
Yang pertama Fang Hao ajarkan adalah seni berpedang, tepatnya dasar dasar dari seni berpedang, dimulai dari jenis dan bentuk kuda kuda yang baik, hingga pada tingkatan pemahaman dalam sword kultivation.
Ctrakkk
Fang Hao melemparkan sebuah pedang kayu ke depan Li Xuan.
" Cobalah pakai itu Xuan'er, pelajari dan lihatlah gerakan dasar sederhana namun penting dalam ilmu berpedang ini, setelah itu coba kau peragakan seperti yang ku peragakan. " Fang Hao memperagakan berbagai jenis kuda kuda dan juga gerakan yang sangat dasar dalam berpedang.
Selesai Fang Hao memperlihatkan gerakan gerakannya, Li Xuan dengan cepat menirunya, menampilkan gerakan yang sama persis namun tetap dengan keteguhan dari diri Li Xuan itu sendiri, sekejap Fang Hao menyipitkan matanya, " Apakah aku tidak salah lihat? Mungkin itu hanya kebetulan, karena memang ini hanya gerakan dasar, bahwa aku dahulu bisa menguasainya dalam beberapa jam saja, mungkin bagus anak ini sedikit lebih berbakat dariku waktu dulu. " Gumam Fang Hao.
" Baiklah cukup, sekarang kau duduklah dan perhatikan sekilas gerakan pedang ini, mungkin dengan qi ku saat ini aku hanya biss menampilkannya seperti ini saja, teknik pedang ilahi pemusnahan, Thousand Divine Holy Sword!!! "
Dengan cepat, tajam dan kuat Fang Hao memperagakan teknik itu, membuat Li Xuan kagum, teknik pedang yang hampir sempurna dan tanpa celah ini sangat amat mengagumkan bagi Li Xuan, dengan benturan aura kuno dan riak energi alam membuat yang dilihat oleh Li Xuan semakin mengagumkan, namun tanpa disadari oleh Fang Hao bahwa Li Xuan telah dengan sangat tau dan mengerti bagaimana cara menggunakannya.
" Baiklah, mungkin dengan kekuatanku yang sekarang itu adalah batas maksimal yang bisa ku perlihatkan, jangan khawatir mungkin nanti di masa depan aku akan mengajarimu teknik berpedang itu, dan perlu kau ketahui, teknik berpedang itu juga termasuk salah satu teknik yang sangat dilindungi di Sekte Pegunungan Surgawi, jadi kau harus berhati hati dalam menggunakannya di masa depan bila kau nanti bisa keluar dari sini. " Ucap Fang Hao.
" Baik guru. " Jawab Li Xuan.
" Sekarang aku akan mengajarimu teknik berpedang yang mungkin cocok untuk kau pelajari, tidak memerlukan qi namun kekuatan, kecepatan dan ketajamannya bahkan tak bisa diremehkan jika digunakan oleh ahli puncak Nascent Life sekalipun, nama jurus berpedang ini adalah Tarian Phoenix Api, terdapat 9 bagian yang ada dalam jurus ini, dan kesemuanya bukanlah sesuatu yang mudah, tapi tak apa aku akan mengajarimu hingga kau mahir di bagian ke sembilan nantinya. "
__ADS_1
" Murid siap menerima pelajarannya guru. " Li Xuan mengambil sikap hormat.
" Baik, perhatikanlah dengan seksama, untuk pertama aku akan memperlihatkan 3 bagian awal dari jurus ini. "
Fang Hao mulai memperagakan bagian pertama lalu melaju kebagian kedua, semuanya dilakukan dengan sangat mulus indah dan cantik namun cepat juga mematikan, Li Xuan dipanggil saat Fang Hao selesai memperagakan 3 gerakan pertama.
" Baiklah coba perlihatkan padaku apa saja yang sudah kau lihat dari pembelajaran pertamamu tadi. " Dengan senyuman Fang Hao menpersilahkan Li Xuan untuk memperagakannya.
Dengan cantik halus dan mulus, bahkan sedikit lebih baik dari Fang Hao, dengan tanpa mengurangi kecepatan, ketajaman dan juga kekuatannya Li Xuan terus menerus mengulang ulang gerakan dan jurusnya, yang bahkan membuat Fang Hao terpana melihatnya.
" Ini... Ada yang salah dengan anak ini. " Fang Hao membelalakkan matanya.
" Ahh... Guru, maaf aku terlalu lama tadi mencoba nya. " Li Xuan menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Kenapa kau bisa meniru semua gerakanku di tiga bagian hanya dalam satu kali penglihatan? Apakah kau pernah melihat gerakannya lalu mencoba melatihnya? Atau kau pernah belajar? Atau mungkin paman Liu yang kau rindukan itu seorang kultivator pedang dan pernah mengajarimu gerakan ini? " Ucap Fang Hao pada Li Xuan yang semakin penasaran dibuatnya.
" Emm... Tidak guru, aku hanya melihat gerakan guru, lalu mencoba memperagakannya seperti apa yang guru peragakan? Ohh iyaa apakah Guru Xiao tidak memberitahukannya padamu Guru Fang? Kukira kau sudah tak akan merasa terjekut. " Ucap Li Xuan dengan bingung.
" XIAO LI tuaa!!!!! Kemari kau, ku hajar kau sampai bahkan kematian tak terlalu berguna untuk menyelamatkanmu. " Teriak Fang Hao dengan murka.
__ADS_1
" Ahh... Berisik sekali kau Fang tua, ohh apakah kau telah mengetahui bakat ini? Heh? Si jenius berpedang yang tiada tara dan banding dapat dikalahkan bakatnya oleh seorang bocah yang bahkan tak tau asal usulnya dan masihlah berada di kondensasi qi tingkat satu. Hahaha. " Tawa renyah Xiao Li terdengar hingga tempat pelatihan.
" Kau Xiao Li tua keparat tak berguna, kenapa kau tidak bicara di awal tentang bakat anak Li Xuan ini, Kauu... Kau... Memang benar benar tua licik dan sialan. " Fan Hao menggerutu.
" Haha.... Ohh iyaa Fang Hao jangan lupa dengan teknik pedang ilahi pemusnahanmu itu, hahahaha... " Tawa renyah kembali menggema.
" Jangan jangan.... "
" Hei nak, kau tidak menghaf- " Belum selesai Fang Hao bergumam, Fang Hao dikejutkan dengan sebuah pemandangan yang membuat tubuhnya tiba tiba tertegun dan mati rasa, bagaimana tidak, terlihat seorang anak kecil dengan qi yang sangat tipis sedang memperagakan semua jurus jurus dan gerakan gerakan dalam teknik pedang ilahi pemusnahan yang tadi di peragakan, bahkan pada saat gerakan terakhir terlihat riak kecil aura kuno merembes dari pedang kayu yang digenggamnya, namun tak lama kemudian pedang kayu yang di pegang Li Xuan patah.
" Huh... Memang sebuah teknik berpedang yang berat guru, apalagi dengan pemahaman pedangku yang sekarang, ahh maafkan aku karena telah menghancurkan pedangnya guru. " Tersenyum polos dan menggaruk kepalanya yang tak gatal.
" Kau.... Kau.... Bagaimana kau melakukannya anak kecil!!??? "
" Bagaimana? Aku hanya mengikuti semua gerakan guru yang aku lihat, ohh iyaa aku lupa memberi tahu guru sesuatu, dulu Paman Liu pernah berkata padaku bahwa setiap apapun yang kulihat, itu akan selalu langsung dapat ku ingat, dan mustahil aku bisa melupakannya. " Lagi lagi Li Xuan menggaruk kepalanya walaupun itu tak gatal sama sekali.
" Omong kosong ini.... Nak, bahkan kalau kau tau, jika semua orang mengetahui bakat mu ini kau takkan kesusahan untuk mendapatkan seorang guru, dan bahkan aku bersumpah jika ada orang lain yang menyebutku jenius berpedang yang sesungguhnya maka ia salah, kau.. Telah melebihi ekspektasi ku, mungkin aku harus segera mempercepat latihan mu, pertama tama mungkin kita harus menyiapkan ritual restorasi dan pembukaan meridian terlebih dahulu sebelum aku gurumu Fang Hao mengajarkan semua yang ku tau padamu, begitupun juga dengan si tua Xiao Li sialan itu, sekarang kau cepatlah beristirahat kita lanjutkan besok untuk melakukan ritual, mungkin aku memerlukan waktu untuk merenungkan ini semua terlebih dahulu. " Fang Hao sudah bergegas kerumahnya dan bahkan menyelesaikan ucapannya didalam rumahnya sendiri dengan sedikit qi agar terdengar oleh Li Xuan diluar rumahnya.
Li Xuan tersenyum kecut melihat reaksi dan ekspresi Fang Hao melihat bakatnya, namun terlihat jelas dalam senyum itu memperlihatkan raut wajah dengan tekad yang sudah bulat agar tidak mengecewakan kedua gurunya itu.
__ADS_1