
Vanya mencoba menikmati suasana taman di dekat rumahnya, karna merasa bosan di rumah. tanpa melakukan apa pun.
bahkan aditya pun memberikan pesan kepada bi yem, agar jangan membolehkan vanya melakukan hal hal yang membuatnya lelah.
"Hey kemari lah" teriak vanya memanggil seorang gadis kecil yang ingin mengambil bolanya, yang menggelinding kearah vanya.
gadis kecil itu pun lari kerah vanya, untuk mengambil bolanya.
"Hey siapa nama kamu anak manis"tanya vanya lembut sambil mengelus puncak kepala gadis itu.
"ara tante"jawab gadis itu lugu
"Oh, ara sama siapa disini? tanya vanya lembut
"Sama mama papa, tante"jawab ara menunjuk orang tuanya yang ada di ujung sana menunggunya kembali mengambil bola. "Ya sudah ara, sama mama papa ya tante" ucap gadis itu berlari ke arah orang tuanya.
Vanya tersenyum melihat ara berlari ke arah orang tuanya.
dret.. dret...
"Halo ma"
"Van.. hiks... hikss"isak bu indah dari balik telfon membuat vanya cemas
__ADS_1
"Ma.. mama kenapa?" vanya semakin tidak tenang mendengar mamanya menangis.
"Papa van.. papa jantungnya kambuh"jawab bu indah sambil terisak.
*****
"Tante.. "
"Eliza, untung aja kamu di rumah"
"Iya tante, kok ngak ngabarin eliza kalau mau kesini"ucap eliza terkejut mendapati tamu tak terduga di pagi hari.
"Iya abisnya tante bosan di rumah, temen tante pada sibuk semua. ya udah deh tante kesini aja, siapa tau kamu di rumah. dan untungnya kamu di rumah"jelasnya sambil tersenyum lega, karna eliza sedang tidak sibuk.
"Iya tante, ini kebetulan eliza lagi ngak ada kerjaan. sekalian pengen nikmati santai di rumah tan"jawabnya sambil menghidangkan segelas jus jeruk.
"Apa? maksud tante vanya? "tanya eliza meyakinkan.
Dan di jawab dengan sebuah anggukan oleh bu linda. tanpa menjelas kan panjang lebar.
"Ya mungkin aja memang belum rezeki tante, mereka kan juga belum lama menikahnya"kata eliza mencoba merendam emosi bu linda.
" Mereka menikah sudah hampir 2 tahun lo el, tante juga ingin menimang cucu. lagian kalau mereka tidak punya keturunan, siapa yang bakalan ngurus semua aset om bima"
__ADS_1
"Ya sudah, tante sabar aja ya. mereka juga pasti sedang mengusahakan kok.
*****
DI sebuah clube bar tampak seseorang sedang stres. dan sepertinya sedang mabuk.
"Hey liat pria itu, sepertinya dia tajir. dari segi penampilan oke si"ucap seorang gadis dengan temannya.
"Lo aja sana, lo kan lagi ngak deket sama siapa siapa kan. selain nemenin om lo itu tidur"celetuk salah satu temannya lagi memberi saran.
"Hem, oke baik lah. akan aku coba"seorang gadis menghampiri pria yang sedang mabuk itu.
"Hey tampan bolehkan aku minum bersama mu"teriaknya karna di sana sangat berisik, sehingga sulit untuk mendengarkan seseorang berbicara.
"Tentu saja"jawabnya dengan sempoyongan. sambil memegang gelas yang berisikan alkohol.
Mereka bersuka ria, dengan bersulang kan gelas yang berisi alkohol. ketika sudah melihatnya benar benar mabuk berat. gadis itu memulai aksinya.
"Ayo aku akan mengantar mu ke mobil"ucap gadis itu menopang tubuh pria tersebut.
"Tidak perlu nona, saya menyewa satu kamar hotel di sini"
"Baik lah saya akan antar kan anda ke kamar anda"Tawar gadis itu lagi.
__ADS_1
"Tidak perlu repot repot nona, saya masih sanggup kok berjalan sendiri"jawab pria itu sambil berjalan sempoyongan.
"Berhati hati lah"kata gadis itu sambil menangkap badan pria itu yang hampir tersungkur di lantai. "Biarkan aku mengantarmu.