Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 80 Memaksa Untuk pulang


__ADS_3

Aditya menatap sinis, laki-laki yang baru saja berlalu dari ruangan vanya. mungkin aditya lupa atau bahkan tidak mengenalnya.


setelah mengingat-ingat.. tetapi aditya tidak ingat.


kemudian kembali menatap vanya, seakan butuh penjelasan.


vanya pun mengangkat kedua bahunya seperti tidak mengerti akan tatapan yang di berikan oleh aditya.


"Dia siapa?.. kamu mengenalnya?"tanya aditya.


"Dia kakak kelas ku dulu, waktu SMA"jawab vanya singkat.


"Oh.. lalu bagaimana...."


"Permisi, selamat malam pak, buk"sapa seorang dokter.


"Malam dok" jawab mereka barengan.


"Bapak benar suami dari ibu vanya clarisa wijaya? "tanya dokter menatap aditya.


"Iya dok saya suaminya"jawab aditya sambil melirik vanya.

__ADS_1


"Baik, bisa ikut saya sebentar pak ke ruangan saya"ucap sang dokter


"Baik dok" aditya pun ikut berjalan mengikuti sang dokter.


sedangkan vanya masih harus terbaring di tempat tidurnya.


"Hemm" vanya mendengus bosan, padahal baru beberapa jam iya terbaring di sana.namun itu lah vanya yang suka merasa bosan jika tidak melakukan kegiatan apa pun.


"Lapar banget lagi... tadi ngak sempet makan"gerutunya sambil memegangi perutnya, yang tidak bisa berhenti berbunyi. sepertinya cacing nya sudah berteriak kan di dalam sana.


karna hanya ada buah buahan saja di dekatnya, yah... tanpa berfikir panjang, vanya langung mengambilnya dan memakannya. setelah menghabiskan dua buah apel, vanya merasa cukup.


"Lama sekali aditya tidak balik balik, aku sudah bosan lagi di sini"gerutunya sambil memanyunkan bibirnya.


vanya mengangguk


"Bawa aku pulang sekarang aku sudah bosan berbaring di sini.. "rengek vanya memohon pada suaminya.


"Sayang.. besok saja ya, sekarang kamu istirahat dulu di sini"aditya mengelus kepala istrinya sambil mengecup keningnya.


"Engak mau mas.. aku mau istirahat di rumah aja, aku ngak suka di sini. ya kita pulang sekarang ya"permohonan vanya sambil memikirkan bagaimana caranya agar aditya mau membawanya pulang.

__ADS_1


"Engak.. kamu masih harus tetap di sini. besok baru kita pulang. ngak baik angin malam buat kesehatan kamu"ucap aditya kekeh dengan perkataannya.


vanya terdiam sambil berfikir bagaimana caranya, agar suaminya menuruti perkataannya.


"Mas aku pengen itu... "vanya tersenyum


"Itu apa? mau makan? atau mau apa? "ucap aditya tidak peka dan tidak tau maksud suaminya.


"Ihh... mas bukan aku mau itu.. Anu mas. "rengeknya


"Apaan si.. kamu kalau ngomong yang jelas aku ngak ngerti"kesal aditya yang tidak memahami maksud istrinya.


"Itu lo mas... Anu"Ucapnya namun aditya malah mengernyit. "Itu lo mas gaya kungfu kamu"celetuk vanya yang langsung menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya karna merasa malu.


"hah.." aditya langung tertawa terbahak bahak"hahahahah... sayang.. sayang kamu ini ada ada aja"ucap aditya terengah engah.


"Aahh sayang.. kamu ini buat aku malu"ucap vanya dengan wajah merahnya"ya kita pulang ya.. aku mohon pliss"vanya memohon dengan wajahnya sedikit di tekuk.


"Tapi sayang kamu kan masih harus istirahat, aku takut kamu kenapa napa nantinya"ucap aditya lembut.


"Ya udah klok kamu ngak mau bawa aku pulang"ucap vanya langsung memalingkan tubuh nya membelakangi aditya.

__ADS_1


"Ya sudah iya kita pulang, aku bilang ke dokter dulu ya sekalian ngurus administrasinya"ucap aditya lalu meninggalkan vanya.


"


__ADS_2