Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 44 Berjalan degan baik


__ADS_3

Di dalam ruang kerjanya fahri mondar-mandir memikirkan


seduatu yang mengganjal di pikirannya,sampai membuat ia tidak fokus dalam


bekerja.


“Sial benar-benar menyebalkan”Gerutu fahri, sendiri di dlaam


ruangan kaki nya tak henti melangkah sudah hampir setengah jam ia mondar-mandir


nagak jelas.Mungkin sudah lelah lahri pun kembali duduk di kursi kerjanya dan


mengambil benda kecil yang ada di atas meja.


Fahri tampak mengotak atik ponselnya seperti ingin


menghubungi seseorang,tapi ia sedikit bimbang, jika langkah yang di ambilnya


salah bagaimana?,akhirnya fahri nekad juga dan pastinya sudah memikirkannya.


“Malama ini kamu ada


acara tidak?”Isi pesan fahri yang di kirimkan kepada seseorang


“Tidak, ada apa?”isi


balasan dari nomor yang di kirim pesan oleh fahri


Fahri pun dengan cekat langsung membalas pesan itu


“Em… aku mau ngajak


makan malam bareng nanti, bisa ngak?,kalau ngak bisa juga ngak papa kok”Balas


fahri lagi berharap ajakannya di trima.


“Bisa kok, tentuin


aja tempatnya dan waktunya, nanti aku datang kesana ”balas singkat dari seseorang


itu


Fahri merasa lega membaca balasannya.


********


“kayaknya bener deh ini tempatny, tapi kok dia ngak ada ya”sepertinya


seseorang itu sedang menunggu fahri,sambil celingukan mencari kebradaan fahri,”Ya


udah deh tunggu di sini aja”

__ADS_1


Tak lama menunggu akhirnyan fahripun tiba di resorant


itu,dan langsung menghampiri seseorang yang menungunya, gimana sioh fahri dia


yang buat janji  tapi malah dia yang


telat dating.


“Maaf ya tik, jadi nungguin”ucap fahri sembari menarik


sebuah bangku.


“Iya ngak papa kok, aku juga belum lama di sini”jawab


tika,memang dia baru sekitar 10 menit menunggu fahri “Oh iya kamu mau tumben


banget ngajak makan malam bareng”tanya tika sedikit penasaran.


“Oh engak aku Cuma bosen aja,jadi butuh temen”jawab fahri


pada tika, kemudian memanggil beberapa pelayan, fahri dan tika memesan


makanan  dan minuman.sembari menunggu


fahri sengaja  mengajak tika berbicara


agar tidak bosen menunggu makanan yang belum datang.


mengernyit dan menatap tika yang sibuk memainkan ponselnya.


“belum”jawab tika singkat sambil tersenyum menatap fahri


kembali, aduh fahri malah nanyak begituan si bikin deg-degan aja ,batin tika


“Oh bagus lah kirain kamu udah punya pacar”ucap  fahri sedikit keras sambil menggalihkan


pandangannya pada tika.


“Emangnya kenapa”tanya tika penasaran apa tujuan fahri


dengan pertanyaannya itu tadi,yang sempat membuat jantungnnya berdetak tidak


normal.


“ya ngak papa, nagak enak dong kalau aku ngajak pacar orang


makan bareng kayak gini”jawab fahri menjelaskan pada tika sambil tersenyum  menatap tika.


Takk lama seorang pelayan datang membawa pesanan fahri dan


tika, dan meletakkannya di atas meja.

__ADS_1


Fahri dan tika sekarang sedang menikmati menu makanan yang


mereka pesan,fahri menatap tika dan mengernyit,kemudian menggambil tisu dan


menggelap bibir tika yang belepotan.tika yang mendapat perlakuan fahri matanya


membelalak,karena seumur umur tika belum pernah namanya sedekat ini sama


seorang pria.


“Eh belepotan ya”tika menggambil tisu dan menggelap


mulutnya,fahri tersenyum dan merasa puas meihat seseorang di sebrang sana yang


memperhatikannya seperti cemburu.


Meeka melanjutkan makannya, kemudian ada beberapa orang yang


mendatangi fahri dan tik,tak lain orang itu adalah vanya dan meli yang


kebetulan juga ada di sana.


“Eh fahri,tika, kalian juga ada disini” sapa vanya melihat


asisitennya yang sedang makan,”kami boleh gabung ngak”ucap vanya menatap fahri


dan tika bergantian


“boleh buk, silahkan”ucap fahri sambil mempersilahkan, fahri


tersenyum melihat sepertinya dia berhasil.


“kalian brdua aja, apa kalian memang mau dinner”tanya vanya


takut mengganggu karena kebaradaannya dan meli disana.”atau malah kalian”


“Engak kok buk ini kami Cuma ngak ada temen aja”potong tika


yang sudah tau maksud pertanyaan vanya


“van kayak nya kita pulanga ja yuk, aku masih banyak urusan”meli


merasa tika nyaman berada di sana, padhal tadi dia terlihat sangat menikmati


suasana disana, sambil mengobrol dengan vanya.lalu kenapa tiba-tiba bilang


kalau sedang sibuk ya.


“Ya sudah ayo, lagian kita juga sudah lumayan lama di sini”vanya


meenyetujui ajakan meli, “kami duluan ya kalian nikmati saja dulu”vanya dan

__ADS_1


meli berlalau meninggalkan fahri dan tika.


__ADS_2