
2 Bulan kemudian setelah vanya berhenti menjadi sekertaris aditya. kini posisinya di gantikan oleh eliza.
karena mereka memang sudah berteman baik sebelumnya.
pagi hari di kantor, eliza menyiapkan secangkir kopi untuk aditya.
tok.. tok..
"Masuk"
"Ini pak kopinya"ucap eliza meletakkan kopi di atas meja aditya.
"Oh iya makasih el. oh iya kamu tolong siapin berkas untuk meating siang ini ya?"kata aditya.
"siap pak, kalau gitu saya permisi"eliza meninggalkan ruangan aditya.
tok... tok..
"Masuk"
"pagi pak"sapa fahri
"pagi far, ada apa"tanya aditya
"Pak saya mau ambi ambil cuti lagi boleh? "
"cuti mau kemana kamu? bukannya kemarin sudah cuti sebulan untuk bulan madu"selidik aditya
"Iya pak saya tau, lagian saya nggak ambil cuti sekarang pak. tapi bulan depan. "jelas fahri
"bulan depan, pas ketepatan kita ke luar kota bukan?
__ADS_1
"tanya balik aditya.
"iya pak benar"
"Liat besok saja ya, saya belum bisa ambil keputusan"kata aditya.
"Baik pak, saya permisi"ucap fahri.
*******
"Pagi buk.... "sapa karyawan pada seorang wanita
"Pagi... "
kemudian wanita itu menuju ke lift untuk ke ruangan aditya.
sampai di sana ia melihat sosok yang dia kenal.
"tante.. "jawab eliza wanita itu tak lain adalah bu linda.
"kamu kerja di sini?, sejak kapan? gimana kamu betah kan? " tanya bu linda dengan beruntun
"Iya tante, eliza betah. lagian kan eliza kerja sama temen eliza sendiri, eliza kerja di sini untuk mengantikan posisi vanya tante"jelas eliza pada bu linda
"Bagus lah kalau gitu, biar dia itu bisa buru buru kasih aditya keturunan"ucap bu linda
"Iya tante, tapi kenapa sampai sekarang dia nggak hamil hamil ya tan, bukannya kemarin itu cuma keguguran ya? "tanya eliza sedikit menyelidik
"Iya sih, tante juga nggak tau. mangkanya tante pengen aditya menikah lagi. kamu tau kan aditya itu satu satunya anak tante?, kalau mereka tidak punya keturunan, siapa yang mau lanjutin perusahaan papa coba. dan lagi semua temen tante udah pada ceritain cucunya, lah tante apa. "kesal bu linda akhirnya ter ceritakan. atas keinginannya memiliki cucu selama ini.
"Ya sudah sabar aja tante, vanya juga pasti ingin memiliki seorang anak. tapi ya gimana lagi mungkin belum saatnya"kata eliza
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu, tante mau pulang aja deh. tadinya mau ketemu sama aditya tapi udah males"ucap bu linda beranjak dari duduknya.
"loh kenapa tan? aditya ada kok di ruangannya, ucap eliza pada bu linda.
"Udah ah tante males, tante pulang dulu ya el"pamit bu linda meninggalkan eliza
"hati hati tan"kata eliza sedikit teriak.
*******
"ini.. van cctv-nya, kita liat dulu ya kejadian waktu itu"kata meli sambil mengotak atik komputernya.
"Ini, ni van... Oh... jadi dia biangnya"celetuk mely kesal saat mengetahui pelaku yang menjebak sahabatnya.
"Apa sih mah dia, seperti nya ingin sekali membuat rumah tangga ku hancur"ucap vanya ketika sudah mengetahui siapa pelakunya. yang tak lain adalah ike mantan pembantu dirumahnya.
"Minta di kasih pelajaran deh dia van, kesal gw liatnya"
"Iya tapi kalau kita bales terus, Nanti nggak ada habisnya. justru malah dendam dendam terus, dan akhirnya aku nggak bisa tenang"jelas vanya
"Iya juga si"kata mely
"Aku tau kenapa dia ingin sekali menghancurkan rumah tangga ku. pasti karena dulu dia tidak bisa menggoda suami ku"Kata si vanya
"Iya benar van, jadi sekarang dia berusaha bagaimana caranya agar rumah tangga kalian itu hancur"tambah si mely.
"Ya sudah deh mel, gw balik ya sebentar lagi aditya pulang. nanti dia nyariin lagi"kata vanya pamit pulang sambil melihat jam tangannya.
"Iya, lo hati hati di jalan"kata si mely
"Oke bay.. "vanya melambaikan tangannya.
__ADS_1