
Eliza merasa bosan, karena semenjak dia datang ke Indonesia belum pernah pergi jalan-jalan. Pekerjaannya hanya keluar masuk kantor Dan Apartemen. Hanya itu saja Yang ia lakukan selama berminggu di Indonesia.
"Bosen banget kayak gini terus, kenapa harus ada pekerjaan di Indonesia"gerutu eliza sambil menghela nafasnya. "Mending aku jalan jalan sekitar apartment aja, buat ngilangin rasa jenuh"eliza beranjak dari tempat duduknya Dan keluar menghirup udara segar.
"Udaranya segar juga di sini"eliza duduk di taman dekat apartment aditya. "Oh iya aditya kemana ya? Apa dia sudah lupa denganku?.. Atau dia sedang sibuk? "Eliza berfikir seperti itu, karena aditya tidak pernah mengunjunginya selama dia berada di apartemennya.
"Coba aku telfon aja deh"eliza mencoba untuk menelfon aditya namun sayangnya ponsel aditya tidak aktif. "Ponselnya mati.... Oh aku kan punya nomor pak bima kenapa aku ngak telfon aja".
Tut..... Panggilan masuk
"halo assalammualaikum"
"Walaikumsalam om"
"Maaf ini siapa ya? "Tanya pak bima mendapati nomor telfon Yang tidak di kenalnya.
"Ini eliza om, anak pak prayoga"
"Oh eliza... Apa kabar kamu nak? "
"Eliza baik, om Dan tante bagaimana baik juga kan?"
"Iya el om sama tante baik juga, kamu di mana sekarang?, kapan main ke sini"
"Kebetulan om ini eliza ada di Indonesia, di apartment aditya"
"Oh ya, ya sudah main saja ke rumah om, nanti om kirim lokasinya ya"
"Oke om eliza langsung ke sana ya, bosen juga di apartment"
"Oke om tunggu ya, assalammualaikum"
"Walaikumsalam om"
Mereka berbicara lumayan akrab, karena hubungan keluarga dan bisnis mereka yang cukup baik, jadi eliza bukan lah orang asing untuk keluarga pak bima.
__ADS_1
Beberapa saat eliza menerima pesan dari pak bima, yang mengirimkan lokasi.Eliza meninggalkan taman, dan menggambil tas ke apartment.dan memesan taksi online untuk pergi ke rumah pak bima.
"Aduh aku dekil banget ngk ya, malu dong masak mau ketemu aditya aku dekil banget"ucap eliza sambil mengambil kaca dari tasnya dan merapikan rambut serta make up nya yang tipis.
Pikirnya aditya sekarang tinggal dengan orang tuanya, namun eliza salah karena aditya sudah berumah tangga dengan vanya dan memiliki rumah sendiri dengan vanya.
Tak lama dalam perjalanan eliza sudah sampai di tempat tujuannya, ya itu rumah pak bima.
"Ini pak, kembaliannya ambil saja"
"Terimakasih mbk"
Eliza mengecek kembali lokasi yang di kirimkan oleh pak bima."benar kok ini rumahnya"eliza berjalan memasuki halaman rumah pak bima.
"Maaf mbk cari siapa ya?"tanya pak udin,satpam di rumah pak bima.
"Saya mau bertemu dengan pak bima" jawab eliza
"Apa sebelumnya sudah ada janji mbk"
"Silahkan mbk" pak udin membiarkan eliza masuk untuk bertemu dengan majikannya.
Eliza Belum sampai di depan pintu rumah pak bima, pak bima sudah tampak berada di depan pintu rumahnya.
"Halo om"eliza menjabat tangan pak bima
"Hey eliza, kamu sendiri kesini? Ayo silahkan masuk. ."
"Hey tante"eliza cipika cipiki dengan bu linda
"Eh eliza kamu sama siapa ke sini? "
"Eliza sendiri tan, kebetulan ada pekerjaan di Indonesia jadi eliza Yang harus kesini gantiin papa"jelas singkat eliza.
" Ayo. . duduk el, di minum juga minumannya, tante udah siapin loh buat kmu" suguh bu linda mempersilahkan eliza.
__ADS_1
"Oh iya el, bagaimana keadaan keluarga di sana? "Tanya pak bima
"Alhamdullilah baik om"
"Bagus lah kalau begitu el, lagian papa kmu sekarang kan sudah tua jadi kamu Yang harus menggantikannya"ucap pak bima pada eliza sambil tersenyum.
"Oh kamu masih sendiri aja el, atau sudah menikah? "Tanya bu Linda pada eliza Yang sedang menyicipi minuman Yang di buat bu Linda"
Uhukk. ...
"Eh el hati. .hat. ."ucap bu Linda mengelus bahu eliza, apa minumannya tidak enak? "
"Engak kok tan, eliza aja Yang kurang hati hati, tante tadi tanya apa?"
"Oh kamu sudah menikah atau masih sendiri? "
"Eliza masih sendiri tan, belum ketemu sama Yang tepat"jawabnya sambil tersenyum.
"Tante doain biar cepet ketemu sama jodohnya ya"
Eliza tersenyum ramah. Eliza celingukan mencari keberadaan aditya Yang sedari tadi tak ada kelihatan.
"Aditya di mana om tante? "
"Oh iya kamu belum tau, aditya sudah tidak tinggal di sini, dia sudah punya rumah sendiri sama istrinya si vanya"jelas bu Linda pada eliza Yang sama sekali tidak mengetahuinya.
"Menikah tan? "Deg hati eliza terasa seperti tersengat listrik, ternyata harapan tinggl harapan.
"Iya sudah beberapa bulan Yang lalu mereka menikah, mungkin sudah mau satu tahun"
"Oh gitu ya tan".senyum eliza masam"oh iya tan, sepertinya eliza harus balik ke apartment buat selesain pekerjaan eliza"pamit eliza pada bu Linda.
"Kok buru-buru banget si el, ya sudah kamu hati-hati ya kalau, kmu tidak sibuk sekali kali lah menginap di sini"
"Iya tan"eliza berpamitan Dan meninggalkan rumah pak bima.
__ADS_1