Sebuah Kehidupan

Sebuah Kehidupan
Momen Action


__ADS_3

Keesokan harinya , ia bangun dan pergi mandi untuk sholat subuh. Setelah Sholat Subuh , ia membaca Al Qur'an. Setelah satu jam membaca Al Qur'an. Ia pergi berganti baju untuk lari pagi.


Ia pergi ke toko terdekat untuk mentransfer sejumlah uang ke orangtuanya.


" mas , mau transfer uang "


" oh , baik mas. Nomornya berapa? "


Dirga memberikan selembar kertas yang tertulis angka di atasnya


" ini mas , 15 juta "


" siap mas "


Setelah mentransfer uang Dirga melanjutkan lari paginya. Seperti biasanya , ia pergi ke warung Bu Wati untuk sarapan.


Disana sudah ada Rio dan Boyeng yang sedang menyeruput kopi.


Dirga menyapa mereka berdua


" Assalamualaikum Rio , Boyeng "


" waalaikumsalam bang "


jawab mereka berdua serentak


" gimana bang rumah barunya? "


tanya Rio


" Bagus , nyenyak tidurnya "


Rio dan Boyeng saling menatap karena bingung.


" Bang kamu yakin?. Menurut rumor , rumah itu adalah rumah angker meski masih bagus. Bang Dirga hebat banget bisa tidur nyenyak "


ujar Boyeng


" ah , biasa aja. Ga ada yang serem dari rumah baru itu "

__ADS_1


" Hebat sekali kamu bang "


Bu Wati datang dan menyuguhkan makanan yang biasanya Dirga pesan. Ia mendengar perbincangan mereka dan ikut mengobrol


" memangnya rumah baru yang mana Rio? "


tanya Bu Wati


" ini lho Bu , yang pertigaan jalan udang. Lurusan rumah Putri "


" oh. Iya dek Dirga , rumah itu memang terkenal angker meski bagus. Dulunya udah ada yang pernah beli rumah itu , tapi dia ga betah di situ dek "


" oh , gitu yah Bu...?. Tapi saya baik-baik aja kok tinggal di sana "


" Syukurlah kalau dek Dirga ga di ganggu oleh penunggu rumah itu "


Dirga pun memakan makanannya sampai habis. Sesudah itu , ia dan Rio berangkat ke Indomaret untuk bekerja. Pelanggan hari ini sangat sedikit. Setelah ashar , mereka di suruh tutup sama manager karena hari ini sepi pelanggan.


Putri berpamitan dengan Rio dan Dirga karena mau ke pasar.


" mas Dirga , dan mas Rio. Saya pamit duluan yah , mau ke pasar untuk beli


bahan masakan "


Tanya Dirga


Rio tersenyum seperti sedang memikirkan sesuatu.


" tidak bang. Saya langsung pulang saja "


" oh baiklah.....ayo kita jalan Mbak "


Putri mengangguk dan berjalan bersama Dirga. Rio dari belakang berteriak


" Gaya amat itu!! "


Mendengar teriakan Rio dari jauh , wajah Putri merah merona. Sedangkan Dirga hanya biasa saja , karena tidak tahu maksud dari teriakan Rio.


Sesampainya di pasar. Dirga melihat wajah Putri yang merah.

__ADS_1


" Mbak sakit? "


" Ti-tidak kok mas. Ayo antar putri membeli bahan masakan "


jawab Putri cepat


Dirga mengangguk dan menemani Putri belanja dulu. Dirga melihat Putri sangat ahli dalam memilih bahan , dan juga jago dalam menawar harga. Setelah beberapa menit kemudian. Akhirnya Putri selesai membeli bahan makanan.


" sudah selesai mbak? "


tanya Dirga


" sudah mas , ayo kita beli handphone buat mas "


Mereka berjalan menuju tempat yang menjual HP. Sesampainya tempat yang dimaksud.


Dirga langsung melihat-lihat hp yang di pajang disana.


" Mas , yang recommended ada mas? "


" ada mas "


Ia pun menyuguhkan HP yang recommended buat Dirga. Ia menjelaskannya dengan seksama dan jelas. Dirga sesekali mengangguk menanggapi.


" baiklah mas , saya ambil yang ini. Berapa harganya? "


" Yang ini terjangkau mas , 5 juta aja buat mas mah , harga aslinya 8 juta mas karena keluaran terbaru "


" baiklah mas , saya bayarnya pakai kartu yah mas "


" iya mas "


Setelah selesai bertransaksi. Dirga dan Putri ingin pulang. Namun karena perut sudah keroncongan , mereka berdua memutuskan untuk pergi dulu ke tempat makan terdekat.


Saat sedang mencari tempat makan. Seseorang berteriak meminta tolong.


" Tolong , jambret !! "


Mendengar hal itu , Dirga bergegas mengejar jambret tersebut. Pengejaran terjadi dengan banyak aksi , jambret tersebut sangat lincah. Ia rela merubuhkan tenda demi melarikan diri.

__ADS_1


Dirga dapat menghindarinya dengan mudah.


Lari jambret itu terkejar oleh lari Dirga , Dirga menangkap tangannya yang membuat ia berhenti.


__ADS_2