Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 39 Acara mama dan papa


__ADS_3

Fahri bersiap-siap lebih awal karena dia harus menjemput asisiten vanya, dan juga menjemput vanya dan aditya.Fahri menuju alamat yang sudah di sharlok oleh tika asisiten vanya.tak lama fahri berhenti di sebuah


rumah tempat titik itu berhenti.


“Apa ini rumahnya” fahri berhenti di sebuah rumah


Fahri pun segera keluar dari mobilnya, dan berjalan menuju sebuah rumah di mana tepat ia berhenti.


Ting nung….. ting nung…. Bunyi bel rumah yang di tekan fahri.


“Ia sebentar”ucap seseorang dari dalam sepertinya pemilik rumah


Seketika pintu terbuka, tampak seorang gadis yang cantik dan anggun di depan pintu.


“Apa kau fahri” tanya gadis itu adalah tika


“Oh, iya saya fahri” ucap fahri tersadar dari lamunanya


“Ya, sudah saya ambil tas dulu ya” ucap tika


“Iya” jawab fahri tidak mengalihkan pandangannya


“Ternyata cantik juga asisten bu vanya” ucap fahri yang hanya dia yang mendengarnya


“Sudah ayo, kita mau brangkat sekarangkan”ucap tika


“Iya, nanti takutnya macet” jawab fahri


Fahri dan tika sekarang sedang balam perjalanan menuju apartment aditya, mereka sama-sama terdiam karena mereka belum mengenal satu sama lain.belum lagi karakter tika memang bukan gadis yang banyak bicara.


“Kok kayaknya kita pernah ketemu ya” ucap fahri memecahkan keheningan


“Oh ya, di mana?”jawab tika gugup


“Mampus gue, kan jadi malu kalau dia ingat”ucap tika dalam hati


“Waktu di café, iya waktu itu kamu nabrak aku” ucap fahri ingat kejadian itu


“maaf ya atas kejadian itu, aku bener-bener ngak sengaja” ucap tika menunduk


“Sudah, kan aku sudah maafkan kamu, ngak ngangka ya kita ketemu lagi” ucap fahri


Tak terasa mereka berbincang-bincang dalam perjalanan, kini mereka sudah sampai di depan apartmen aditya.mereka turung menghampiri bosnya.


“Kompak banget nih asisiten” ucap aditya meledek fahri dan tika


“Apa kita mau brangkat sekarang pak, buk” ucap fahri mengalihkan pembicaraan


“Dih ngalihin pembicaraan” ucap aditya tersenyum


“Oh iya, ayo nanti kejebak macet lagi” ucap vanya


“Eh far, kita brangkat naik mobil sendiri-sendiri ya” ucap aditya


“Lah kenapa pak, kan mobil nya udah saya siapin” ucap fahri

__ADS_1


“Gini far, kita malam ini mau nginap di rumah mama sama


papa, jadi kita mau naik mobil sendiri aja” ucap vanya menjelaskan


“Yah, ya sudah kalau begitu”ucap fahri bete


“Jangan bete gitu dong,kan kamu ngak sendirian, tapi di temenin tika, iya kan yang” ucap aditya


“Iya far, kamu sama tika ya, nanti kita bareng di sana nya” ucap vanya


“Iya buk” jawab fahri


“Tika kamu ngak masalahkan bareng fahri” tanya vanya pada asistennya


“Iya buk” jawab tika yang tak pernah membantah bosnya


“Ya udah, ayo kita berangkat” ucap vanya


Mereka sengaja bernagkat lebeih awal untuk menghindari macet, agar tidak terlambat sampai di sana.Kini mereka semua sedang dalam perjalanan menuju rumah pak wijaya.karena jalan tak begitu macet sehingga tak butuh waktu lama untuk mereka tiba di sana.kini mereka sudah sampai di depan rumah pak wijaya, yang terlihat sudah banyak tamu, mereka masuk ke dalam rumah pak wijaya dan di sambut hangat oleh tamu-tamu  pak wijaya.


“Hay sayang” ucap bu linda sambil cipa cipiki vanya


“Papa mana ma” tanya aditya


“Itu papa kamu lagi ngobrol sama papanya vanya” jawab bu linda


“Eh papa sama mama udah datang, kita kesana juga yuk” ajak vanya pada aditya, bu linda, fahri dan tika


Mereka berjalan mendekati bu indah dan pak alex


“Mama” ucap vanya memeluk bu indah


“Iya dong anaknya siapa dulu”ucap vanya membuat mereka tersenyum


“Eh ada fahri” ucap pak wijaya


“Iya tuan,eh om ya lupa”ucap fahri, karena pak wijaya sudah menggangap anak sendiri jadi menyuruh fahri memanggil om


“Tuh kan suka lupa, oh ya far, kenalin ini pak alex papanya vanya” ucap pak wijaya memperkenalkan besannya


“Iya pak, kita sudah pernah ketemu, dia asisiten aditya kan” ucap pak alex


“Loh kalian sudah saling kenal ternyata” ucap pak wijaya


“Iya om, jadi saya sama pak aditya banyak belajar dari pak alex waktu itu” jawab fahri


“Kamu manggil aditya masih pak far” tanya pak wijaya


“Iya lah om kan aditya bos saya, dan vanya bu bos saya”ucap fahri


“Loh memang harus begitu pa, namanya kerja perfosional” jawab aditya


“Ya suah terserah kalian saja, yang penting kalian harus bisa bekerja dengan baik” jawab pak wijaya


“Kalau itu pasti pa” jawab aditya

__ADS_1


“Ya sudah ayo sebagai keluarga kan kita menyambut tamu-tamu yang lain” ajak bu linda


“Buk saya di sini saja ya, kan saya bukan keluarga”ucap tika


“Sudah tidak papa tik, ayo”ucap vanya  menarik tangan tika


Mereka menyambut tamu-tamu penting pak wijaya, karena pak wijaya adalah orang pertama di kota itu dan sangat di hormati, maka banyak rekan-rekan pak wijaya yang datang malam ini.


“Sepertinya acara sudah bisa kita mulai pa”ucap bu linda


“Iya ma”ucap pak wijaya


Bu linda memberikan kode kepada seorang MC untuk memulai acaranya, sambil menunggu tamu-tamu yang belum datang


“Baik lah sepertinya acara sudah bisa kita mulai”ucap seorang mc


Seorang MC membuka acara malam ini, dan menyebutkan susunan acara sesuai pada temanya.


“Baik lah acara selanjutnya yaitu tiup lilin dan potong kue yang akan di lakukan oleh pak wijaya dan bu linda, dan di damping oleh para keluarga"ucap mc melanjutkan acara selanjutnya


Semua orang bertepuk tangan, menyambut pak wijaya dan bu linda sekeluarga. Mereka sudah berada di depan kue yang sangat besar,terlihat di sana sudah 35Thn usia pernikahan bu linda dan pak wijaya.


“Yang so sweet ya udah 35thn aja masih di rayain” bisik vanya pada aditya


“Besok kita kayak gitu yang, kalau bisa samapi 100thn” jawab aditya membisiki vanya


“Aamin”ucap vanya


“Sekarang saatnya untuk pak wijaya dan bu linda memotong kue” ucap MC yang di sambut dengan tepuk tangan yang meriah


Pak wijaya dan bu linda memotong kue itu dan saling suap menyuapi.


“Sekarang saatnya pak wijaya memberikan sepatah dua patah kata untuk bu linda dan begitupun sebaliknya” ucap MC


“Harapan papa, di usia pernikahan kita yang ke-35thn ini, semoga papa dan mama akan terus bersama sampai maut memisahkan”ucap pak wijaya membuat semua tamu undangan bertepuk tangan meriah dan terharu


“kalau ibu linda apa yang ibu harapkan kedepannya” ucap MC


“Harapan saya juga sama seperti suami saya, dan semoga papa tetap menjadi suami terbaik untuk mama” ucap bu linda


“Aduh so sweet sekali ya pak wijaya dan bu linda, sekrang saatnya pak wijaya menyampaikan sambutan” ucap MC


“Assalammulaikum warrohmatullahi wabarrokatuh” ucap salam pak wijaya


“Walaikumsalam warrohmatullahi waarrokatuh” jawab mereka yang seiman


“Pertama-tama saya menggucapkan terima kasih kepada Allah Swt, yang telah memberihkan rahmatnya sehingga kita dapat berkumpul  malam ini, dan saya juga mengguapkan terimakasih kepada para tamu undangan yang sudah menyempatkan waktunya hadir di acara saya ini.saya juga kan memperkenalkan kelurga saya.”ucap pak wijaya


“Ini Aditya putra wijaya,dia adalah putra saya.dan ini istrinya vanya clarissa pranata putri dari bapak alex pranata, dia adalah anak dari sahabt saya yaitu pak alex sahabat baik saya, mungkin hanya itu yang ingin saya ucapkan saya akhiri wassalammulaikum wr.wb” ucap pak wijaya


“Walaikumsalam wr.wb” ucap tamu undangan yang seiman


“Keluarga miliarder ya” ucap salah satu tamu


“Iya putra orang pertama di kota ini menikah dengan putri orang kedua di kota ini” ucap seorang tamu lagi

__ADS_1


“Ya silahkan menikmati hidagan yang sudah tersedia”ucap MC mempersilahkan


sekarang waktunya semua tamu undangan dapat menikmati menu hidangan yang sudah di sajikan di sana.


__ADS_2