Sebuah Kehidupan

Sebuah Kehidupan
Kejadian Di Tengah Malam


__ADS_3

" bagi yang sudah , selanjutnya adalah lari 10 putaran di lapangan "


ujar pelatih


" gila , apa dia monster!!? "


Para mahasiswa tidak setuju dengan hal itu , karena mereka memang lemah


" jadi kita lomba. Yang bisa selesai pertama 10 kali putaran ini harus mentraktir makan "


" iya dah bos , siapa takut. Aku juga ingin lihat stamina bos seperti apa "


Dalam hitungan ketiga , mereka bertiga berlari dengan sangat cepat. Ternyata Hendra juga ikut berlari bersama mereka meski kecepatan mereka sangat berbeda jauh.


Baru selesai 7 putaran , Daniel dan Rendi sudah ngos-ngosan. Hanya Dirga saja yang masih tenang berlari tanpa kendala.


" hm , bocah ini boleh juga "


gumam pelatih


Dan akhirnya , sepuluh putaran berhasil dilalui oleh mereka bertiga. Yang menjadi juaranya sudah jelas adalah Dirga.


" Haha , kalian masih saja lebih lemah dariku. Setelah selesai , kalian harus mentraktir ku makan , oke? "


" Hosh , Hosh. Iya bos. Hosh "


" Uhuk , Uhuk. Stamina bos sangat kuat "


" Sudah cape? Habis ini ada Pull-up sampai 100 lho. Semangat dong "


" Kalian bertiga!!! Jangan ngobrol , ayo cepat lanjutkan latihan kalian!! "


pekik pelatih


Mereka bertiga pun melanjutkan pelatihan sampai tak terasa hari sudah menjadi sore hari. Dirga , Rendi dan Daniel sedang menunggu para murid yang tersisa di lapangan untuk ikut berbaris bersama yang sudah selesai.


" bagus untuk hari ini. Besok jangan sampai terlambat. Yang terlambat akan di kalikan 2 latihannya "


" siap! "


jawab mereka serentak


Semua pun bubar , Dirga pergi bersama Daniel dan Rendi untuk makan di tempat makan


" bos mau pesan apa? "


" aku mau menu top di sini "


" aku mau Sate kambing nya "


" oke. BU , MENU TOPNYA SAMA SATE KAMBINGNYA SAMA GADO-GADO NYA SATU SEMUA!!! "


" siap dek "


Sambil menunggu makanannya Dirga berbincang-bincang santai dengan Rendi dan Daniel. Ternyata Putri juga datang ke makan itu bersama teman sekamarnya.


" lho? Mas Dirga juga lagi nyari makanan? "


" iya mbak , gimana tadi latihannya? "


" cape mas , Putri ga kuat "


Dirga tersenyum. Melihat hubungan antara Dirga dan Putri , Daniel dan Rendi pun menatap satu sama lain dan tersenyum seperti sedang memikirkan sesuatu yang menyenangkan.


Dirga pun bertanya


" kalian berdua kenapa? "


" nggak kok. Nieeeh , pesan kita sudah siap bos "


Temen Putri penasaran dengan pria yang tampak akrab dengan Putri itu , lalu mereka pun menebak-nebak


" Put , itu pacar yah? "


wajah Putri memerah

__ADS_1


" ih , apaan sih. Ini namanya mas Dirga Prananda "


Putri terdiam sejenak dan melanjutkan perkataannya


" mas , ini namanya Lita Ayunda. Temen sekamar ku "


" halo , salam kenal. nama saya Dirga Prananda , ini teman-teman saya. Daniel Mananta dan Rendi Hidayat "


Mereka berkenalan dan makan bersama di sore itu. Selesainya makan , mereka berpamitan untuk balik ke asrama masing-masing.


" bos memang hebat sih " ucap Daniel


" hm hm. Kau benar Dan "


" Hm? Kenapa? "


" Haha. tidak apa , ayo kita ke tempat taekwondo dulu untuk mencerna makanan "


Dirga mengangguk. Sesampainya di tempat Klub taekwondo , disana ada para senior maupun junior yang sedang berlatih taekwondo. Hendra juga disana sedang latihan.


" Yo Sam , ini dia senior ku yang aku ceritakan kepada kau " ucap Rendi kepada orang yang tampaknya ia adalah ketua klub taekwondo


" hm? Pemuda kurus ini? Kau sedang bercanda dengan ku yah? "


Tampang meremehkan terpampang jelas di wajahnya


" namaku Muhammad Samudi. Ketua klub taekwondo "


" namaku Dirga Prananda , mahasiswa baru "


Mereka berjabat tangan. Samudi berpikir karena tubuh Dirga tidak sebesar dirinya , ia bisa meremukkan tangan Dirga dengan mudah. Namun ternyata malah sebaliknya , tangan Samudi lah yang remuk karena di Cengkram oleh Dirga


Kreek!!


" Arrrrggg , sakit. Ampun-ampun , lepaskan tanganku "


Dirga melepaskan tangan Samudi.


" Senior mu memang hebat Ndi "


ucap Samudi sambil memegangi tangannya yang bengkak karena di Cengkram oleh Dirga


" tidak ada , kami hanya ingin mencerna makanan. Habis makan tadi di tempat makan sana "


ujar Rendi


" oh , baiklah. Ayo masuk "


Suara tinjuan terdengar dimana-mana mengingatkan Dirga tentang masa-masa perguruan Pranandrat masih di buka.


Hendra yang melihat Dirga ada disana pun menghampirinya.


" Dirga. Ayo kita bertarung. Waktu itu , aku hanya sedikit lengah. Sekarang aku akan bersungguh-sungguh bertarung denganmu "


Daniel menyela pembicaraan mereka berdua


" hey , kalau kau ingin melawan bos , lawan aku dulu "


Hendra langsung mengangguk. Mereka berlima pergi ke arena latih tanding.


" Ndi , aku masih ada urusan sama mentor. Aku tinggal dulu lah ya "


" ya dah , terimakasih atas tempatnya "


Daniel dan Hendra masuk dalam mode bertarung. Hendra mengambil kuda-kuda , begitu juga dengan Daniel.


Dengan cepat , Hendra melancarkan serangannya kearah Daniel secara bertubi-tubi tanpa henti. Daniel hanya bisa menghindar dan menepis serang Hendra


Bang!! Buuk!! Baaak!! Buuk!!


" hey kawan , kalau kau terus melancarkan serangan seperti ini , kau akan cepat lelah "


ujar Daniel sembari menepis serangan dari Hendra


Hendra mundur untuk beberapa saat. Daniel tak menyia-nyiakan kesempatan untuk menyerang balik. Daniel menyerang Hendra secara beraturan , dimulai dari Fast knock yang berada di daerah paha , hingga Crit yang berada di daerah antara dada dan perut.

__ADS_1


Setelah beberapa menit kemudian , Hendra kalah dari Daniel


" wah , Dan , kau masih teratur sampai sekarang yah "


" iya dong bos. Kalau tidak teratur nanti bisa sakit kita "


Hendra pun bangun dari duduknya


" Terimakasih atas bimbingan kalian "


dan dia pun pergi dari sana menuju ke asrama untuk beristirahat


" sudahlah , ayo balik ke asrama. Melihat kau bertarung membuat makanan ku tercernanya dengan baik , Dan "


Mereka bertiga juga kembali ke asrama untuk beristirahat karena hari sudah gelap. Seusai mandi dan Sholat Isya , Dirga naik ke kasur atas untuk tidur.


***


Seorang wanita tampak sedang berlari ke arah kampus. Ia sedang di kejar oleh seorang yang ingin menyakitinya. Orang itu membawa pisau yang tajam.


Wanita itu terus berlari sampai akhirnya , ia memasuki daerah Universitas


Tidak ada orang sama sekali disana , mengingat sudah jam 00:05


***


Dirga terbangun dari tidurnya karena bermimpi keselandung. Ia pergi mengambil segelas air untuk minum.


Saat sudah minum. Ia mendengar suara langkah kaki seseorang yang sedang berlari di halaman Universitas.


" wah , ga beres nih "


Gumamnya dalam hati


Dirga pergi keluar asrama untuk mengecek keadaan. Dengan menggunakan indra pendengarannya yang kuat , Dirga mendengar suara berlari itu berubah menjadi berjalan.


Mengikuti sumber suara , Dirga melihat seorang pria yang memegang pisau tajam.


Tampaknya pria itu sedang mencari-cari seseorang.


" apa ini? Percobaan pembunuhan? "


Gumamnya dalam hati


Dirga mengendap-endap mendekati pria itu dari belakang dan membuatnya pingsan dalam sekejap dengan memukul pundaknya


Buuk!!


Insting Dirga merasakan ada satu orang lagi , namun ternyata itu adalah wanita yang sedang di kejar oleh pria tersebut.


Dirga mendekatinya. Karena takut ia akan berteriak , Dirga sontak langsung menutup mulutnya.


" mbak jangan panik dan jangan berteriak "


bisik Dirga


Dirga melepaskan Mbak-mbak itu perlahan. Ia berbalik dan melihat sekitarnya.


" siapa kamu? " tanyanya Was-was


" saya Dirga Prananda , mahasiswa di universitas ini. Mbak sendiri siapa? "


" Saya Ratu Auliya "


" ok , pokoknya sekarang kita urus orang ini dulu. Ayo cepat telpon polisi "


" baik "


Ratu menelpon polisi untuk segera datang menuju ke universitas Weyangdarma. Tak membutuhkan waktu lama , polres sekitar datang untuk membawa pria yang pingsan tadi.


" baiklah , untuk sekarang kami akan menangani kasus ini dengan pelaku. kami akan datang lagi besok pagi untuk meminta keterangan kepada anda "


" baik pak , terimakasih "


" Hoam , baiklah. Aku kembali dulu , mbak Ratu bisa pergi ke asrama Putri untuk beristirahat di sana. Saya sarankan untuk pergi ke kamar nomor 10 , karena itu adalah teman saya , mbak Putri namanya "

__ADS_1


" baiklah , terimakasih atas bantuannya "


Mereka berdua kembali ke asrama untuk beristirahat.


__ADS_2