Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 31 Cemburu


__ADS_3

Meli sedang berjalan sebuah café dengan membawa sesuatu di tangannnya,sepertinya dia inngin menemui seseorang di sana.meli tampak celigukan mencari-cari seseorang.


“Dimana dia, kan aku sudah bilang ketemuan di sini”(ucap meli)


Meli pun tetap mencari-cari keberadaan seseorang yang ada janji dengannya.


“Apa dia belum datang ya,ya udah dech aku tunggu di sini aja”(ucap meli sambil duudk dan memesan sebuah minuman)


Tak lama meli menunggu di sana, tampak seorang pria yang sedang keluar dari mobil dan berjalan menuju kearah dia duduk.


“Maaf membuat mu menunggu”(ucap seorang pria itu adalah fahri)


“Ya, kau membuat ku menunggu sangat lama, sudah hampir 2 jam aku menunggumu”(ucap meli berbohong)


“Benarkah, lama sekali kau menunggu, tapi kau tetap menunggu”(ucap fahri lagi)


“Iya, karna kau yang membuat aku menunggu”(jawab meli)


“Aku tidak percaya, kau meenunggu ku begitu lama”(ucap fahri lagi)


“Ya sudah terserah”(ucap meli cuek)


Kemudian datang seorang pelayan mengantarkan sebuah minuman yang di pesan oleh meli.


“Maaf mbak saya mau tanya, apa wanita ini sudah lamma di sini”(tanya fahri pada seorang pelayan mengejutkan meli)


“Tidak mas, mbak ini barru 10 menit yang lalu berada di sini”(jawab seorang pelayan jujur)


Fahri yang mendengar jawaan dari seoranng pelayan tersenyum, mengetahui bahwa meli sedang berbohong


“Mbak saya pesan ini ya dua”(ucap fahri memesan bebrapa menu)


“Baik mas”(ucap pelayan meninggalkkan fahri dan meli)


“Apa aku bilang, kau berbohongkan,tidak mungkin gadis seperti mu mau setia menunggu seorang”(ucap fahri)


“Apa kau pikir aku ini bukan tipe wanita setia ha”(ucap meli kesal)


“Bisa jadi begitu”(ucap fahri tersenyum tipis)


“Tidak aku wanita yang setia”(ucap meli ketus)


“Benarkah”(ucap fahri meledek tersenyum)


“Heem”(jawab meli cuek)


Fahri tersenyum meihat meli yang sedang kesal padanya.seketika fahri tersadar.

__ADS_1


“Ih kennapa aku jadi senyum-senyum sendiri melihatnya”(ucap fahri dalam hati sambil mengalihkan pandangnnya dari meli)


“Kau kenapa”(tanya meli yang melihatnya)


“tidak papa, mana kemeja ku”(ucap fahri mengalihkan ucapannya)


“Ini “(ucap vanya sambil memberikan kemeja fahri)


“Kamu cuci sendirikan?”(tanya fahri)


“Iya “(jawab meli jutek)


“Ya udah aku mau langsung pergi, masih banyak urusan”(ucap meli sambil beranjak Dari duudknya)


“Eh tunggu dulu, aku sudah memesankan makanan untukmu”(ucap fahri menahan meli)


“Kamu yang traktir?”(tanya meli)


“Iya udah tenang aja, aku punya cukup uang kok kalau Cuma buat traktir kamu aja, bahkan café nya juga bisa aku beli”(ucap fahri sombong)


“Dih sombong amat lu”(ucap meli sambil kembali duduk)


Tak lama seorang pelayan datang membawakan pesanan fahri, dan meletakkannya di hadapan meereka berdua, kemudia pelayan meninggalkan mereka.


“Pas banget gue lagi lapar”(ucap meli yang memeng bar-bar sama semua orang)


“Dasar cewek aneh”(ucap fahri)


“Makannya pelan-pelan aja kali”(ucap fahri sambil mengambil tissue untuk mengelap sdikit makanan yang belepotan di mulut meli)


Mata meli membelalak, melihat fahri mengusap mulutnya.


“udah aku bisa sendiri kok”(ucap meli)


Fahri menganggukan kepalanya


“Oh iya nama kamu meli kan”(tanya fahri)


“Iya”(jawab meli singkat)


“Kamu udah berapa lama sahabatan sama vanya”(tanya fahri)


“Sejak kami SMA”(jawab meli)


“Oh, kalau masalah laki-laki yang suka ngejar kamu itu dika ya namanya, dias siapa kamu”(tanya fahri menyelidik)


“Dia bukan siapa-siapa aku, dia itu mantannya vanya”(jawab meli pada fahri)

__ADS_1


“Terus, kenapa dia malah ngejar-ngejar kamu”(tanya fahri lagi)


“Hem, jadi gini, dika itu dulu laki-laki yang sangat di cintai oleh vanya, tapi dika pergi gitu aja ninggalin vanya tanpa kabar, samapi vanya itu bener-bener ngerasa kehilangan, nah dika Cuma ngirim pesan ke vanya kalau dia udah punya penganti vanya.tapi setelah setahun dika balik lagi kesini setelah vanya meniukah sama aditya,dia mencari vanya tapi ngak ketemu, mangakannya dia ngejar-ngejar aku, untuk tanya keberadaan vanya.


“Oh gitu ya, untung aja aditya lebih awal nikahi vanya”(ucap fahri)


“Ya udah yuk, aku mau pulang”(ucap meli)


“Mbak “(panggil fahri pada seorang pelayan untuk membayar pesannnya)


Setelah itu fahri dan meli berjalan menuju mobil,tiba-tiba fahri di tabrak seorang gadis sehingga gadis itu jatuh kepelukakannya.mereka sempat tatap-tapann mata, satu sama lain di depan meli yang menyaksikian adegan


itu.


“Maaf, mbak saya tidak sengaja”(ucap fahri)


“Tidak mas, saya yang harus minta maaf karena saya yang sudah menabrak anda, karena saya tadi sibuk mencari ponsel saya di dalam tas”(ucap wanita itu)


Meli yang melihat fahri meminta maaf kepada wanita itu merasa sedikit kesal, apa lagi meli harus menyaksikan mereka berpelukan.


“Giliran orang lain yang nabrak, dia yang minta maaf, nah giliran gue, dia malah ngak mau maafin dasar cowok aneh”(ucap meli pelan beranggapan hanya dia saja yang mendengar tapi fahri juga mendengar ucapan meli)


Fahri tersenyum melihat meli sedang kesal..


“Kau cemburu ya”(ucap fahri membuat wajah meli memerah)


“Dih pede banget si lo, siapa juga yang cemburu”(ucap meli)


“Yakin, tapi kok mukanya kesel gitu”(ledek fahri)


“Ah apaan si”(ucap meli sambil masuk ke dalam mobilnya dan meninggalkan fahri di sana)


Di dalam perjalanan meli memikirkan ucapan fahri yang mengatakan dia cemburu..


“apa bener gue cemburu ya”(ucap meli)


“Ih ngak mungkin lah, ngapain juga cemburu sama cowok kek dia”(ucap meli sambil berjalu menuju arah kerumahnya)


 


 


 


 


 

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak setelah membbacaya ya temann-teman supaya autot lebih semngat lagi berkarya dan lanjutin eps selanjutnya:)


 Ig:Nirwanakhay_12


__ADS_2