Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 21 Terpesona


__ADS_3

Vanya sedang menunggu kepulangan suaminya sambil melihat televisi, seketika dia tringat ibunya.dan vanya  menelfon ibunya.


Tut….tut….  Tampak pangilannya terhubung.


“Hallo… ma”(ucap vanya)


“Iya… sayang”(jawab bu indah)


“Vanya kangen ma sama mama”(ucap vanya)


“mama juga kanen nak sama kamu”(jawab bu indah)


“Kapan kamu main ke sini”(tanya bu indah)


“Belum tau ma… mungkin nanti kalau mas aditya tidak sibuk”(jawab vanya)


“Ya sudah, ibu tunggu ya nak”(jawab bu indah)


“Ow.. iya ma, tolong sampaikan pada papa, kalau client yang di jerman sudah memutuskan untuk bekerja sama dengann perusahaan papa”(ucap vanya)


“Iya sayang, nanti mama sampaikan ya”(jawab bu indah)


“Ya sudah ma, sepertinya mas aditya udah pulang”(ucap vanya)


“iya nak”(jawab bu indah sambil mematikan telfonnya)


Tak lama vanya mendengar suara aditya yang sudah pulang.


“Sayang”(ucap aditya sambil memeluk vanya dan mengecup bibir vanya)


“Gimana tadi di kantor, lancer ngk ada aku”(tannya vanya)


“ya lancar si, tapi aku ngak semangat,ngak liat wajah cantik kamu di kantor”(ucap aditya)


“Gombal”(jawab vanya)

__ADS_1


Aditya tersenyum, mendengar ucapan istrinya.


“Sekarang kamu mandi terus kita makan yuk”(ucap vanya sambil mengandeng suaminya ke kamar)


Vanya membantu aditya untuk membawakan tas nya dan melepas dasinya.


“Dah sekarang kamu mandi sana, aku udah siapin airnya”(ucap vanya)


“Iya sayangku”(ucap aditya sambil menciumi wajah vanya)


“Aku tunggu di meja makan yang, baju nya udah aku siapin”(ucap vanya meninggal kan aditya)


Vanya segera turun dan menuju meja makan


“Ke sudah selesai, makan malamnya”(tanya vanya)


“Sudah nyonya”(ucap ike)


Vanya duduk di sebuah kursi menunggu kedatangan suaminya, aditya yang sudah selesai mandi terlihat turun ke lantai dasar menuju meja makan, seketika mata ike membelalak melihat ada lelaki tampan bagai seorang pangeran.


“Ya ampun ganteng banget  kayak pangeren ”(ucap ike dalam hati)


“Sudah, sudah ayo makan”(ucap vanya)


"Jadi ini,suaminya nonya"(ucap ike pada vanya)


"Owh iya, ini suamiku"(jawab vanya)


Adity melihat orang yang sedang berbicara dengaan istrinya.


“Sayang dia art yang di bawa fahri?”(tanya aditya)


“Iya”(jawab vanya singkat sambil mengambil beberapa menu makanan yang ada di sana)


“Owh.. iya, ike ayo sini ikutan makan”(ucap vanya)

__ADS_1


"Tidak nonya, saya tidak pantas makan bersama tuan dan nyonya"(jawab ike menolak)


"Kenapa begitu, siapa yang mengatakan tidak pantas"(ucap vanya sambil bertanya)


"Maaf nonya, sayakan cuma art di sini, tuan dan nonya adalah majikan saya"(ucap ike menjelaskan)


"Sudahlah, jagan banyak berkomentar, duduk aja dan ikut lah makan"(jawab vanya lagi)


“Iya nyonya”(ucap ike)


Ike berjalan menuju meja makan, dan ike duduk di kursi tepat di depan aditya,dia tak henti memandang aditya yang sedang di suap-suapan dengan vanya.


“Ike ayo di makan”(ucap vanya)


“Iya nyonya”(ucap ike sambil mengambil beberpa makanan di sana)


“Kenapa gue gak iklas ya liat tuan dengan nyonya”(ucap ike dalam hati)


“Sayang kamu besok ke kantor ya, aku ngak kuat ngak liat kamu seharian”(ucap aditya sambil manyun)


“Iya sayangku”(ucap vanya tersenyum)


“Ya udah kita tidur yuk yang”(ajak aditya)


“Yuk “(jawab vanya)


Mereka berdua berjalan menuju lift untuk ke kamarnya,sedangkan ike memperhatikannya dari meja makan sambil membersihkan beberapa piring kotor. Setelah itu ike masuk kemar nya untuk istirahat, dia masih membayangkan betawa tampan wajah majikannya,dia melamun sambil tersenyum.


"Andai, aku yang ada di posisi nyonya pasti hidup ku bahagia,punya suami tampan, kaya lagi"(ucap ike)


Kemudian dia berkaca sambil memegang wajahnya


“Aku juga ngak jelek’jelek amat kok tinggal di poles, sedikit pasti aku cantik”(ucap ike)


Ike tertidur setelah memikirkan bagaimana cara mendapatkan perhatian tuannya.

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak di sana ya, dengan cara like dan comen setelah membaca... hheheh


Ig:Nirwanakhay_12


__ADS_2