
Li Xuan melanjutkan perjalanan nya menuju ke Pulau Teratai Putih, melalui berbagai rintangan yang dilewatinya, tak sedikit Ia terlibat dalam beberapa situasi dan kondisi yang harus membuatnya mengerahkan segala kemampuan bertahan hidupnya.
Pulau Teratai Putih terlatak di antara 3 wilayah besar independen yaitu, Kekaisaran Bintang Surgawi, Kekaisaran Giok Kuno, dan juga sebuah Wilayah bebas di pesisir selatan Benua Bumi Selatan.
Konon wilayah itu merupakan wilayah tanpa kekuasaan, banyak penguasa wilayah yang tersebar di sana, dan juga menurut bebrapa kabar yang beredar, di wilayah itu terdapat sebuah gunung yang menjulang tinggi, tempat tinggalnya kultivator terkuat sang Smith Emperor Taiyang Huo, lalu orang orang menamai gunung itu dengan nama, Gunung Senjata Ilahi.
Di ujung barat wilayah itu juga terdapat sebuah markas sekte super aliran hitam, yaitu Sekte Neraka Hitam, sekte aliran hitam yang sangat misterius dan juga tersembunyi, mereka menguasai ujung wilayah bebas itu, lalu di ujungnya yang lain terdapat Gunung Senjata Ilahi yang ditinggali oleh Taiyang Huo sebagai penguasanya.
Bisa dikatakan Gunung Senjata Harta berada di ujung timur dekat dengan perbatasan antara Kekaisaran Bintang Surgawi, Kekaisaran Giok Kuno, dan juga Wilayah Bebas itu, sehingga terhitung cukup dekat dari Pulau Teratai Putih yang notabene nya berada di tengah tengah pusat perbatasan ketiga daerah itu.
Pulau Teratai Putih berdiri ditengah sebuah danau yang sangat luas, dengan banyak suku suku Demonic Beast hidup di dalam nya, menjadikan rute yang dilalui nya sangat berbahaya.
Bahkan dengan luas danau nya yang mencapai ribuan bahkan ratusan ribu kilometer, membuat bahkan para kultivator Nascent Life biasa pun harus melewatinya dengan mengendarai perahu dan berjibaku menyingkirkan beberapa Demonic Beast yang akan menghalangi, karena jarak tempuhnya yang jauh.
Termasuk seorang kultivator Nascent Life final circle biasa sekalipun, karena terdapat sebuah formasi penghalang di pertengahan danau itu yang mencegah orang dengan kultivasi di bawah kultivator yang memasangnya itu untuk terbang.
Penghalangnya hanya bisa dilewati oleh siapa saja yang setingkat atau lebih tinggi kultivasinya dari pemasang penghalang itu, juga orang orang khusus tertentu yang diizinkan.
Maka dari itu bisa dipastikan, bahwa orang yang bisa melewati penghalangnya hanyalah sang Pill Emperor Yao Lao itu sendiri yang juga pembuat penghalang khusus di pulau nya itu, sebuah penghalang unik yang meningkat kekuatannya mengikuti tingkat kultivasi pemasangnya.
Menjadikan penghalang itu menjadi sebuah rintangan sebelum menuju pulau itu sendiri, selain para suku suku air para Demonic Beast yang telah hidup di Danau Teratai Putih itu selama ratusan bahkan ribuan tahun.
Bahkan tak sampai di sana, di pulau nya terdapat ribuan jenis suku Demonic Beast berbahaya dan mematikan yang telah menghuninya berabad abad lamanya, bahkan dari sejak sebelum Yao Lao menempati pulau itu.
Namun begitu, Yao Lao sendiri tinggal dengan nyaman di pulau itu, tepatnya di puncak gunung yang terletak di tengah tengah pulau itu, gunung itu sendiri orang orang menamainya sebagai Gunung Obat.
__ADS_1
Dari cerita yang beredar, dulu saat Yao Lao sedang mengembara memenuhi tugas dari gurunya, Ia menemukan pulau itu tanpa sengaja, lalu melaporkannya, dengan sedikit bantuan dari gurunya, mungkin dalam menangani para Demonic Beast itu, dengan beberapa pertimbangan dari gurunya, akhirnya Yao Lao tinggal di pulau itu.
Banyak yang menebak nebak kekuatan dari guru sang Pill Emperor tersebut, di kabarkan ada orang yang pernah melihat pertarungannya dengan beberapa kultivator, lalu menuliskan cerita singkat nya dalam sebuah literatur catatan kuno.
Dalam manuskrip itu di ceritakan sebuah pertempuran epik yang bahkan menurut sang penulis hingga mengganggu keseimbangan alam, beruntung dirinya bisa selamat dan membuat manuskrip itu, yang terdiri dari beberapa catatan yang dikumpulkan menjadi satu.
Namun, tanpa adanya bukti kuat dari cerita tersebut, berabad abad lamanya waktu berlalu, kisahnya berakhir menjadi dongeng belaka, pembangun tekad dan juga semangat umat manusia di benua itu untuk mencapai tingkat kultivasi tinggi agar bisa sepertinya.
**
Di puncak gunung sebuah pulau yang dikelilingi danau yang sangat luas, terlihat 3 orang tua renta sedang saling bersantai dan berdiskusi, mereka tidak lain adalah para Emperor yang sedang menunggu kedatangan Li Xuan di puncak Gunung Obat tempat Yao Lao tinggal.
" Hah.. Aku mungkin sebentar lagi akan menjadi lapuk menunggu kedatangannya, bukankah jika menunggu seperti ini waktu terasa bergerak lebih lambat? " ucap Taiyang Huo.
" Kau sendiri yang mengajukan ujian pertama ini, baru juga seminggu Xuan'er pergi dari kota itu, jika kalian mengikuti rencana ku agar langsung membawa Xuan'er ke sini mungkin kita akan memiliki kegiatan tambahan yang tak membosankan, " ucap Yao Lao.
" Sebenarnya tingkat kultivasi Xuan'er ini terlihat sangat tertinggal, namun karena bakatnya yang mengerikan dalam mengontrol Qi, dibantu oleh kesepuluh energi root nya, dia menjadi begitu kuat bahkan di kultivasinya yang sekarang, " ucap Yao Lao.
" Sudahlah biarkan dia berlatih denganku, dalam arahan dan juga pengajaran dari ku, seorang Divine Foundation baru akan lahir, kalian tenang saja, hahaha... " ucap Taiyang Huo yang masih memegang cangkir araknya.
" Kau ini.. Bahkan tanpa arahan kita bertiga sekalipun, aku yakin Xuan'er akan bisa mencapai Divine Foundation di masa depan, apalagi dengan manual praktik kultivasi yang dia gunakan, kau menyadarinya kan Fengtian? " ucap Yao Lao.
" Ya.. Itu bukanlah manual praktik biasa saja, kau tau, sebenarnya aku mendengar kabar dari satu abad yang lalu, bahwa sebenarnya masih ada sebuah manual praktik kuno yang tertinggal di benua kita ini, namun karena kurangnya informasi, kabar yang beredar hanyalah sebatas itu, " ucap Luo Fengtian.
" Kalau begitu aku mengerti, bagaimana kalau kita cari manual praktik itu sekarang, mungkin kita bisa memberikannya pada Xuan'er agar bisa menjadi seseorang yang sangat kuat dan hebat di masa depan? " ucap Taiyang Huo.
__ADS_1
" Untuk seseorang yang menyandang gelar terkuat dan tertinggi seorang Emperor, ternyata kau terlalu bodoh Taiyang Huo, " ucap Yao Lao.
" Apa kau bilang!? " Taiyang Huo terprovokasi oleh ucapan sahabatnya Yao Lao itu.
" Hei kalian ini.. Bukankah hanya candaan yang kalian pikirkan? " ucap Luo Fengtian mencoba menengahi.
" Kalian berdua tau kan kedua guru yang disebutkan Xuan'er itu? " ucap Luo Fengtian.
" Ya, aku mengetahuinya sedikit, para kultivator hitam dan putih menyebut mereka sebagai kultivator terkuatnya yang hanya lahir beberapa ratus tahun sekali, " ucap Taiyang Huo.
" Aku cukup akrab dengan keduanya, terlebih lagi karena mereka adalah pengguna racun dan juga seorang alkemis, membuat ku akan susah untuk tak mengenal mereka, " ucap Yao Lao.
" Dan apakah kalian tau bahwa sekte asal Fang Hao, Sekte Pegunungan Surgawi adalah sekte tertua yang ada di Benua Bumi Selatan ini? " ucap Luo Fengtian.
" Emm.. Ya, aku seperti pernah mendengarnya, " ucap Yao Lao kembali.
" Aku tau dari orang tua ku dulu, namun aku tidak mengerti sama sekali, sebenarnya apa yang sedang kalian bicarakan ini!? " teriak Taiyang Huo.
" Hah.. Ku kira sedari dulu kebodohan dan kekonyolan mu itu hanyalah sesuatu yang dibuat buat, ternyata hal itu murni bersemayam dalam tubuh tua dan besar mu, " ucap Yao Lao.
" Huh.. Berdiskusi lah kalian berdua, aku akan menunggu apa yang nanti kalian temukan dari diskusi itu, " ucap Taiyang Huo pergi dari tempat awal berkumpul ketiganya itu.
" Baiklah jadi? Aku telah bisa menangkap maksudmu sebenarnya Fengtian, namun apakah kau tidak merasa terlalu cepat berspekulasi? " tanya Yao Lao.
" Ya ini masih menjadi hasil dari pemikiran kasar ku, untuk lebih jelasnya kita bisa memastikannya melalui sekte itu sendiri, baiklah percakapan ini kita sudahi dulu di sini, aku ingin sedikit berjalan jalan untuk menggerakkan tubuh ku, kita bertemu saja nanti beberapa minggu lagi di sini, " ucap Luo Fengtian meninggalkan Yao Lao.
__ADS_1
" Hah.. Semoga kau bisa sampai di sini dengan selamat Xuan'er, " gumam Yao Lao.