Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Berenang malam..


__ADS_3

"Hmm Hans memandang Saina membuka jas nya dan memberikannya pada Saina .


membuka kancing kemejanya sambil matanya masih menatap kearah Saina . melempar bajunya kini terlihat dada bidang laki laki itu ,dan sekarang Hans membuka celana panjangnya didepan Saina.


" Mau apa .. !seru Saina. sambil menutup matanya dengan tangan nya.


Hans tersenyum melihat Saina gemetaran karena takut .


"JANGAN SUKA BERPIKIRAN MESUM .! BISIK HANS DITELINGA Saina


"BRUR. ... terdengar suara sesuatu jatuh ke air,


Saina terkejut karena bajunya basah kecipratan air.lalu membuka matanya dilihatnya Hans sudah berenang didalam kolam renang itu.


Saina menarik nafasnya lega, tadi dia pikir Hans akan berbuat mesum padanya.


Diambilnya pakaian Hans yang berserakan , seorang pelayan wanita datang menghampirinya, biar saya bereskan Nona. Saina mengangguk menyerahkan pakaian Hans kepadanya .


Hans berenang kepinggir dilihatnya Saina masih berdiri dipinggir kolam sambil melipat tangannya didadanya karena kedinginan, karena bajunya basah ditambah lagi hawa pengunungan yang memang sangat dingin dimalam hari.


Ambilkan Shompo dan sabun perintah Hans pada pelayan wanita yang sedang memandangi tubuh Hans yang Atletis itu .


" Iya tuan!, lalu mengambil kotak yang berisikan peralatan mandi lalu datang mendekati Hans.


" Saya bisa memakaikan nya tuan ? saya bisa memijat tuan biar tubuh tuan yang lelah biar lebih segar , ucap pelayan wanita itu sambil tersenyum genit..


"Apa pijit plus plus , dasar perempuan genit pikir Saina dongkol.


" Boleh cepat pakaikan sampo dan pijat kepala saya.

__ADS_1


ucap Hans sambil matanya melirik kearah Saina melihat reaksi gadis itu.


"Baik Tuan, wanita itu terlihat tersenyum senang menaruh sampo ditangannya dan mulai memijat kepala Hans


Hans nampak menikmati pijatan pelayan wanita itu , dengan memejamkan matanya .


Membuat Saina kesal melihatnya.


apalagi begitu wanita itu mulai memijit bahu Hans ,


Saina gak bisa menahan diri lagi .


" Sudah cukup ... Tolong ambilkan tuan teh hangat. "Perintah nya pada pelayan wanita itu.Sambil menarik pelayan wanita yang genit itu untuk berdiri.


"Tapi saya belum selesai,ucap Pelayan itu enggan melakukan perintah Saina.


" Biar saya yang gantikan cepat buatkan.


Hans pura pura tak mendengar , kenapa berhenti cepat pijat lagi perintahnya. masih memejamkan matanya


Saina jongkok memijat bahu Hans pelan


Hans merasakan tangan Saina yang dingin.


karena memang dari tadi dia kedinginan.


Tiba tiba Hans berbalik lalu menarik gadis itu masuk kekolam.


Saina tenggelam gelagapan didalam air dicoba nya meraih pinggiran kolam tapi gak berhasil.

__ADS_1


ketika dia akan tenggelam lagi Hans sudah mengangkat tubuhnya kepinggir kolam .


Sekarang dia ada dalam pelukan Hans.


Dipukulinya dada laki laki itu sambil menangis .


karena ketakutan .Hans memeluknya membenamkan wajah gadis itu didadanya.


" Maaf aku gak tahu kau gak bisa berenang ucap Hans pelan.


Lalu mengangkat tubuh gadis itu mendudukan nya dipinggir kolam .


lalu ikut duduk disebelah Saina sambil memeluk nya.


" Ini Tuan teh nya , pelayan wanita itu datang membawakan teh hangat memberikannya pada Hans.


" Ambilkan handuk dan piyama, perintah Hans pada pelayan itu.


Pelayan itupun cepat cepat mengambil handuk dan piyama lalu menyerahkannya pada Hans.


Hans memakaikan piyama ketubuh Saina mengeringkan rambut gadis itu dengan Handuk.


mengosoknya gosok rambut Saina pelan.


Ada apa Bos, Bram tiba tiba muncul dengan seorang pelayan wanita yang lain nya ..


" Aku mau mandi ucap Saina,


Bawa nona kekamarnya tadi perintah Bram kepada pelayan yang bersamanya tadi , sediakan semua kebutuhannya.

__ADS_1


"Baik Tuan.,


Hans membantu Saina berdiri, pastikan dia mandi Air Hangat ,seru Hans pada pelayan yang kini membawa Saina kekamarnya.


__ADS_2