kekuatan besar.
Kekaisaran Giok Kuno, Sekte Es Abadi, dan juga Sekte Angin Petir Surgawi, sebuah kekaisaran yang berangkat dengan para pendukung kekuatannya.
Dipimpin oleh kaisar dari Kekaisaran Giok Kuno itu sendiri, Li Xiufeng, didampingi oleh perdana menteri nya, juga oleh dua pilar terkuat para pendukung kedaulatannya, Patriack Sekte Angin Petir Surgawi, Feng Xiantian, dan juga sang Raja Es dari Sekte Es Abadi, Bing Qingluo, dengan membawa kedua putra dan putrinya yang mana merupakan jenius sekte, Feng Shejian, dan juga Bing Qingyun.
" Ternyata kita sudah di dahului oleh Kekaisaran Naga Ilahi yang mulia Kaisar, haha.. " ucap Feng Xiantian.
" Kau benar Patriack Feng, sepertinya mereka sangat bersemangat sekali tentang acara perayaan ini, " ucap sang Kaisar.
Di samping mereka berdua sang Raja Es hanya diam memejamkan matanya saja tanpa bergerak mencoba mengikuti obrolannya.
" Tapi sepertinya teman teman kita yang lain pun sudah datang, bukan begitu Raja Es? " ucap sang Kaisar.
Sang Raja Es hanya menganggukan kepalanya lalu membuka sedikit matanya, memang benar dari arah timur terlihat kepulan debu membumbung hingga ke langit, gemuruh langkah kaki juga beberapa hewan tunggangan berderak.
" Sekte Pegunungan Surgawi? Sekte Seribu Pedang Ilahi? Sekte Matahari Suci? Sekte Lembah Api Suci? Kuil Penyucian Ilahi? Mereka benar benar dengan formasi yang begitu mengerikan. "
" Masing masing sama dipimpin para Patriack dan juga tetua tetua agungnya, tak lupa membawa para jeniusnya, bukankah acara perayaan ini terlalu hebat untuk bisa menghadirkan seluruh eselon atas Benua Bumi Selatan? "
Manusia tak terhitung jumlahnya berjalan bersama menuju ke arah tempat yang lainnya berkumpul, juga dermaga pelabuhan tempat mereka akan menaiki kapalnya.
Sekte Pegunungan Surgawi dengan Patriack nya Shan Yuan dengan putra jeniusnya, Shan Jianfeng, juga sang Tetua agung, Raja Putih, guru dari Fang Hao, Shan Huangdi.
Di sampingnya sang Raja Pedang, Jian Wang dengan tetua agungnya juga sang jenius pedang Jian Shutian.
Lalu kumpulan para orang orang botak yang juga mereka memgaku sebagai biksu, di pimpin oleh sang biksu tua, sekaligus kepala kuil dan juga Raja Bumi, Biksu Kepala, Sheng Tong, dengan di dampingi oleh sang jenius kuil, Sheng Liu, yang pernah menjadi teman seperjalanan dari Li Xuan.
Lalu ada kumpulan para pria berhawa panas, dengan lambang lembah api di dadanya, para perwakilan dari Sekte Lembah Api Kuno dipimpin oleh sang Raja Api, Huo Guan, dengan tetua agung dan anak semata wayangnya, sang Tuan Muda Api, Huo Lang.
" Akhirnya, haha.. Kita sampai juga nak, haha.. " ucap sang Raja Api.
" Iyaa ayahanda.. " jawab sang anak Huo Lang.
__ADS_1
Lalu ada para perwakilan Sekte Matahari Suci, dipimpin oleh sang Patriack Guang Zhou, dengan tetua agunya juga dan anak nya sang jenius cahaya, Tuan muda cahaya Guang Mu.
Terakhir pemimpin rombongan itu sendiri, sang Kaisar dari Kekaisaran Bintang Surgawi, Kaisar Wang Dunrui, dengan ditemani oleh perdana menteri nya dan juga para pasukan khusus serta pejabat pejabat tingginya.
" Sepertinya kita sudah disambut para Patriack, " ucap sang Kaisar dengan sedikit senyuman.
" Kau benar yang mulia Kaisar, bahkan sepertinya kita sedikit terlambat disini, " ucap Patriack Guang Zhou.
" Tapi jika dilihat lihat kemungkinan kita bukanlah orang yang datang paling akhir Kaisar, satu lagi bendera kekaisaran aku belum melihatnya, bahkan ditengah tengah kumpulan orang orang berbaju hitam itu, " ucap Patriack Shan Yuan mencoba berdialog dengan sang Kaisar.
" Ya.. Ternyata satu kekaisaran lain juga belum datang, juga teman teman wanita kalian pun sepertinya belum terlihat? " ucap sang Kaisar.
" Para teman wanita? Ohh maksud anda para Shui itu? Mereka bilang akan hadir dari arah perairannya, tapi kita tunggu saja, apakah benar, " ucap sang Raja Pedang, Jian Wang.
Namun, benar saja, semua orang di sana tak terkecuali semua sekte aliran hitam, mengalihkan pandangannya ke arah perairannya, terlihat riak juga gelombang besar terlihat dari dalam perairan itu.
Boomm
Suara ledakan dari dalam perairan itu membuyarkan fokus semua orang, dari dalam nya terlihat sebuah gelembung besar membawa beberapa rombongan para bidadari cantik, dipimpin oleh 4 Ketua Laut, dan juga sang Matriack misteriusnya.
Pertama mereka, 4 Ketua Laut, She Ling, Ma Shinyi, Bei Queli, Bei Qinshi, dan juga sang Matriack misterius pemimpin semuanya Shui Cailin, dengan sang jenius Qing Yuelian.
Terbang dari dasar air diatas sebuah gelembung kemudian menyapa kepada semua yang sudah hadir disana, entah kepada yang sudah berdiam, ataupun yang masih menuju kesana.
" Saya Shui Cailin mewakili Sekte Lima Samudera, menyapa dan memberi salam kepada para pemimpin yang terhormat, " ucapnya dengan anggun, membuat semua yang hadir disana salah tingkah dibuatnya.
" Ahh.. Ternyata siapa, salam dari saya Heise Fuhao, Putri Samudera Matriack Shui, haha.. " ucap sang Penguasa Darah Heise Fuhao.
" Terima kasih yang terhormat Penguasa Darah, Patriack Heise Fuhao, " balasnya kembali.
" Haha.. Tentu tentu.. Mari kita sambut kawan kawan lama kita yang lainnya, " ucap Heise Fuhao.
Namun begitu dirinya selesai berbicara, kelompok lain yang lebih kecil dari sebelum sebelumnya akhirnya datang menyusul, membawa bendera merah bergambar awan yang penuh dengan darah.
Perwakilan dari Kekaisaran Awan Darah, dipimpin oleh Kaisar itu sendiri, Kaisar Zheng Guolang, dengan para pejabat tingginya, tergesa gesa menghampiri kumpulan besar itu.
" Hah.. Huh.. Akhirnya sampai juga, salam semuanya, para kaisar, para penguasa, para raja, juga para pemimpin sekalian, saya menyapa dan memberi salam, " ucapnya sebagai yang paling terakhir datang.
__ADS_1