Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Indah nya cinta.


__ADS_3

Saina membuka mata nya , begitu matanya terbuka dilihatnya wajah Hans yang tertidur sambil tangan nya memeluk pinggangnya.


Saina tersenyum memandangi wajah tampan suaminya itu. dilbelainya pelan wajah tampan itu.


"Sedang tidur gini saja dia terlihat sangat tampan pikir Saina dadanya mulai berdebar debar memandangi wajah Hans yang tampan.


"Pantas saja wanita wanita itu selalu berusaha mencari perhatiannya , melihat wajah nya begini saja sudah senang apalagi kalau lihat bibir itu tersenyum ,"pikir Saina sambil memandangi bibir Hans yang berwarna merah jambu , rasanya Saina gemas ingin menggigit bibir itu.


"Sudah puas memandangi wajah tampan suamimu ini."Ucap Hans tiba tiba, sambil membuka matanya.


"Itu tadi ada nyamuk kok ,"Ucap Saina merasa malu tidak mau mengakui kalau tadi dia Sedang memandangi Hans.


Saina ingin membalikkan badan agar tidak berhadap hadapan dengan Hans.


Tapi baru saja dia mau bergerak Hans sudah memeluk tubuhnya dan menguncinya sehingga dia tak dapat bergerak.


"Mas lepasin ."Ucap Saina pelan


"Kenapa jadi gak mau nih dipandangi Suaminya ? ,kalau gak mau ya sudah lah "Ucap Hans pura pura kecewa.


"Bukan gitu ." Ucap Saina pelan.


"Lalu kenapa?"Atau mau Mas memandangi wanita wanita cantik diluar sana .."Ucap Hans tersenyum mengoda.


"Enak saja gak boleh ."Ucap Saina sambil cemberut.


"Habisnya istrinya gak mau dipandangi"Ucap Hans lagi sambil memandang Saina lekat .


"Bukan begitu ."A.aaku malu kalau Mas lihatin aku seperti itu ."Ucap Saina salting(Salah tingkah).


Ya Saina merasa malu karena dia merasa tak secantik gadis gadis yang selama ini dekat dengan Hans . Saina gak tahu kenapa Hans bisa jatuh cinta padanya bahkan terkadang dia merasa takut semua ini hanyalah mimpi.


Saina merasa tidak sepadan bila bersama Hans.


Hal inilah mengapa dia tak ingin hubungannya dengan Hans diketahui orang orang waktu itu.


Dia belum siap mendengar gosip buruk tentangnya .


Apalagi tadi siang semuanya Sudah tahu hubungannya dengan Hans .


pasti wanita wanita itu sedang membicarakan hal hal yang buruk tentang diriku."pikir Saina.


Kalau berbicara itu lihat Orangnya jangan menunduk gitu .."ucap Hans lagi.


"Aku malu mas lihatin kayak gitu ." Ucap Saina lagi.


"Kenapa harus malu ." Mas kan sudah lihat Semua.


"Seperti ini .."Ucap Hans sambil tangannya mulai menyibakkan pakaian Saina yang kancingnya sudah terbuka semua.


Ya tadi sembari berbicara ternyata tangan Hans sudah bergerilya membuka kancing baju yang dipakai Saina.


Saina terkejut."Mas..."belum sempat Saina menyelesaikan kalimatnya Hand sudah menlumat bibirnya dengan ciuman nya.


Tangan Hans pun tak tinggal diam bergerilya disekujur tubuh Saina.


Akhirnya malam itu Mereka kembali meraih manis cinta.


Maklum pengantin baru pantang dekat langsung kesetrum dah.🤣🤣🤣😊😊


"Mas ayo bangun "Ucap Saina sambil menguncang tubuh Hans pelan yang masih tidur sambil memeluk tubuh polos Saina.

__ADS_1


Ya setelah pertempuran tadi malam Meraka tertidur dengan tubuh tanpa sehelai benang pun.


Tubuh mereka hanya ditutupi selimut tebal.


Pagi istriku yang cantik "ucap Hans sambil masih menutup Matanya .


"Mas Sudah siang kalau Dokter kemari gimana?" Tanya Saina sambil berusaha melepasksn pelukan Hans pada tubuhnya.


"Mau mandi .!"Ayo kita mandi ." Ucap Hans


bangun lalu mengendong Saina kekamar mandi.


Akhirnya pagi itu mereka pun mandi bersama.


Hans memandikan Saina menyabuni tubuhnya sampai memakaikan Shampo.


tapi mandinya tetap saja pake plus plus......××××.


Yah tetap Hans menang banyak.😊😊😘


Setelah mandi Hans mengendong Saina memakaikan pakaiannya juga mengeringkan rambut Saina yang basah dengan Hair dryer.


Setelah Selesai mengurus Saina barulah dia memakai pakaiannya.


Ketika Hans sedang memakai pakaiannya ,Saina mengutipi pakaiannya dan Hans yang berserakan dilantai akibat ulah Hans tadi malam .


Hans yang melihat itu mengendong Saina mendudukannya disofa.


"Duduk manis saja disini Tuan putri , biar Hamba yang membereskan semuanya."Ucap Hans sambil membungkuk merentangkan tangannya seperti memberi Hormat.


"Saina tertawa tersenyum Bahagia melihat kelakuan Hans itu.


Hans menganti sprei dan selimut menggantinya dengan yang bersih.


Saina Hanya menonton sambil tersenyum senyum.senang melihat tingkah suaminya itu.


Setelah beres Hans mendekati Saina mengendongnya dan meletakkan tubuhnya diatas tempat tidur.


"Tuan Putri sudah bisa istirahat sekarang.


"Apakah tuan putri tidak memberikan Hamba hadiah." Ucap Hans sambil menyodorkan wajahnya .


"Saina tersenyum mencium kening dan pipi Hans lembut.


"Masih ada yang kurang ". Ucap Hans sambil memonyongksn bibirnya.


Membuat Saina tertawa geli melihatnya.


Dan akhirnya Saina mencium bibir Hans pelan.


Tapi Dasar Hans malah gak mau berhenti .


"Mas aku lapar." Ucap Saina manja sambil memegang perutnya.


"Kenapa pelayan jam segini belum ngantar makanan untuk sarapan."Ucap Hans pada Saina.


"Tu pintu kan dikunci lagipula mereka pasti takut tuh mengetuk pintu takut nanti ntar Mas marah .


Hans mengangguk membenarkan kata kata Saina.


Hans micit tombol remot untuk membuka pintu.

__ADS_1


lalu memicit bel.


Benar saja begitu pintu terbuka tampak dua pelayan sedang berdiri menunggu sambil membawa makanan.


mereka pun masuk setelah terlebih dahulu meminta izin pada Hans.


Hans mengambilkan makanan untuk Saina lalu menyuapi Saina.


"Aku bisa makan sendiri Mas.Ucap Saina karena ada seorang pelayan yang masuk untuk mengambil pakaian kotor.


"Hans tak perduli tetap menyuapi Saina .


"Mas makan juga kalau gak aku malas makan ." Ucap Saina lagi.


Hans Akhirnya makan juga disuapi oleh Saina


jadi suap suapan dah.😊😊🤣😘


"Apa kami menganggu ."Ucap Karin yang datang bersama Bram.


"Rin sini sarapan sama sama."panggil Saina senang akan kedatangan Karin.


"Masuklah "perintah Hans kepada Karin dan Bram yang hanya berdiri didepan pintu tak berani untuk masuk sebelum Hans menyuruh masuk.


"Ayo Rin sarapan ."masakan nya enak. ini aja kami dah habis dua piring ."Ucap Saina promosi.


"Ya lah makanannya berdua suap suapan lagi bikin iri aja , ."Ucap Karin keceplosan .


Baru sadar ada Hans dan Bram disana juga bukan sedang berdua saja dengan Saina.


wajah karin berubah bersemu merah ketika Hans berkata.


"Tuh Bram Karin pengen disuapin juga.


membuat Karin menjadi salting(Salab tingkah).


"Ayo biar abang suapin." goda Bram lagi kepada Karin.


"Dah Rin dah ada tu orang yang mo nyuapin, Biar ngerasain ngimana rasanya disuapin orang yang dicinta."Goda Saina sambil tertawa -tawa.


"Is Na awas Ya nanti ,"Aku gak mau temani kamu lagi."Ucap Karin sambil cemberut.


"Gitu aja pake ngambek ."Ucap Saina semakin mengoda Karin.


"Bram cepatan tuh dibujuk ntar kalau mewek Bahaya bisa tiga hari tiga malam tuh nangis bombaynya.


"Awas ya Na mentang -mentang sekarang punya deking ya."Sungut Karin cemberut.


"Iya Maafin ya cuma bercanda." ucap Saina tersenyum senang.


Akhirnya mereka sarapan bersama sambil bercanda.


.


lalu mereka pun berkata pada para pembaca :


PLEASE LIKE DAN VOTE NYA JANGAN LUPA YA.😊😊😍😍🤩😘😘🥰


MAKASIH ADE JUARIYAH DAN LAILATUL FIKRIYA


ATAS VOTE DAN DUKUNGANNYA SELAMA INI.

__ADS_1


THANKS ..🙏🏻🙏🏻🙏🏻😊😊😊😍😍


__ADS_2