Sekretarisku Canduku

Sekretarisku Canduku
Episode 59 kabar duka


__ADS_3

vanya yang sedang berdiri di balkon sambil menghirup udara segar dengan suasana yang bahagia itu.


"oh iya mending aku telfon mama aja"vanya berjalan di sebuah sofa sambil memainkan ponselnya.


"Assalammulaikum ma"


"walaikumsalam sayang, mama kangen banget sama kamu"ucap bu indah pada putri semata wayangnya. yang kini sudah lama tidak ketemu.


"iya ma, vanya juga kangen banget sama mama" vanya memanyunkan bibir nya. "oh iya ma, vanya punya kejutan buat mama"


"kejutan apa sayang, memang ada hari sepesial? "tanya bu indah


"Iya ma, ini hari sepesial buat vanya, jadi vanya hamil ma"vanya tersenyum sumringah memberi tahu mamanya.


"Alhamdullilah kamu sehat sehat ya sayang.. jagan samapi ke lelahan"


"iya ma pasti, mama katanya mau kesini kapan? "


"insya allah besok mama kesana sayang"


"bener ya ma, vanya tunggu"


"iya sayang, ya udah kamu istirahat gih"


"ya udah deh, Assalmmualaikum ma"


"walaikumsalam"


panggilan vanya dengan bu indah sudah di tutup. namun vanya masih bersantai di balkon sambil menikmati udara segar.

__ADS_1


"sayang.... syang.... " teriak aditya mencari keberadaan vanya. "ternyata kmu di sini, kenapa ngak mau jawab aku?" ucap aditya


"oh iya yang, tadi habis telfon mama, katanya mama besok mau kesini"


"Oh ya... bagus dong mama juga besok kesini"ternyata aditya juga sudah memberitahukan kabar bahagia itu kepada orang tuanya.


"kamu udah kasih tau mama? "


Aditya menggangguk, aditya duduk di samping vanya sambil mengusap pucuk kepala vanya dan tersenyum saat melihat bagian perut vanya yang masih rata itu.


"sayang kira kira anak kita cowok atau cewek ya"ucap aditya sambil mengelus perut vanya.


"cowok cewek aku si ngak masalah yang"


"iya aku juga ngak masalah yang, oh iya sekarang kamu kan hamil, aku ngak mau kamu kecapeaan, aku mau kamu di rumah aja" ucap aditya yang khawatir pada vanya dan kandungannya.


" Masalah itu kamu tenang saja, aku bisa atasi"


ketika mereka sedang asik berbincang tiba" ponsel aditya berbunyi....


"Hallo far"


" Dit tolongim gue dit" ucap fahri dari balik sambungan telfon sambil terisak


" far, lo kenapa coba, lo ngomong yang jelas"ucap aditya karna suara fahri tidak jelas terputus putus.


" dit.. melo dit" fahri seperti tak sanggup menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi


"Iya sekarang lo tenang dulu, baru cerita"

__ADS_1


"Meli kecelakaan dit"


" Apa meli kecelakaan,sekarang lo di mana di rumah sakit, atau masih di tempat kejadian.


"Ini gue di ambulance, menuju rumah sakit dit" ucap fahri sambil terisak tak kuasa menahan air matanya.


" ya sudah sekarang lo sharlok gue"


Aditya memutuskan sambungan talfon nya saat fahri mengirim lokasi keberadaannya saat ini.


" sayang meli kenapa?, kok bisa dia kecelakaan?" vanya cemas memdengar berita sahabatnya, banyak sekali yang ingin vanya tanya kan tapi, saat ini vanya masih menyimpannya.


"sabar ya sayang, aku juga tidak tau apa yang sebenarnya terjadi pada meli, kamu jangan sedih ya ini kita mau liat keadaan meli"ucap aditya memeluk vanya sambil menenagkan vanya.


aditya dan vanya bersiap siap untuk menyusul fahri dan meli, tak sangka di balik kabar bahagia mereka ada kabar duka juga yang tak terduga. bagaimana tidak? vanya juga ingin memberitahu meli, kalau dia sedang menggandung namun belum sempat kabar bahagia itu samapi ke meli, justru vanya yang mendapat kabar duka dari meli...


di dalam mobil vanya tak henti hentinya menangis...


"Ayo sayang cepetan... " pinta vanya pada aditya untuk menambah kecepatan mobilnya.


"iya sayang, kamu tenang dulu jangan menangis, berdoa lah agar meli baik-baik saja" ucap aditya yang melihat istrinya terus menerus menanggis.


tak lama mereka dalam perjalanan, kini mereka sudah samapi di sebuah rumah sakit, yang kemungkinan dekat di tempat kejadian meli kecelakaan. aditya dan vanya langsung masuk menemui fahri yang sedang menunggu meli di ruang UGD.


" far meli kenapa far" tanya vanya tangisnya pecah saat melihat berada di depan ruang UGD melihat fahri yang lemas tak berdaya.


"Lo tenang far, kita doain yang terbaik buat meli, sekarang kenapa lo bisa sama meli di tempat kejadian itu?


"Meli kecelakaan saat sedang telfoanan sama gue dit, kita mau ketemuan di tempat biasa, tiba" saat meli sudah dekat dengan cafe itu, meli menabrak sebuah truk" jelas singkat dari aditya.

__ADS_1


__ADS_2