
"Ma Mama kenapa Ma ?Ucap Maya yang datang pagi itu menjeguk Bu Marni dengan membawa berbagai macam makanan.
"Gak apa Apa May ,Mama gak apa apa, Cuma kepala Mama sedikit pusing karena tadi malam gak bisa tidur."Ucap Bu Marni sambil memegang kepalanya.
Wajah Bu Marni memang kelihatan pucat dengan lingkaran hitam dibawah matanya. Yah sepanjang malam tadi dia tidak dapat tidur karena merasa ketakutan dan frustasi karena sendirian dan terkurung.
"Mama yang sabar ya Ma ."Ucap Maya yang tidak dapat menahan kesedihannya.
"Mama takut sendirian disini.
"Mama takut sekali Pa!"Tangis Bu Marni pecah
sambil memeluk Pak Yanto .
"Selamat Siang Ibu mempunyai tamu lagi mengunjungi Ibu"ucap Seorang Polisi yang bertugas pagi itu.
"Silahkan Pak."Polisi itu mempersilahkan seorang Pria masuk.
"Selamat Pagi Om ,Tante , May."Ucap Pria itu Sambil tersenyum Lalu duduk disamping Maya.
"Nak Togar kenapa Nak Togar bisa datang kemari? Tanya Bu Marni kepada Togar.
"Om yang meminta Saya Untuk membantu kasus yang sedang Tante hadapi sekarang ini.
"Kemarin Om Sudah menceritakan masalahnya.
Dan saya akan mendampingi dan membantu Tante agar bisa secepatnya keluar dari masalah ini.
"Rencananya Saya akan meminta penangguhan penahanan dengan jaminan.
Dan nanti Saya akan mengusahakan agar hukuman yang ibu terima bisa lebih ringan.
"Dan kalau nanti saya bisa bernegosiasi dengan pelapor dan korban mungkin kita bisa mengajukan jalan damai dengan memberikan konpensasi kepada mereka,agar kasus ini tidak Sampai ke pengadilan.
"Mana mungkin mereka mau berdamai, karena orang yang Melaporkan Saya itu adalah salah satu Milyader dinegeri ini.Dan dia adalah Bos dan pemilik Hotel di tempat Om dan Maya bekerja sekarang.
" Dia suami wanita yang Tante jahati kemarin,karena tadinya Tante gak tahu bahwa ternyata wanita itu adalah istri dari Pak Hans.Ucap Bu Marni merasa putus asa.
"Kecuali Saina mau membujuk suaminya itu untuk berdamai.Ucap Bu Marni lagi.
"May tolong Mama kamu bicara pada Saina dan Karin agar mereka mau menolong Mama."Ucap Bu Marni kepada Maya.
"Saina dan Karin !"Apakah Saina Namira Nama panjangnya? Tanya Togar kepada Bu Marni.
"Benar bagaimana Abang tahu Nama panjang Saina?" tanya Maya kepada Togar merasa heran.
"Apakah mereka Orang nya? " Tanya Togar lagi sambil mengeluarkan sebuah foto dari dompetnya,dan menunjukkannya pada Maya.
Maya mengangguk angukkan kepalanya.
"Iya ini Saina Karin dan Sarah bagaiman foto mereka ada pada bang Togar?"Tanya Maya heran .
"Bagaimana Tante tega menyakiti Saina dan Karin"Ucap Togar dengan Nada menahan kesal dan marah.
"Mereka gadis gadis yang baik tak mungkin mereka menyakiti Tante,kenapa Tante tega menyakiti mereka"Ucap Togar kesal
"Asal Tante tahu Aku sudah lama mengenal mereka,
__ADS_1
mereka adalah adik kelasku waktu Sma.
Dulu aku seorang pemuda yang brutal ,brandalan,tidak ada orang yang aku takuti ,
Guru bahkan Orang tuaku pun kulawan.
"Sekolah hanya tempatku bersenang senang bukan tempat untuk belajar ,aku melakukan apa saja yang kusuka
tanpa ada seorangpun yang berani melarang apalagi menasehatiku.
"Tapi ketika aku bertemu Saina dan teman temannya ,Saat itulah kehidupanku berubah 180 derajat.
"Saina mengajarkan bagaimana seharus bersikap ,
Betapa penting dan berharganya Orang tua.
Betapa berharganya uang lima ratus perak bagi orang yang membutuhkan.
Darinya aku belajar berbagi menghargai orang tua,keluarga dan sahabat.
"Darinya juga aku mulai mempunyai keinginan untuk belajar dan mengapai cita citaku.
"Karena dia aku yang dulunya tak punya tujuan hidup dan tak punya cita cita menjadi punya keinginan dan cita cita
"Makanya Aku menjadi pengacara seperti sekarang ini karena aku ingin membantu orang yang membutuhkan bantuanku .Dan agar bisa menyadarkan orang orang yang dulunya sepertiku.
"Saina dulu selalu memberikanku semangat dengan kata katanya:
TAK PERDULI SEKELAM APAPUN MASA LALUMU
TAK PERDULI SEBURUK APAPUN PERBUATANMU
BILA KAU MAU BERTAUBAT
TAK ADA ORANG JAHAT YANG TAK PUNYA MASA DEPAN
BERUSAHALAH BUKAN UNTUK MENJADI
MANUSIA YANG BERHASIL
TAPI BERUSAHALAH UNTUK MENJADI MANUSIA YANG BERGUNA UNTUK ORANG ORANG YANG ADA DISEKITARMU
SELAMA JANTUNGMU MASIH BERDETAK
SELAMA KAU MASIH BISA BERNAFAS
PINTU TOUBAT AKAN SELALU TERBUKA .
BERTAUBATLAH BUKAN UNTUK ORANG LAIN
MELAINKAN UNTUK DIRIMU SENDIRI
"Semoga Tante segera menyadari kesalahan Tante dan segeralah bertaubat sebelum Tante menyesal kemudian."Ucap Togar sambil menghela nafasnya yang terasa berat.
"Tante memang bersalah dan Tante menyesali semua yang sudah Tante lakukan.
"Kalaupun memang Tante harus menjalani hukuman ,Tante rela ,Tante ikhlas menjalaninya.
__ADS_1
"Semoga itu semua bisa nenghapus dosa dosa Tante dan kelak bisa menjadi orang yang lebih baik ."Ucap Bu Marni sambil berurai air mata.
Ya air mata penyesalan
"Syukurlah kalau Tante sudah menyadari kesalahan Tante,"Ucap Togar merasa lega melihat Bu Marni yang terlihat benar benar menyesali perbuatannta itu.
"Maaf Menganggu "Ucap seorang perwira Polisi yang sedang bertugas itu.
"Pengacara dari Saudara Hans ingin bertemu dan berbicara dengan Bapak dan Ibu disini .
"Silahkan Pak Sitorus"Perwira Polisi itu mempersilahkan Pak Sinaga untuk masuk.
"Selamat Pagi semua"Ucap Pak Sitorus sambil berjalan memasuki ruangan itu.
"Ah Saudara Togar Saya tak menyangka kita bisa bertemu disini."Ucap Pak Sitorus sembari berjabat tangan dengan Togar.
"Ya pak Sitorus sudah lama kita tak bertemu"Ucap Togar menyambut hangat sapaan Pak Sitorus.
Ya mereka saling mengenal karena masuk dalam persatuan perkumpulan para Advokat sesumatera utara.
"Silahkan duduk Pak"Ucap Togar lagi.
"Apa ada yang mau anda Sampaikan mengenai kasus kita ini?Tanya Togar to the poin ja.
"Saya kemari Mewakili klien Saya Pak Hans PRASETYO PRATAMA.
Wajah BuMarni, Pak Yanto ,Maya maupun Togar terlihat berubah tegang mendengar nama Hans disebut Pak Sitorus.
"Klien Saya itu berniat mencabut laporannya tentang penganiayaan yang dilakukan Bu Marni Kepada Istrinya dan teman istrinya dua hari yang lalu.
Mendengar apa yang dikatakan Pak Sitorus itu wajah wajah Bu marni dan yang lainnya yang semul tegang berangsur lunak dan berubah cerah.
"Maksud Bapak Nak Hans akan mencabut laporannya itu"Tanya Bu Marni merasa belum yakin dengan apa yang baru saja didengarnya itu.
"Benar sekali Bu, Tapi dengan beberapa Syarat."Ucap Pak Sitorus sengaja mengantung perkataan nya.
Membuat wajah yang semula sudah sumringah berubah kembali menjadi tegang .
Karena mereka berpikir Hans pasti akan memberi persyaratan yang sulit.
"Persyaratan yang pertama Adalah.
Bu Marni harus meminta maaf dengan benar kepada Istri dan teman istri pelapor yang merupakan korban penganiayaan Bu Marni
"Dan Bu marni harus berjanji untuk tidak melakukan atau membuat masalah lagi dengan korban yang merupakan istri dari pelapor.
"Persyaratan kedua:
"Mulai terhitung dari hari ini tanggal 10 juli 20018 Bu marni tidak diizinkan berada disekitar Hotel maupun resort dan dilarang ikut csmpur dengan pekerjaan Suami dan Anaknya .
"Itu saja persyaratan yang harus anda lakukan.
Dan sekarang silahkan tanda tangani berkas berkas ini . agar saya bisa segera mencabut laporan Pak Hans itu.
__ADS_1
"Dan agar Anda bisa segera dibebaskan karena hal ini merupakan permintaan istri dari Pak Hans yang ingin agar secepatnya Anda bisa dibebaskan.