Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 51 Otak di balik semua ini


__ADS_3

 vanya yang  masih belum tersadar juga , mugkin akibat pukulan cukup keras sehingga vanya belum tersadarkan.


“heh, kok dia belum sadar juga ya?”tanya seorang preman itu pada temanya,”lo sih mukulnya kekerasan, kalau dia kenapa-napa gimana?” sedikit cemas karena mereka tau apa akibatnya jika terjadi sesuatu pada vanya.


“udah lo tenang aja sebentar lagi juga sadar tu cewek”jawab temannya dengan santai.”ya udah ayok kita jaga di luar aja”. mereka melangkah keluar berjaga di depan pintu dan meninggalkan vanya di dalam sendirian.


****


Di lain sisi aditya yang masih tidak tenang karena belum menemukan vanya. sudah mencarinya di mana-mana namun tak kunjung menemukan keberadaan vanya


Tak lama vanya pun tersadar, vanya membuka matanya seperti berkuanag-kunang dan pandangannya sedikit kabur.”dimana aku?, kenapa kepala ku sakit sekali”vanya sedikit merintih merasakan sakit di bagian belakang kepanya. siapa yang menggikat ku, dan kenapa aku bisa ada di tempat seperti ini?.”Tolong siapa pun kalian, tolong lepaskan aku”teriak vanya membuat para preman itu mendatanginya.


“oh akhirnya kau sadar juga, nona cantik”ucap seorang preman sambil menyentuh dagu vanya


“Breng**k…. jagan sentuh aku, lepaskan aku, siapa kalian? Dan mengapa kalian menyekapku”tanya vanya tegas dan beruntut


“Tenang lah nona cantik, kami tidak akan menyakitimu”seorang preman itu mendekati vanya ingin bermain dengannya. namun, gagal karena vanya menendangnya.


“jagan berani kau dekati atau pun menyentuhku”ucap vanya tegas dengan sorotan mata tajam pada preman itu.


“Oh ternyata kau bukan wanita sembarangan, pantas aja dia menyuh ku menyekapmu. dalam keadanseperti ini pun kau masih berani melawan?" ucap preman yang berbadan tinggi dan besar sambil tertawa sinis.


“Siapa yang  menyuruhmu?, dan apa maunya?... vanya semakin geram karena dia ingin tau siapa yang menyekapnya.


Prok… prok… prok… seseorang bertepuk tangan sembari menuruni anak tangga


Seketika mata vanya membelalak melihat seseorang yang turun dari tangga

__ADS_1


“kenapa vanya,kau terkejut melihat kami berdua, apa kau sudah tidak ingat dengan kami”senyum sinis di wajah ike dan angel


“iya nyonya saya di sini”ucap ike sambil tertawa…


“apa mau kalian, kenapa kalian menyekap ku?”tatapan vanya mulai tajam melihat dua wanita yang ada di depannya tertawa bahagia.


“tenang lah vanya, kami hanya ingin bermain denganmu”ucap angel tertawa puas dengan ike…


“Lepaskan aku, atau kalian…” ucapan vanya belum selesai namun sudah di potong oleh ike


“atau apa nyonya, nonya ingin mengguyurku dengan jus, seperti waktu itu”ike menggangkat dagun vanya hingga vanya mendongak ke atas..”apa nyonya lupa, baik lah akan aku ingatkan kan kejadian waktu itu” ike menyiram seember air ke arah vanya sehingga vanya basah kuyup.


“Breng**k.. kalian, kalau kalian berani jangan main kroyokan dan menyekap ku seperti ini”tegas vanya mulai emosi dengan apa yang di lakukan ike. memang vanya bukan lah wanita yang lemas meskipun dia selalu di manja oleh kedua orang tuanya.dalam keeadaan seperti ini pun vanya masih berani melawan.


“Ohh… kau marah vanya”ucap angel sambil menjambak rambut vanya dan ingin menamparnya namun tanggannya di tepis oleh seseorang. sehingga tangan angel tidak jadi mendarat di wajah vanya.


“Dika…..”vanya terkejut menlihat kehadiran dika di sana


“iya tentu aku mengginginkannya”jawab angel


“Tenang saja aku kan membawaknnya untuku”jawab dika dengan mudahnya seakan-akann dia yakin vanya akan kembali lagi kepelukannya.


“Oh jadi kalian bertiga otak dari semua ini”vanya mulai mengerti siapa yang meneror dia dan aditya selama ini


“vanya tenang lah, aku mencintaimu vanya”dika mencoba menggabil hati vanya kembali dengan berkata halus kepada vanya.


“Aku ngak nyangka, kmu bakal berbuat seprti ini padaku”vanya menggelengkan kepalanya seakan tidak percaya melihat pria yang pernah ada di hatinya  melakukan semua ini.

__ADS_1


“vanya, aku melakukan ini karna aku mencintaimu dan aku mengginginkanmu”jawab dika sembari mendekati vanya dan menekuk kakinya agar sejajar di depan vanya.


“Sudah cukup, hentikan kata-kata busuk mu itu, dan ingat sampaii kapan pun aku tidak akan mau kembali pada mu karna aku hanya milik aditya"tegas vanya yang membuat hari dika semakin hancur. tak menyangka wanita yang selama ini dia perjuangkan dan dia cintai mengatan itu di depan matanya.


“baik lah kita lihat saja nanti, apakah aditya bisa menyelamatkanmu, ha apa kau pikir dia sangat mencintai mu vanya"tegas dika bernada tinggi sambil mendongakkan wajah vanya.


*****


bruak.... suara tendangan pintu. seperti ada yang datang dan berkelahi di sana


"cepat hajar mereka"perintah dika pada anak buahnya yang berbadan besar"Breng**k bagaimana mereka bisa datang kesini"geram dika melihat aditya dan fahri datang .


"Apaku bilang aditya akan datang bukan, untuk menyelamatkan aku"timbal vanya balik pada dika.


Aditya dan fahri melawan semua preman-preman itu dengan harapan mereka bisa membawa vanay kembali. namun harap-hanya tinggal harapan. karena dika menodongkan pisau ke arah vanya yang membuat pergerakan aditya dan fahri berhenti.


"Ayo lah aditya habisi saja mereka maka kau juga kan melihat istri kesayanganmu ini tewas di depanmu"dika semakin mendekatkan pisau itu kearah vanya.


"Jangan... jagan sakiti dia aku mohon, kau boleh melakukan apa pun pada ku tapi jagan kau sakiti dia"pinta aditya memohon pada dika agae menjauhkan pisaunya dari vanya.


namun tak sempat aditya membawa vanya pergi, aditya dan fahri terlebih dahulu di pukul dari belakang oleh preman-preman itu sehingga mereka tersungkur di tanah.


"Aditya...."teriak vanya yang melihat suaminya tak sadarkan diri"kau memang keterlaluan dika, apa salahku pada mu dan apa salahnya aditya pada mu sehingga kau melakukan ini pada kami, bukan kan kau yang telah menghianatiku selama ini"


"Kau bertanya kenapa? karna aku mencintaimu vanya, dan karna dia aku kehilanganmu"teriak dika di depan vanya membuat vanya ngeri akan pisau yang di peggang dika menyentuhnya.dika menghianati vanya karena vanya tidak pernah mau disentuhnya sebelum mereka meenikah, namun dika tidak bisa menahan hawa nafsunya sehingga dia melampiaskannya pada angel.


"sekarang kalian ikat mereka berdua"perintah dika pada ank buahnya untuk mengikat aditya dan fahri yang tidak sadarkan diri itu.

__ADS_1


 


 


__ADS_2