
Saina pura pura tak mendengar apa yang dibicarakan Hans dan bram tadi. dipejamkan matanya pura pura tidur.
Akhirnya merekapun sampai setelah satu jam lebih terbang.
Hans berdiri ,melihat kearah Saina yang sedang berusaha membuka sabuk pengamannya .
Hans memicit tombol disamping Saina .sabuk pun terbuka.
Saina turun dari Heli.
Saina melihat sekeliling nya Dia begitu terpesona ketika melihat pemandangan sekelilingnya.
terlihat pemandangan Danau Toba yang begitu indah dia berdiri memandang takjub pemandangan yang sangat indah tanpa sadar dia berjalan kepinggir gedung.
" Sungguh indahnya ..ciptaanmu Ya Allah...
"Apa kamu mau mati... !!! teriak Hans cemas sambil menarik Saina dalam dekapan nya.
Saina terkejut , dilihatnya dia sudah hampir sampai kepinggir gedung. dilihatnya kebawah ..membuat badan nya gemetar karena takut. kalau tadi Dia jatuh kebawah pasti tubuhnya hancur dia gak bisa membayangkannya lagi.
Maaf aku tadi gak tahu kita tadi ada diatas gedung.
__ADS_1
Sudah lain kali harus hati hati ucap Hans lembut .Dia tahu Saina sangat terkejut dan ketakutan tadi.
"Hmm Gadis ini mau membuat aku gila kalau sampai aku kehilangannya lagi.
Hans menarik Tangan Saina memasuki ruangan, dan masuk kedalam lift .diikuti Bram dan Lola yang mengikuti mereka dari belakang.
Lola melihat Saina dengan pandangan iri dia benar benar gak menyangka tadi melihat Bos nya bergegas mengejar Saina yang berjalan kepinggir gedung. menarik dan memeluk gadis itu didepan mereka tadi. terlihat sekali dia sangat mengkhawatir kan gadis itu tadi .lola benar benar syok dibuatnya.
Ternyata Bos nya yang terkenal cuek dingin itu bisa bersikap begitu perhatian kepada gadis itu.
padahal gadis itu gak memiliki kelebihan apa apa dibanding dia dan gadis cantik lainnya yang mengejar gejar Hans untuk mendapatkan perhatiannya.
apa lagi kalau dibandingkan dengan nona Selin atau pun Nona Sonya gadis ini tak ada apa apanya dibanding mereka .
Saina yang masih syok dengan kejadian tadi hanya diam berjalan disamping nya.
" Hans ... tiba tiba Seorang gadis cantik , datang dan langsung memeluk Hans membuat Hans melepas tangan Saina yang tadi di pegangnya.
"Aku rindu banget ..dah lama kita gak bertemu .ucap gadis itu sambil bergelanyut manja dilengan Hans .
"Hans tersenyum ," Yang bener kayaknya baru sebulan yang lalu kita bertemu. Goda Hans sambil melirik kearah Saina.
__ADS_1
"IYa kangen siapa juga yang gak kangen sama pemuda tampan ganteng kayak kamu ini.semua wanita yang melihat kamu pasti ingin bisa ada didekat kamu terus, mereka yang melihat aku bisa memeluk kamu kayak gini pasti iri pegen bisa meluk kamu juga.
Hans tersenyum,Kamu terlalu berlebihan Sonya sepertinya itu gak berlaku tuk satu wanita yang gak kangen dan gak suka ada didekat ku..
dia malah pergi meninggalkanku..
Saina melihat kearah Hans kesel , merasa tersindir.
"Pasti tu perempuan sudah gila atau sakit jiwa
meninggalkan pria baik tampan digilai banyak wanita seperti kamu.
"Pemandangan disini sangat bagus , nanti temani aku melihat lihat ya.. ucap Sonya masih berjalan sambil memegang lengan Hans.
Hans sebenarnya risih ,tapi dia membiarkan Sonya melakukannya karena ingin, melihat reaksi Saina.
"Aku lapar papa dan mamaku sudah menunggu direstoran ayo kita kesana.
"Hmm... ayo sambil tangannya yang satu meraih tangan Saina menariknya .
"Ikut ... cepat!!.. perintahnya sambil melihat tajam kearah Saina.
__ADS_1
" Bram, lola kalian ikut juga perintah Hans.