
Aditya pun ikut kedalam ruangan
“silahkan duduk dulu pak, bu”
“kapan bu vanya datang bulan”tanya dokter mela pada vanya.
“bulan lalu dok, bulan ini saya belum datang bulan”jawab vanya
“Apa bu vanya sudah mencoba tastpack”
“Belum dok”
“mari saya priksa bu, silahkan berbaring” ucap dokter mela
Vanya pun berbaring, dan dokter mela sedang fokus memeriksa vanya
“sudah buk”ucap dokter mela pada vanya.
Kemudian mereka menungu hasil pemeriksaan vanya.
“bagaimana dok hasilnya, istri saya baik-baik saya jan”tanya aditya pada dokter mela
“iya ibu vanya baik-baik saja, dan selamat ya bapak, ibu. Bu vanya sedang hamil 3 minggu”ucap dokter mela turut berbahagia.
“Apa dok, istri saya hamil”aditya merasa sangat bahagia mendengar vanya sedang hamil.”sayang kamu hamil”ucap aditya memegang perut vanya yang masih datar itu.
“Iya sayang”ucap vanya yang tak bisa berbicara panjang lebar karena dia juga sangat bahagia dengan kabar itu.
“selamat ya pak, bu”ucap dokter mela sekali lagi
“terimakasih dok”jawab vanya.
“Sama- sama, ini vitamin nya ya bu vanya, agar janin ibu sehat, dan jagan samapai kelelahan”pesan dokter mela pada vanya.
“Baik dok, kalau begitu kami permisi ya”
Vanya dan aditya meninggalkan ruangan dokter mela dan menuju parkiran.
__ADS_1
“sayang bair aku aja yang bawa mobilnya”sahut aditya merampas kunci mobil dari tangan vanya
“Engak papa yang, aku aja lagian kamu kan masih sakit.
“Engak aku mual, saat pagi saja kalau siang aku sehat”jawab aditya sambil membuka kann pintu untuk vanya “silahkan mama” aditya menggoda vanya.
“Apaan si yang”vanya tersimpu malu dengan ucapan aditya barusan.
Di dalam perjalanan kali ini sudah berasa berbeda tadi waktu berangkat aditya tampak lemas dan lesu, sekarang aditya tampak bahagia bahkan bibirnya tampak tersenyum lebar. Bahagianya dia seperti barusa aja memenangkan
100 tender terbesar.
“Oh iya yang kamu kan lagi hamil muda, apa yang kamu rasain sekarang”tanya aditya pada vanya
“Engak ada yang, aku merasa biasa saja. Lagian yang ngidam kan kamu”
“Iya ya yang, kok bisa gitu si?”aditya sedikit binggung
Aditya yang sedang mengemudi melihat ke arah sebrang jalan. Sambil menelan salivanya
“yang kita kesana sebentar ya”aditya langung memutar balik mobilnya dan menghampiri sebuah
“Kamu mau beli lutis yang? Tanya vanya mengernyit
“Iya yang, kayaknya manga muda enak, kalau di makan siang-siang gini”celetuk aditya “pak pesen 10 bungkus mangg muda ya, bumbunya di pisahin”aditya memesan mangga muda sebanyak itu, ntah itu yang di namankan
ngidam atau aditya doyan. Tapi bukannya aditya tidak suka buah mangga sebelumnya?
“Oke pak saya buatin dulu ya”jawab si penjual
“sayang kamu yakin mau makan mangga muda sebanyak itu?”tanya vanya ragu, karena setaunya aditya mempunyai riwayat sakit maag. Bagaimana kalau nantinya aditya akan sakit perut.
“Iya yang, tenang saja, aku nanti makan dulu sebelum makan mangga, biar ngak sakit perut”jawab aditya yang sudah memahami kekhawatiran istrinya.
“Ini pak sudah pesannya”ucap seorang pedaggang mangga muda sambil memberikan bungkusan mangga mudanya.
“Oh iya pak ini uangnya” aditya memberikan 10 lembar uang kepada pedaggang mangga.
__ADS_1
“Pak ini uang nya kebanyakan, 1 lembar saja masih kembali”ucap pedaggang.
“Sudah pak ambil saja”
“Terima kasih ya allah, dapet rezky di siang bolong”
“Mari pak”ucap vanya sembari mobil berlalu menuju rumah mereka.
Tak lama aditya dan vanya pun tiba di rumah megah mereka itu. Vanya yang merasa bosanpun, menjatuhkan tubuhnya ke atas sofa sambil menggambil ponsel dari tasnya.
“sayang ayo makan dulu, kamu lagi hamil harus banyak makan. Lagian kita tadi juga belum sarapan kan”ajak aditya
“Iya yang ayok”ntah lah vanya merasa perutnya sudah penuh, walaupun dia belum ada makan apa pun. Seperti nafsu makannya hilang seketika.
Aditya menggambil 2 piring dan ingin menggambil sendok nasi, namun tanggannya di tahan oleh vanya.
“aku aja yang, aku bisa kok layanin kamu”ucap vanya
“Engak- engak selama ini kamu terus yang layanin aku, sekarang aku mau, biar aku yang melayanin kamu”
Aditya menggambil nasi dan lauk serta sayur yang sudah di saipakan oleh vanya tadi.
“udah aku suapin ya…. AAAaaaa ayo buka mulutnya”aditya menyodorkan makanan ke arah mulut vanya.
“Kamu makan sendiri aja yang, aku ngak biasa kamu yang melayin aku”ucap vanya
“Iya sekrang biar terbiasa, udah ni di kan lagi ayok habisin”ucap aditya pada vanya sambil terus menyodorkan makanan ke mulut vanya, samapi akhirnya piring sudah tidak tersisa makanan.
Sekarang giliran aditya yang makan
“kok sikit banget yang kamu makannya, engak enak ya masakan aku?”tanya vanya melihat isi piring aditya
“Engak kok yang… kan aku mau makan mangga muda, jadi makan nasi nya sedikit saja”ucap aditya tersenyum.
Setelah aditya menyantap makananya, dan kini piringnya sudah kosong. Aditya langung menyambar bngkusan mangga muda di kantong plastic yang tadi dia beli.dan langsung melahap nya seperti orang yang sedang makan nasi. Tanpa ada ekspresi menahan masamnya mangga.”kamu ngak mau sayang kok ngeliatin aja”ucap aditya yang sudah menghabiskan 6 bungkus.
“Engak yang kamu habisin aja, apa ngak masam yang?”tanya vanya sambil menelan salivanya.
__ADS_1
“Engak kok yang, seger banget malah”ucap aditya yang asik memakan mangga muda. Heeekkkkk….. “alhamdullilah”aditya sudah menghabiskan 10 bungkus mangga muda.
JANGAN LUPA VOTE YA GAES:)