
"Ayo cepat !! "seru Hans pada Saina.
"Iya Bentar ? Sambil mengambil tas nya lalu mengikuti Hans dari belakang,keluar dari ruangan.
Lola yang melihat Bos nya keluar dengan sigap berdiri ,"Siang Pak hari ini bapak mau makan dimana?
Hans hanya berlalu tak menjawab pertanyaan Lola,
Saina yang melihat itu merasa kasihan pada Lola karena sudah diacuh kan oleh Hans.
"Hu dasar Beruang kutub, sinting gerutunya.
sambil berjalan.
"Aduh... teriak Saina ketika dia menabrak dada Hans yang Tiba-tiba Saja berhenti dan berbalik menghadap kearahnya," Dasar ....! "Saina gak jadi meneruskan kata-kata nya, karena melihat Hans sedang menatapnya tajam membuat dia merasa takut.
"Teruskan kamu mau bilang apa tadi !!."Seru Hans sambil menatap Saina tajam .
Saina menelan ludahnya, "Dasar sinting !!."ucap Saina sambil menatap balik kearah Hans.
Kepalang tanggung pikirnya ,biar saja dia marah biar dia memecatku,jadi aku gak harus mengikutinya lagi.
" Oh kamu sudah mulai berani sekarang !seru Hans sambil menarik Saina ke dalam lift. memincit tombol nya
Lalu medorong Saina kesudut,Saina mencoba melepaskan diri dari cengkraman tangan Hans tapi tenaganya kalah kuat, Dan akhirnya pasrah
Hans memcium bibir Saina dengan beringas,sampai Saina terengah engah karena gak bisa bernafas.
__ADS_1
Hans melepaskan ciumannya sambil mengigit bibir Saina.
Membuat Saina menjerit.
"Itu hukuman nya karena kamu mulai berani!.
Dan kamu akan merasakan kesintingan ku kalau kamu berani membantah lagi.
Saina terdiam matanya melotot memandang Hans.
membuat Hans gemas dan kembali mencium bibir Saina.
Saina yang pada mulanya berontak,mulai membalas ciuman Hans mereka berciuman cukup lama. Sampai lift berbunyi. barulah Hans melepaskan ciumannya.
Pintu terbuka Hans keluar ,seperti tidak terjadi apa apa.
Beberapa karyawan yang ada didepan lift memganguk memberi hormat pada Hans.
Saina cepat-cepat keluar mengikuti langkah kaki Hans. Sambil menunduk menyembunyikan wajah nya yang bersemu merah.
Hans menuju Kantin dikantor itu .
Mati aku pikir Saina kenapa juga dia mau makan disini.
Kantin yang lagi ramai dikunjungi para karyawan karena waktu nya jam makan siang.
kantin yang semula riuh dengan tawa dan canda para karyawan itu. tiba -tiba saja menjadi hening begitu melihat Hans memasuki tempat itu.
__ADS_1
Yang semula nya duduk berdiri memberi salam pada Hans.
" Selamat siang Pak ! ." Siang Pak..!
Sepanjang jalan yang dilewati Hans semua nya menyapa nya dengan Hormat.
Hans hanya diam berjalan kedepan ,
pelayan kantin dengan cepat menyambutnya .
Selamat Datang Pak silahkan , Sambil pmempersilahkan Hans duduk ,dimeja khusus untuk direktur .
Hans duduk , "sambil matanya melihat sekeliling ruangan mencari Saina.
Saina berdiri didepan pintu masuk tadi.Hans melihatnya tajam . Dan itu membuat Saina sadar cepat cepat berjalan dan duduk didepan Hans. Saina gak bisa membayangkan Andai dia menolak untuk makan disitu dia gak mau kesintingan Hans keluar,
bisa hancur dunia persilatan..( Perkantoran lage Na )
Pimpinan kantin dan pelayan Sibuk menyediakan makanan ,berbagai menu dihidangkan dimeja itu.
Hans hanya duduk diam ,sambil memainkan hp ditangannya
Saina duduk dengan sedikit tegang karena sekarang ini dia merasa semua mata melihat kearahnya.
Para karyawan yang khusus nya wanita memandang iri kepada Saina ,ada juga yang merasa heran .
mereka semua bertanya-tanya kenapa Saina berani duduk dimeja bersama Presdir..
__ADS_1
Beruntung banget...bisa dekat dengan Presdir tampan .
.