
"Rah, aku berangkat sekarang, aku sudah pesan tiket tadi kebetulan ada penerbangan kekota M**** sore ini,lagi pula barang- barangku sudah siap dikemas dari kemarin jadi aku tinggal bawa saja.
"Na apa kau benar sudah memikirkan matang-matang semua nya.
Aku sudah pikirkan semuanya dari kemarin dan kurasa inilah yang terbaik untuk kami.
"Jangan sedih kau kan bisa mengunjungiku nanti.sambil memeluk Sarah,mereka berdua menangis .
Dilepaskannya pelukannya ,sudah jangan nangis lagi dasar gadis cengeng,Saina menghapus air matanya
juga Sarah, sambil tersenyum.
Mas Hen tolong jaga gadis cengeng ini baik baik ,jangan pernah berpikir untuk menyakitinya ,kalau mas menyakitinya aku nanti datang membuat perhitungan dengan mas.sambil meninju bahu Hendra pelan.
Dan berjanjilah apapun yang terjadi nanti jangan memberikan alamatku pada Hans, kalau kalian melanggarnya aku gak akan mau menemui kalian lagi selamanya.
Hendra dan Sarah mengangguk ,mereka gak bisa menahan Saina untuk tinggal, karena mereka juga tidak ingin Saina lebih menderita lagi nantinya.
"Aku antar kebandara ya.!
gak usah mas aku sudah pesan grap lagi nunggu didepan ,aku gak bisa lama-lama nanti ketinggalan pesawat.
Saina berpamitan pada semua karyawan bengkel lalu masuk kemobil grap yang sudah menunggunya.
dilambaikan tangan nya pada Sarah dan Hendra.
__ADS_1
Dihapusnya air matanya
Mulai sekarang aku harus kuat gak boleh Nangis lagi
Inilah jalan yang sudah aku pilih aku gak boleh menyesali apa yang sudah aku pilih untuk hidupku
Sekarang aku hidup hanya untuk membahagiakan Nenek dan Andra
Nenek tiba-tiba saja aku kangen sekali pada nya ingin berada dalam pelukkannya.
Akhirnya sekarang Saina sudah ada diatas pesawat, dipandanginya Kota itu dari atas pesawat
SELAMAT TINGGAL
Ucapnya lirih,sambil menghela nafasnya menahan air mata nya agar tidak jatuh lagi.
Dan akhirnya dia pun sampai ke kota kelahirannya bertemu dengan orang -orang yang disayangi dan dicintainya seumur hidup nya .
Dia tidak menceritakan apa yang sudah dialaminya dengan Neneknya maupun pada Andra.
Dia mengatakan dia kembali karena ingin merawat neneknya kalau dia bekerja disana dia gak bisa melihat dan merawat nya.
Dia hanya menceritakan semuanya pada sahabatnya Karin, lalu Karin mengajaknya bekerja diperusahaan tempatnya bekerja ,dan Saina melamar dan diterima bekerja bersama Karin karena Om nya adalah direktur perusahaan tersebut.
Saina mengabari Sarah dan mengatakan agar gak usah engkhawatirkan nya karena sekarang dia juga sudah bekerja.
__ADS_1
Saina menganti nomor hpnya dia khawatir kalau Hans menelponnya.
Setelah beberapa bulan berlalu,
Terjadilah kecelakaan kecil ,yang tanpa diduga oleh Saina dia kembali bertemu dengan Hans.
Dan Hans berpura-pura tidak mengenal Saina
dan itu membuat Saina sangat sedih.
Dan yang paling membuat Saina syok ketika dia kembali bertemu Hans dikantor ,dan Hans tidak memperdulikannya lalu , Pak Roy memperkenalkan Hans sebagai PRESDIR perusahaan mereka lalu tiba-tiba saja dia jatuh pingsan.
Dan Hans tak memperdulikan dirinya
Ternyata aku merasa sangat sakit ketika Hans memperlakukan ku seperti itu.
Padahal aku sudah tahu bahwa dipasti membenciku
tapi ternyata aku belum siap dan merasa sedih sekali
ketika dia tidak lagi memperdulikanku dan memandangku dengan pandangan kebencian itu membuatku merasa dadaku sakit sekali.
Aku masih mencintainya ,kenapa aku gak bisa melupakannya.
Mengapa kami harus bertemu lagi.
__ADS_1