Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 77 Belum sadarkan diri


__ADS_3

Pagi ini vanya dan aditya sudah bersiap-siap untuk pergi menjenguk angel di rumah sakit. setelah mendengar berita yang beredar kemarin.


"Sayang kmu udah siap kan? "tanya vanya pada aditya


"Sudah"


Mereka segera melakukan perjalanan menuju rumah sakit. mungkin membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dari rumah.


"Oh iya ya... yang jadi si dika sekarang di penjara dong"ucap aditya


"Ya kabarnya si seperti itu"jawab vanya.. yang memang tidak mengetahui kebenarannya.


Tak lama kemudian, kini mereka sudah sampai di depan rumah sakit, tepat di mana angel di rawat.


vanya dan aditya, turun dari mobil dan masuk menuju resepsionis.


"Mba.. kita mau jenguk pasien yang bernama Angel Frasiska, benar di rawat di sini? "tanya vanya sopan.


"Saya cek dulu ya mbak"jawan resepsionis. "Oh iya mbak benar, pasien ada di ruang dahlia silahkan.. "ucap resepsionis mempersilahkan.


Vanya dan Aditya.. langsung berjalan menuju ruangan tempat di mana Angel di rawat. Sampai di ruangan Ange, vanya dan aditya mengernyit melihat keberadaan seseorang yang sedang menunggu angel.


"Kok kamu ada di sini..? "Tanya vanya


"Iya buk... dia sepupu saya, ibu kok bisa kesini? "Tanyanya balik


"Oh iya.. saya kenal sama dia"Jawab vanya tanpa penjelasan."Saya baru tau kalau kamu sepupuan sama angel.


Seseorang itu tak lain adalah tika, asisten pribadi vanya. sehingga membuat vanya dan aditya melongo melihat keberadaannya ada di sana.


"Oh iya tik, Bagaimana keadaan Angel? "Tanya aditya pada tika, karena terlihat angel masih terbaring gak berdaya.


"Dia belum sadar juga dari kemarin bu"jawab tika

__ADS_1


"Emang kejadiannya gimana si tik, kamu tau? "tanya vanya yang penasaran.


"Saya si tidak mengetahui detailnya bagaimana buk"jawab tika kemudian menceritakan yang hanya dia ketahui saja, ketika ia ingin pergi ke rumah angel di malam hari.


Flashback on.


Tika yang berada di depan halaman rumah angel mendengar keributan dari dalam rumah angel. namun karna tika sungkan untuk masuk akhirnya tika memutuskan tidak jadi berkunjung kerumah sepupunya.


"Bereng*** kamu dik, laki laki ba****an kamu"Terik angel tak terima.


"Terserah kamu mau Ngomong apa, yang penting aku tidak mau menikahi mu"saut dika kemudian melangkahkan kakinya untuk pergi dari rumah angel.


"Okey, aku akan laporkan kamu ke polisi atas tuduhan pelecehan"Ancam angel sukses membuat dika menghentikan langkah kakinya.


"Apa kamu mau laporin aku ke polisi"Dika mendekati angel dengan tatapan yang sulit di artikan. "Kamu yakin? "ucap dika sambil mengelus wajah angel


"Iya, kamu pikir kamu bisa seenaknya dengan ku, setelah kau merasa puas denganku ha"Teriak angel.. yang langsung di sambar dengan tamparan oleh dika.


Brukk....


Vas bunga yang di lempar angel pun, melayang ke arah dika kemudian mengenai kepalanya.


Deg..


Angel melihat kearah dika yang kepalanya berdarah, atas perbuatannya yang melemparkan vas bunga ke arah kepala dika. sehingga ia pun merasa susah untuk menelan Saliva nya.


Dika yang tak terima, atas perbuatan angel pun menggambil pisau dari dapur dan berlari mendekati angel yang mencoba melarikan diri.


"Mau kemana kamu... "kata dika yang berhasil menghentikan langkah angel, dan sudah berada di depan angel dengan menggenggam pisau.


"Dik, kamu mau apa ha? "ucap angel yang melihat dika menodongkan pisau ke arahnya.


"Kamu pikir hanya kamu yang bisa melakukan ini ada ku"ucap dika penuh penekanan.

__ADS_1


Angel menggelengkan gelengkan kepalanya, sambil berjalan mundur. ketika dika mendekatinya.


namun ketika angel ingin melarikan diri, dika langsung dengan sigap mengejar angel dan langsung menusukan pisau kebagian perut angel.


"Aahhhhuhhh"teriak angel merintih. dan sudah tersungkur ke lantai dengan berumur darah.


Tika yang tadinya ingin balik pulang, namun niatnya terung kan karna merasa curiga dengan apa yang di dengarnya.


Tak lama tika mengernyit melihat seorang pria yang keluar dari rumah angel, di malam hari seperti ini sambil memegangi kepalanya.


setelah dika pergi, tika berlari memasuki rumah agel.


"Angel... angel.."teriak tika mencari keberadaan sepupunya.


namun ketika ia menemukan angel, kondisi angel sangat mengenaskan, dengan berlumuran darah. tika langsung menghubungi ambulance untuk membawa angel ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit dokter langsung menangani Angel. untung lah tika cepat membawa angel ke rumah sakit sehingga nyawanya kasih bisa tertolong.


flashback off


"Kasihan sekali dia"ucap vanya iba melihat keadaan dan kejadian yang sudah terjadi pada angel.


vanya bukannya merasa senang karna selama ini angel sudah terlalu jahat padanya. namun vanya malah merasa tidak tega melihatnya.


"Ya begitu lah bu, saya pun tidak tau bagaimana bisa ini semua terjadi padanya. tapi untung lah pelaku langsung di ringkus oleh polisi, karna ada cctv di rumah angel"jelas singkat tika.


Vanya dan aditya mengangguk lega mendengarnya.


"Ya sudah tik, kami pamit ya.. semoga angel cepat sadar dan bisa segera pulih"ucap aditya.


"Iya pak.. buk terimakasih sudah repot repot jenguk sepupu saya padahal kalian tidak mengenalnya"jawab tika yang memeng tidak mengetahui hubungan sepupunya dengan dua orang yang berada di depannya.


mereka sepupuan namun sikapnya sangat berbeda. angel yang jahatnya minta ampun sedangkan tika, dikenal sangat baik dan lembut.

__ADS_1


__ADS_2