Sebuah Jalan Keabadian

Sebuah Jalan Keabadian
Ch. 55 - Menerima Tantangan


__ADS_3

" Aku menantang mu! "


Seorang Anak muda menunjuk ke arah bangku penonton dengan teriakannya, sontak saja semua orang yang berada disana menoleh bersamaan, diatas balkon para Emperor, Luo Fengtian hanya tersenyum, di sampingnya, raut wajah Taiyang Huo sang Smith Emperor tiba tiba berubah.


" Aku seperti mengenal anak itu, " gumam Taiyang Huo.


Para Patriack pun tak kalah heran dan terkejut, ternasuk sang Patriack sekte itu yang juga orang tuanya sendiri,


" Mengapa kau menantangnya anakku? Apakah menantang anak itu sebanding dengan kehormatan yang kau gunakan untuk menantangnya? " ucap Jian Wang.


" Ya Ayahanda.. Bahkan aku jamin, jika Ayahanda tau kemampuannya, kau akan lebih setuju aku menantangnya daripada terus menerus berlatih tanding dengan kedua anak teman Ayahanda itu, " jawab Jian Shutian.


Di sudut penonton, masih dengan tatapan tak percaya dari seluruh penonton, Li Xuan mencoba untuk tidak menerima tantangannya, kalau tidak, identitasnya bahkan bisa terbongkar.


" Mohon maafkan aku Tuan muda, mungkin anda salah orang, aku hanyalah seorang penonton dengan kultivasi tingkat rendah biasa, dan juga mungkin sebagian penonton disini pernah bertemu dengan ku saat membeli pill dari ku, " ucap Li Xuan dengan menunduk hormat.


" Ya.. Ya.. Aku mengingatnya, aku pernah membeli beberapa pill darinya, karena pill yang dia miliki memiliki kualitas yang sangat bagus. "


" Benar, aku juga pernah melihatnya, dan kelihatannya dia bukanlah seorang kultivator petarung. "


Para penonton kembali berdiskusi mengenai tantangan dari Jian Shutian, namun tiba tiba seorang Tetua terlihat turun,


" Mohon maafkan saya yang lancang ini Tuan muda, pertama tama perkenalkan, saya Ji Guo, seorang Tetua luar di sekte besar bintang 9, Sekte Pedang Giok, sebelumnya saya mengetahui pemuda ini. "


" Dan memang benar seperti apa yang telah disampaikan tadi, dia memang hanyalah seorang penjual pill dari gurunya, jika dia memiliki satu atau dua kesalahpahaman dengan anda, saya mohon dengan nama saya dan juga Sekte Pedang Giok untuk memaafkannya, " ucap Ji Guo sambil membungkuk kan badannya setengah bersujud.


Terlihat dari balkon para Patriack, Patriack dari Sekte Pedang Giok terlihat berdiri, namun dari bawah Jian Shutian melambaikan tangannya,


" Bukan begitu tetua, aku hanya ingin mencoba bertukar beberapa serangan dengannya, aku tak bermaksud hingga seperti itu padanya, kau bisa tenang, " ucap Jian Shutian.


" Ahh.. Ternyata aku hanya salah paham saja, maafkan saya Tuan muda, namun atas dasar apa anda menantangnya? Bukankah dia tidak terlihat seperti seorang petarung, apalagi Sword kultivator? " tanya Ji Guo masih dengan rasa penasarannya.


" Kau akan tau jika dia menerima tantangan ku Tetua, " jawab Jian Shutian.


" Baiklah kalau begitu Tuan muda, saya izin undur diri. " Ji Guo kembali ke tempat nya semula karena kesalahpahaman.


" Jadi? Apakah kau akan menerima tantangan ku ini, Saudara Li Xuan? " ucap Jian Shutian.


" Mohon maafkan saya Tuan muda, saya merasa terhormat dengan tantangan yang dilayangkan anda pada saya, namun, saya benar benar meminta maaf karena tak bisa menerima tantangan ini, saya merasa tidak pantas, " jawab Li Xuan dengan lugas.


Tiba tiba dari arah balkon khusus paling atas tempat para Emperor berada, terdengar suara tawa yang renyah namun menggelegar,

__ADS_1


" Hahahaha.... Aku tau dirimu Nak, kenapa kau menolak tantangannya? Aku akan memberikan mu hadiah lebih jika kau menerima tantangannya, dan jika kau menang melawannya aku pun akan memberimu hadiah lain yang lebih baik. "


" Emm.. Aku pun terpikir sesuatu, jika kau bisa menghadapi semua yang disebut jenius dari para jenius muda itu dan menang, maka aku bisa menghadiahi mu sebuah Magic tool tingkat Heaven top tier! " Taiyang Huo menekankan kata terakhirnya.


Semua penonton, bahkan para Patriack itu pun membelalakkan matanya,


" Sebuah pusaka Heaven top tier? Bukankah bagi para sekte super sekalipun itu selalu menjadi rebutan? Memang pantas disebut para Emperor, apalagi bagi sang Smith Emperor. "


" Ya.. Kau benar, tapi aku semakin penasaran, sebenarnya siapakah pemuda itu? Bahkan yang mulia Smith Emperor mencoba merayunya agar dia bertarung, bertukar satu atau dua serangan dengan tuan muda Jian Shutian. "


Li Xuan mencoba mencerna apa yang di katakan oleh Pak tua Taiyang Huo, atau yang baru Li Xuan tau, sang Smith Emperor, di satu sisi ia sangat tergiur oleh hadiah yang dijanjikan nya, juga aoalagi dengan sebuah pusaka Heaven top tiernya.


Namun, tiba tiba salah seorang Patriack sekte besar berbicara pada Taiyang Huo,


" Bukankah itu terlalu murah hati yang mulia Smith Emperor? Kau seperti mempertaruhkan pusaka pusaka bernilai hanya untuk anak yang tak tau asalnya itu? Bukankah itu sedikit terlalu mahal? " ucap sang Patriack.


Tanpa disadari, wajah Taiyang Huo tiba tiba berubah dingin,


" Kau berani menginterupsi keinginan ku? Memang apa masalah mu? Aku menghadiahkan nya dari barang barang milikku, bukan milikmu, lalu? Atas hak apa kau berani mempermasalahkannya? " ucap Taiyang Huo dingin.


Setelah Taiyang Huo berkata seperti itu, Patriack tadi seperti memahami kesalahannya, wajah merahnya memucat, keringat ditubuhnya tiba tiba mengucur deras, tubuhnya spontan bersujud mengarah ke hadapan Taiyang Huo.


" Mohon maafkan kelalaian saya ini, saya terlalu lupa akan dengan siapa saya berbicara, mohon ampuni yang rendah ini!! " Patriack itu berbicara dengan penuh pengaharapan dan pasrah.


" Terima kasih yang mulia Smith Emperor, terima kasih! " sambungnya masih dengan sikap bersujud.


" Ya, dan jangan lupa untuk mencatat biayanya karena telah menyinggungku! " tegas Taiyang Huo.


Patriack salah satu sekte besar itu bergidik ngeri dibuatnya, " Baik senior yang terhormat, saya akan mengingatnya. "


Sebuah pintu masuk arena tiba tiba terbuka, memperlihatkan seorang Anak muda yang berjalan menuju ke pusat tempat pertempuran arena itu.


Li Xuan merasa mungkin tidak ada salahnya untuk menerima tantangannya terlebih dahulu, apalagi hadiahnya yang begitu menggiurkan, dengan hanya menerima tantangannya saja ia sudah akan mendapatkan sebuah hadiah, mungkin itu cukup, lalu ia tinggal mengalah selama pertandingan.


" Akhirnya kau turun juga Saudara Li Xuan, aku sangat berterima kasih pada yang terhormat senior Smith Emperor, " ucap Jian Shutian dengan membungkuk ke arah Taiyang Huo sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasihnya.


Taiyang Huo menanggapinya dengan sebuah tawa renyah kecil, " Hohoho.. Aku melakukannya karena aku ingin melihat pertempurannya lagi, apalagi dengan orang yang menapaki kultivasi di jalan yang sama. "


" Kau benar benar menerima nya Nak? Kau bisa menyerah sebelum pertarungannya, aku bisa menjamin kau akan selamat jika menyerah lebih dulu? " ucap Luo Huang meyakinkan Li Xuan.


" Paman senior Pemimpin cabang, kau tak bisa meremehkannya begitu saja, bukankah agak sedikit aneh kalau aku menantangnya tanpa ada yang melatar belakangi keinginan ku itu? "

__ADS_1


" Untuk semuanya, cobalah kalian sendiri periksa di tingkat kultivasi berapa Saudara ini sekarang? Bagi yang bisa mengetahuinya siapapun, tolong beritahu aku, aku akan memberikan hadiah yang cukup besar untuk itu! " teriak Jian Shutian ke seantero arena itu.


" Kau bahkan melakukannya hingga seperti itu Tuan muda, aku semakin takut untuk menghadapi dirimu, " ucap Li Xuan pelan.


" Kau bisa tenang, aku hanya penasaran saja, siapa dirimu? Tiba tiba saja kau ada di benua ini, dan hidup di dalam nya, maka aku harus mengetahuinya terlebih dahulu, "


" Hah.. Baiklah, terserah padamu saja Tuan muda sang jenius dari para jenius pedang Jian Shutian, " pungkas Li Xuan.


Para penonton, Patriack, dan seluruh orang yang hadir disana serentak mencoba membaca tingkat kultivasi yang dimiliki oleh Li Xuan, namun semua nya hanya bisa mengernyitkan alis matanya dan juga merubah raut wajahnya.


" Bisakah kau membaca tingkat praktik anak itu? "


" Kau bertanya padaku? Bukankah kau sendiri juga melihatnya? "


Para penonton terlihat kebingungan, begitupun para Patriack sekte yang berada di balkon khusus,


" Hei Nak, aku sebenarnya bisa merasakan ditingkat mna sekarang kau berada, namun untuk lebih menguatkan pendapatku bisakah kau jujur, ditingkat apa sekarang kau berada? Aku tak ingin ada perbedaan tingkat di pertempuran ini, bahkan jika itu sekecil kelingking pun. " ucap Jian Wang.


Luo Huang menyambung usulan dari Jian Wang, " Ya Anak muda, kau harus terbuka disini, jangan coba coba untuk menggunakan tipuan apapun, atau kau akan dikenakan sanksi berat disini, " tambah Luo Huang.


" Para penonton sekalian, para Patriack semua yang terhormat dan juga pemandu acara, kalian tenang saja, tingkat kultivasi saya yang sebenarnya ada dibawah tuan muda di hadapan saya ini, saya bisa jamin, kalian boleh mempercayai nya atau tidak, namun, aku bersumpah untuk itu, " ucap Li Xuan.


" Benarkah yang kau katakan itu Anak muda? " tanya Luo Huang.


" Ya paman senior Pemimpin cabang, kau biaa percaya padaku, lagian kau pun tau, aku hanyalah seorang penjual pill guru ku, jdi kau tak perlu khawatir senior Pemimpin cabang, " sambung Li Xuan.


" Baiklah kalau begitu, Patriack sudah di konfirmasi, kau mendengarnya juga bukan? " ucap Luo Huang.


" Ya.. Aku bisa mempercayai nya, " jawab Jian Wang.


" Kalau begitu, jika kalian berdua sudah siap maka pertarungan ini akan segera dimulai, " Luo Huang mencoba mengingatkan.


" Baiklah Saudara Li Xuan, bukankah kau akan segera mengeluarkan pedang mu? " Jian Shutian mencoba menghasur Li Xuan.


" Tidak Tuan muda, kau bercanda, bagaimana bisa aku bermain pedang, " sanggah Li Xuan.


" Hah.. Terserah kau saja, Pemimpin cabang kita mulai saja pertarungan ini, aku sudah tak bisa menunggu waktu lebih lama lagi, " Jian Shutian mengeluarkan Pedang Qilin Pembantai nya.


Riak mendominasi mengelilingi pedang itu, wajar saja dengan kelasnya yang merupakan pedang Heaven low tier, memiliki aura mengerikan semacam itu memanglah sangat pantas.


" Baiklah, karena kedua peserta sudah siap maka pertandingan.... Dimulai!!! "

__ADS_1


Jangan lupa vote, like dan juga berikan support nya ya!


__ADS_2