Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 87 - Para Jenius Aliran Hitam 2


__ADS_3

" Baiklah para Tuan muda sekalian Cao Chun ini meminta izin untuk kembali ke rombongan, bisa bahaya nanti jika mereka sampai mencari, " ucap Cao Chun sambil berlari meninggalkan mereka berdua.


Tak jauh dari beberapa sekte besar tadi, terlihat aura berwibawa dan mendominasi yang lain, beberapa menggunakan seragam pilar kekaisaran, sisanya berbaju dengan lambang istana, salah satu sekte pilar penopang kekaisaran, Sekte Istana Kegelapan Abadi.


Dengan di pimpin oleh sang Patriack sendiri Cao Jiu yang merupakan sang Dark Lord, dengan beberapa petinggi sektenya, juga beberapa pasukan elit khusus buatannya, dengan sang putra jeniusnya yang baru saja kembali ke rombongannya, Cao Chun.


Sejak dahulu Istana Kegelapan Abadi memang selalu terkenal dengan pembuatan pasukan pasukan khusus elit nya yang sudah tak perlu diragukan lagi, orang orang berkemampuan khusus biasanya akan di masukkan ke dalam pasukan pasukan itu.


Bahkan konon, dulu hanya dalam beberapa minggu saja, dengan beberapa pasukan khusus elit miliknya, Istana Kegelapan Abadi dapat dengan mudah menghancurkan beberapa sekte besar, dan hampir separuh sekte kecil dan menengah hanya dengan pasukan elit khusus itu saja.


Dan juga sudah sejak lama diketahui, bahwa Istana Kegelapan Abadi merupakan pilar utama penyokong kekuatan Kekaisaran Awan Darah, bersama dengan Sekte Grup Awan Kematian, dan juga sekte sekte hitam lainnya.


Setelah kedatangan para sekte super aliran hitam, penduduk ramai yang tadinya mengurusi urusan masing masing akhirnya mulai berkumpul mengerumuni mereka, setiap orang membicarakan para perwakilan sekte yang sudah mereka kenali, entah secara langsung ataupun menurut rumor yang beredar.


" Hei hei itukah para Tuan muda sekte super aliran hitam? "


" Ya.. Lihat lah bukankah mereka juga tak kalah tampan dari para jenius aliran putih? "


" Huss.. Kau ini.. Kau lihat Tuan muda yang disana? Dia melambai lambaikan tangan pada siapapun dengan membawa puppet dibelakangnya? Dia adalah Tuan muda Sekte Boneka Jiwa, yang kabarnya telah memiliki hampir puluhan selir karena ketampanannya! "


" Di sisinya tak kalah tampan Tuan muda dari Sekte Hantu Bayangan, dia hanyalah sebuah gunung es indah yang selalu membekukan siapapun yang mendekatinya, kecuali hanya kepada satu orang! "


Saat semuanya sudah berkumpul di depan dermaga pelabuhan sekte super aliran hitam, tiba tiba segala bau bauan yang busuk menyengat menyebar ke seluruh penjuru dermaga pelabuhan, semua orang yang hadir disana kemudian menutup hidung mereka dengan tangannya.


" Bau bau busuk apa ini, kenapa menyengat sekali!? "


" Ini bukanlah bau busuk biasa! Siapa yang menyebarkan bau ini!? Sungguh mengganggu indra penciuman kita! "

__ADS_1


" Hei hei pelankan suara kalian.. Lihat disana! "


Saat semua orang mencari tahu penyebab bau busuk dan menyengat itu berasal, akhirnya mereka melihat kumpulan orang orang dengan beberapa makhluk aneh bersamanya, juga bau yang menyengat yang menyertainya.


Dipimpin oleh seorang Pria yang mempunyai wajah lemah lembut namun selalu sedikit tergambar kesedihan di raut mukanya, tanpa menghalangi perasaan pribadinya, wibawa seorang pemimpin tergambar jelas di pembawaannya.


Sekte bagi tempat orang orang yang menyukai eksperimen gila, tempat impian bagi para pengguna racun di seluruh Benua Bumi Selatan, juga sekte tempat sang kultivator terkuat aliran hitam yang juga guru dari Li Xuan itu sendiri, Sekte Lembah Racun.


Dipimpin dari depan oleh sang Patriack sendiri, sang Poison Lord pengganti Xiao Li, Ma Duyao, dengan membawa anak perempuan semata wayangnya, yang juga seorang jenius racun di sektenya, sang Putri racun, Ma Xinyun.


Dikatakan bahwa sejak dulu, wajah dari sang Putri racun ini selalu hangat dan memancarkan kebahagiaan bagi yang lainnya, namun sejak 6 tahun yang lalu semuanya berubah setelah sang calon guru langsung nya Poison Lord lama menghilang tanpa kabar sedikitpun.


Sejak kecil Ma Xinyun selalu mengagumi Xiao Li, bahkan ketika ditawari oleh sang leluhur Sekte Lembah Racun guru dari Xiao Li untuk menjadi muridnya dia tak pernah mau, tujuannya hanya satu, yaitu untuk berguru pada idola nya, sang jenius racun tiada tanding, Xiao Li.


Sebelum Xiao Li pergi berperang, Ma Xinyun sudah bersiap siap untuk diangkat menjadi murid langsungnya, namun waktu berkata bahwa Ma Xinyun harus kehilangannya terlebih dahulu.


Sesaat sebelum berangkat Ma Xinyun hanya diberikan sebuah surat berisikan pesan, " Tunggu sampai Paman kembali. "


Dirinya sudah berusaha berlatih sekeras mungkin untuk bisa menjadi jenius dan diakui oleh sang Poison Lord itu, namun takdir berkata lain.


Sejak saat menghilangnya kabar Poison Lord Xiao Li, Ma Xinyun meminta sang Ratu Racun guru dari Xiao Li untuk mengajarinya juga, dia bertekad untuk menjadi kuat demi bisa mencarinya sang idola nya, Poison Lord Xiao Li di masa depan.


" Itukah sang Putri racun? Kecantikannya memang telah diambang batas kata tak wajar, "


" Namun tahukah kalian rumor itu? Sejak 6 tahun lalu wajah hangatnya seketika menghilang digantikan oleh wajah kesedihan yang selalu menyertainya itu. "


" 6 tahun? Bukankah itu hari dimana dua kultivator terkuat aliran hitam dan putih bertarung? "

__ADS_1


" Memangnya kalian tidak tahu rumornya? Sang Putri racun tadinya adalah calon murid langsung dari sang Poison Lord terdahulu, namun takdir menentukan sebaliknya. "


Para penduduk yang hadir disana kembali berbincang saat melihat rombongan itu dengan santai menghampiri pesisir pelabuhan, pemandangan langka bahkan sudah mulai terlihat, bagaimana hampir tiga perempat kekuatan utama aliran hitam berkumpul bersama di dermaga pelabuhan Pulau Teratai Putih.


Setelah sampai dan berkumpul dengan yang lainnya, para Patriack sekte super aliran hitam itu mulai berbincang salong bertukar sapa setelah beberapa waktu tak pernah bertemu.


" Salam para Patriack sekalian! " ucap Ma Duyao yang baru datang menghampiri kumpulan Patriack sekte super aliran hitam yang baru berkumpul itu.


" Ahh ternyata Poison Lord, selamat datang selamat datang, haha.. " ucap sang Blood Lord, Heise Fuhao.


" Selamat datang Poison Lord! " ucap Cao Jiu dari Istana Kegelapan Abadi.


" Selamat datang Poison Lord! " ucap para Patriack lainnya.


" Bagaimana perjalanan anda dengan rombongan Sekte Lembah Racun sekalian? " ucap Cao Chun mencoba membuka percakapan.


" Ya.. Begitulah, rombongan kami selalu singgah di setiap hutan yang kami lewati, dan kami menghabiskan sisanya haha.. "


" Memang perjalanan seperti ini cukup membosankan, tapi banyak manfaat yang bisa para jenius muda kami dapat dari perjalanan ini, terutama bagi anak semata wayangku ini, ayo Yun'er berilah salam pada Patriack Cao.. " ucap Ma Duyao.


" Xinyun ini memberikan salam pada Paman Patriack Cao.. " ucap Ma Xinyun sambil menangkupkan tangan lalu membungkukkan badannya.


" Hoho.. Anda benar benar memiliki anak yang sangat sopan dan berbakti pada orang orang tua seperti kami ini, apalagi kecantikannya yang bahkan dapat membuat kami para orang tua pun susah untuk berkata kata, haha.. "


" Chun'er ayo beri salam pada sang Poison Lord dan juga putrinya itu, " ucap Cao Jiu.


" Chun ini memberi salam pada senior Poison Lord yang terhormat, dan juga pada sang Putri racun.. " ucap Cao Chun sambil menangkupkan tangan dan juga sedikit membungkukkan badannya seperti yang dilakukan Ma Xinyun.

__ADS_1


Setelah perkenalan dan percakapan singkat, tiba tiba sang Blood Lord Heise Fuhao menyelanya,


" Haha.. Sepertinya perkenalan besar ini akan segera lengkap setelah kedatangan mereka, mari kuta sambut kawan super terakhir kita ini, haha.. " ucap sang Blood Lord.


__ADS_2