Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Makan malam.


__ADS_3

Hans kembali keruangan kerjanya sedang Bram mengantarkan Karin ke kamarnya.


Tak lama kemudian Pak Sitorus datang membicarakan hasil kerjanya .


"Sesuai Perintah Anda Saya sudah mencabut laporan kasus pencemaran nama baik dan penganiayaan yang dilakukan oleh Bu Marni.


"Dan ini berkas berkas akta perjanjian perdamaian yang isinya sesuai dengan yang Anda inginkan, dan sekarang Bu Marni sudah dibebaskan."Ucap Pak Sitorus menjelaskan semua yang sudah dilakukannya tadi pagi.


Hans mengambil dan membaca sekilas draf perjanjian itu.


"Bagus Saya ingin Anda memastikan dia tidak melanggar isi perjanjian ini."Ucap Hans tegas.


Dibalas anggukan kepala Pak Sitorus tanda dia sudah mengerti dengan apa yang diinginkan Hans sebagai kliennya tersebut.


"Mengenai isi perjanjian Draf pertama Bu Marni ingin meminta izin untuk menemui Nona Saina dan Karin untuk meminta Maaf secara langsung .


"Jadi kapan kira kira Bu Marni Bisa menemui Nona Saina dan Nona Karin agar nanti saya bisa menyampaikannya kepada Bu Marni?Tanya Pak Sitorus ingin meminta kepastian waktu agar Bu Marni dan Saina bisa bertemu.


"Tak perlu bertemu suruh dia membuat permohonan maaf tertulis saja.


"Saya gak ingin gara gara bertemu dengan mereka nanti mood istri saya jadi buruk.Lebih baik mereka tak usah bertemu.


"Kalau begitu keputusan Anda nanti Saya akan menyampaikannya kepada Bu Marni dan keluarganya."Ucap Pak Sitorus memaklumi keinginan kliennya itu.


"Kalau begitu Saya permisi dulu"pamit Pak Sitorus Kepada Hans.


"Ya Terima kasih atas bantuan Anda , nanti anak buah Saya akan mentransfer uang untuk jasa anda ini.


"Senang bekerja Sama dengan Anda "Ucap Hans hangat kepada Pak Sitorus.


"Sama Sama Pak Hans senang membantu anda. "Semoga kita bisa selalu menjadi patner kerja."Ucap


Pak Sitorus sambil membalas jabatan hangat tangan Hans.


Sementara itu dirumah Bu Marni yang sudah bangun dari tidurnya setelah tidur hampir 5 jam lamanya.


Setelah mandi dan berdandan Bu Marni turun menuju ruang makan terlihat disana berbagai hidangan makan malam sudah tersedia .


Terlihat Maya dan dua orang pembantu Bu Marni sedang menyiapkan hidangan makan malam itu.


"Mama Sudah bangun Ma "ucap Maya menyambut kedatangan Bu Marni ke ruangan itu.


"Makasih banyak kalian sudah mau membantu menyiapkan semua ini "Ucap Bu Marni kepada ke dua pembantu nya dengan ramah.

__ADS_1


"Kedua pembantu itu mengangguk senang.


Didalam hati mereka sedikit merasa heran dengan perubahan sikap Bu Marni itu.


Yah Bu Marni terlihat lebih hangat dan ramah,karena biasanys Bu Marni selalu bersikap judes kepada Para pembantunya dan dia tak pernah mengucapkan terimakasih kepada para pembantunya itu atas pekerjaan ysng sudah dengan baik mereka lakukan selama ini.


"Sudah May kamu Mandi sana ,biar Mama dan bibi yang mengurus semuanya.


"Berdandanlah yang cantik."Ucap Bu Marni sambil mendorong Maya menyuruhnya untuk Mandi.


Maya tersenyum kecil sambil menghela nafasnya mengiyakan ucapan Mamanya .


Diapun pergi kekamarnya untuk mandi.


"Bu Ada tamu Bu "Ucap mbak ani pembantu Bu Marni yang membukakan pintu.


Pak Yanto yang sedang duduk diruang tv segera beranjak keluar melihat tamunya yang datang.


"Silahkan Masuk Nak Togar .


" Oh kak tiur juga ikut!."Ucap Pak Yanto sedikit merasa terkejut karena ternyata Togar datang bersama Ibunya.


"Ya tadi Togar bilang kau mengundangnya makan malam."Ya sudah kubilang aku mau ikut sudah lama aku tak bertemu dengan kalian."Ucap Bu Tiur kepada Pak Yanto.


"Apa kalian keberatan kalau aku ikut.?"Ucap Bu Tiur lagi


"Ayo kita langsung keruang makan saja."Ucap Pak Yanto mengajak Togar dan Bu tiur menuju ruang makan.


"Ma tamunya sudah datang"ucap pak Yanto memberitahuksn kedatangan Togar dan Bu Tiur kepada Istrinya Bu Marni.


"Oh nak Togar sudah datang kak Tiur juga .


"Apa kabar kak Tiur ?"Sudah lama kita tidak ketemu semenjak Bang Bangun sudah tak ada kita jarang bertemu lagi."Ucap Bu Marni sambil terlihat sedih.


"Sudahlah Tak usah kau ingat ingat lagi waktu itu, kau doakan saja abangmu itu tenang disana."Ucap Bu Tiur dengan logat bataknya yang khas.


"Banyak sekali macam masakanmu ini .


"Ini arsik ikan mas kesukaan Togar dan ayahnya , ternyata kau masih ingat kesukaan Togar.


"Ya kak mana mungkin aku lupa kesukaan Togar kan Sama dengsn kesukaan Bang Yanto dan Bang Bangun.


"Ayo Nak Togar ,Kak Tiur silah kan Makan."Ucap Bu Marni mempersilahkan

__ADS_1


Togar dan Bu Tiur untuk makan.


"Malam Tante ."Ucap Maya yang baru saja datang begitu dia melihat disana ada Bu Tiur dia langsung menegur nya dengan perasaan senang.


"Ah menantuku makin cantik saja." Ucap Bu tiur Sambil memeluk Maya hangat.


"huk huk... tiba tiba Togar yang sedang minum tersedak mendengar perkataan ibu nya itu .


Maya yang mendengar itu hanya tersenyum kecil tuk menyenangksn Hati Bu tiur.


" Mau berapa lama lagi kalian menunda pernikahan kalian ,Aku sudah tua sudah ingin menimbang cucu.


Kalian juga sudah cukup umur untuk menikah.


"Kalau masalah pekerjaan dan lain lain kalian tak usah khawatir semua hasil kebun dan ladang semua itu gak kan habis tuk kalian dan anak cucu kalian.


"Apa kau tak ingin membahagia kan ibu mu ini Togar apa kau gak kasihan semua teman dan tetangga kita sudah mempunyai cucu bahkan cicit.


Sampai kapan lagi kalian menundanya.


"Makanya aku ikut kemari ingin memastikan kapan pernikahan kalian dilaksanakan ."ucap Bu Tiur sambil melihat pada Togar dan maya bergantian.


"Togar terserah dengan Maya dan Om Yanto saja mak."Ucap Togar sambil menghela nafas gak bisa lagi menghindar keinginan mamak nya itu.


"Saya terserah Sama Anak anak kak .


kapan mereka siap nya.


"Bagaimana May kau sudah siap menikah dengan Nak Togar ."Ucap Bu Marni ingin mendengar jawaban Maya.


"Maya terserah Mama dan papa Saja."ucap Maya Akhirnya.


"Ah syukurlah ternyata langkah ku hari ini mujur.


Akhirnya mereka mau menikah.


"Akhirnya amanat suamiku sebelum dia meninggal bisa segera terlaksana."Ucap Bu Tiur tersenyum bahagia.


Begitu pula dengan Pak Yanto dan Bu Marni merasa lega karena Akhirnya Maya mau menikah dengan Togar memenuhi janji mereka dulu pada Almarhum Ayah Togar Pak Bangun sahabat dari Pak Yanto.


Yah dulu Pak Yanto dan Pak Bangun merupakan sahabat dari kecil.


Mereka berteman sampai mereka berumah tangga sampai mereka mempunyai Anak .

__ADS_1


mereka berdua membuat janji untuk menjodohkan anak anak mereka agar hubungan persahabatan mereka tak putus.


Sekarang Akhirnya Pak Yanto merasa bahagia karena bisa menunaikan janjinya itu pada almarhum sahabat baiknya itu.


__ADS_2