Sebuah Kehidupan

Sebuah Kehidupan
Orang Tua Sudarta


__ADS_3

Saat Tasya menanyakan pesanan mereka , Rio lah yang paling pertama memesan.


" Es teh asmara satu!!! "


" Hehe baiklah "


Tasya menanggapi


" semangat amat dah "


Mereka juga memesan makanan dan minuman masing-masing.


" Rio , selow aja sih , ga ada yang rebut juga "


Ucap Renaldi


" Haha , Renaldi benar "


Dirga menanggapi


Mereka ngobrol sambil makan disana


" Renaldi , sekarang apa kerjaan mu? "


Tanya Dirga


" Ini bang , jadi ojol "


" wah , bagus itu , motornya jadi berguna "


" Oh ya Dirga , ayah dan ibuku mau bertemu dengan mu " ucap Sudarta


" Oo , kapan? "


" mungkin besok pagi "


" bisa , tapi ada apa yah? "


" ga tau juga sih "


Mereka semua makan dan bersantai disana.

__ADS_1


Setelah makan mereka semua pulang ke rumah masing-masing


Sudarta kembali mengingatkan Dirga tentang orang tuanya.


" Dirga , besok jangan sampai lupa "


" iya. Sampai jumpa besok "


Dirga berpamitan sembari melambaikan tangannya. Begitu juga dengan Sudarta.


Keesokan harinya setelah lari pagi dan sarapan , Dirga pergi ke halte bus dekat tempat makanan kece. Disana sudah ada Sudarta yang menunggu Dirga. Dirga menyapanya


" Assalamualaikum Sudarta "


" Waalaikumsalam Dirga , ayo kita langsung berangkat "


Dirga mengangguk. Mereka berdua masuk ke mobil dan berangkat. Sesampainya di rumah Sudarta , mereka langsung masuk dan menemui orang tua Sudarta. Didalam , tampak mereka sudah menunggu kedatangan mereka berdua.


" ayah , ibu. Ini dia Dirga yang Sudarta bilang "


Sudarta memperkenalkan Dirga kepada orangtuanya.


" Ayo nak Dirga , duduk dulu "


" Nak , ibu dan ayah mau bicara dengan Dirga.


Kamu keluar dulu "


Pinta ibu Sudarta [ Indah Melinda ]


Sudarta mengangguk dan pergi keluar.


Dirga pun duduk di kursi sofa itu dan menanyakan perihal apa yang ingin dibicarakan oleh mereka berdua.


" Jadi ini ada apa yah Bu , pak ? "


Dirga membuka obrolan


Mereka berdua bangun dan berhadapan dengan Dirga dan membungkuk.


" Tuan Dirga , terimakasih karena sudah mengubah Sudarta menjadi yang sekarang. Kami tidak tahu cara membalasnya...."

__ADS_1


Dirga membangunkan mereka berdua dari bungkuknya dan berkata


" Om , Tante. Jangan membungkuk seperti ini , saya jadi tidak enak.....sudah menjadi bagian dari hidup saya , menyebarkan hal baik kesiapapun itu. Om dan Tante tidak usah seperti ini "


Mereka berdua berdiri.


" namun , kami sangat-sangat berterimakasih atas apa yang nak Dirga lakukan. Kami tidak bisa mendidik Sudarta dengan baik karena pekerjaan kami. Jadi mohon maaf kalau dia telah menyusahkan kamu " ucap Indah


" Kami ingin membalas Budi atas perbuatan nak Dirga....apa ada yang nak Dirga


inginkan? "


" Tidak usah om , saya hanya melakukan hal kecil dan ikhlas. Tidak mengharapkan imbalan apapun "


Ucap Dirga sambil melambaikan tangan


" Memang menurut nak Dirga ini memang hanyalah hal kecil. Namun bagi kami , hal ini tidak bisa dibalas dengan harta "


Indah menanggapi


" Jadi setidaknya biarkan kami membalas sedikit perbuatan baik kamu nak Dirga "


" Tidak tidak tidak. Saya tidak enakkan menerimanya om "


" Haish. Nak Dirga , kami mohon. Setidaknya terimalah kartu ini " ucap Abdul sambil membungkuk dan memberikan kartu.


Karena melihat mereka berdua yang bersungguh-sungguh ingin memberikan kartu , Akhirnya Dirga menerima kartu itu dan membantu Abdul berdiri.


" Baiklah om , saya terima kartu ini "


" Terimakasih nak Dirga , sudah mau menerima sedikit rasa terimakasih kami "


" Iya om , Tante. Baiklah saya mau berangkat kerja dulu , saya Pamin ya om , Tante. Assalamualaikum "


" Iya nak Dirga , Waalaikumsalam "


" Hati-hati dijalan "


Dirga pun keluar dari tempat itu. Ia menemui Sudarta yang sedang menunggunya di dekat mobil. Sudarta menanyakan apa yang mereka bicarakan didalam namun Dirga tidak memberitahu Sudarta.


Sudarta mengantar Dirga pergi bekerja ke Indomaret. Saat sampai , ia melambaikan tangan dan pergi menggunakan mobilnya.

__ADS_1


Didalam Indomaret sudah ada Rio dan Putri yang sedang beres-beres.


__ADS_2