
Hans Hanya menghela nafasnya mendengar semua perkataan Bu lina kepadanya.
"Sudah Ma " jangan menyalahkan orang lain karena masalah ini"ucap Dokter Cipto bijak.
"Gak pa" ini memang salah dia !!.
"Dia yang mrnyebabkan Selin nekat melakukan Hal seperti ini .
"Selama ini Selin selalu memberikan perhatian dan cintanya untuk Dia!!!
"Selin merawatnya ketika dia sakit tanpa memperdulikan kesehatannya sendiri.
"Selin memberikan seluruh cintanya kepada Laki laki yang tak punya hati ini.
"Dan setelah semua pengorbanan yang dilakukan Selin Selama ini , Dia dengan mudah nya berpaling menikahi wanita yang baru saja dikenalnya .
Tanpa memperdulikan perasaan Selin."Ucap Bu lina sambil berurai air mata menumpahkan seluruh perasaan marahnya pada Hans .
Dokter Cipto membawa istrinya masuk keruangannya ,untuk menenangkan istrinya yang masih terbakar emosinya kepada Hans, yang dianggapnya sebagai penyebab putrinya bertindak nekat.
Pak Artha menepuk bahu putra untuk memberikan dukungan kepada Hans yang terlihat sangat terpukul dengan Semua perkataan Bu lina tadi.
"Sebaiknya kau kembali keHotel , karena kalau kau masih disini bisa makin membuat suasana semakin panas.
Hans mengangguk setuju, lalu berlalu meninggalkan ruangan itu dengan langkah yang gontai.
Hans pun kembali kehotel .
Sesampainya dihotel dia tak kembali kekamarnya menemui Saina, Tapi pergi keruang kerjanya .
Dan memerintahkan kepada Bram untuk menyuruh para pengawal berjaga di luar dan tak memperbolehkan siapapun masuk keruangan itu.
Karena dia ingin Sendiri menenangkan diri.
Sementara Saina dikamar sendirian setelah Bu Hani , Sarah , dan Karin meninggalkan kamarnya .
Saina mengatakan dia tak apa apa , dan meminta mereka untuk istirahat dikamar mereka.
Saina berbaring matanya tak bisa dipejamkan pikiran nya benar benar kalut.
dan akhirnya Saina pun duduk sambil memegang Ponsel miliknya , berharap Hans menghubunginya dan memberi kabar tentang Selin.
Setelah beberapa saat memandangi ponselnya , akhirnya Saina memutuskan mengirim pesan pada Hans menanyakan keadaan Selin .
Pesan yang dikirim oleh Saina sudah terkirim tapi Hans tidak membaca apa lagi membalas pesan dari Saina tersebut ,sedangkan Saina tahu ponsel Hans sedang aktif dan sedang Online.
Ya Hans memang sedang online dan sekarang dia lagi melihat berita dimedia sosial yang terlihat disana berita tentang pernikahannya dan Saina dan berita tentang Selin yang mencoba bunuh diri.
Berita itu menjadi booming dan trending di media sosial.
Dan banyak netizen yang menghujat Hans atas kejadian itu.
"Bahkan ada yang mengatakan bahwa Saina perempuan perebut suami orang (pelakor).
Ada juga yang mengatakan bahwa Saina pasti mengunakan pelet atau guna guna untuk menjerat Hans sehingga Hans mau menikahinya.
Perempuan *******, Wanita penggoda dan banyak lagi kata kata kotor yang menyudutkan Saina .
__ADS_1
Semua komentar para netizen benar benar menyudutkan dan menyalahkan Saina dan Hans atas peristiwa percobaan bunuh diri Selin itu.
Hans benar benar pusing melihat pemberitaan yang ada di media sosial itu yang dengan cepat menyebar dan menjadi trending topik malam itu.
Sementara Saina masih menunggu balasan Pesan yang dikirimnya dengan gelisah .
untung saja Saina tak membuka aflikasi media sosial miliknya .
kalau sampai dia membacanya pasti dia sangat terpukul dengan pemberitaan dan komentar yang buruk tentang dirinya yang tersebar diberbagai media sosisl ditanah air saat ini.
"Pasti Hans sedang sibuk sekarang ini mengurus pengobatan Selin.
Semoga Selin bisa selamat dan tidak terjadi sesuatu yang buruk padanya."Doa Saina dalam hati .
Akhirnya Saina pun tertidur sambil masih memegang Ponsel miliknya, karena dia berharap Hans membalas pesan nya atau menelponnya untuk mengabarinya tentang Selin.
*******
Saina memandang kosong keluar kamar miliknya yang terletak dilantai dua rumah yang bak istana milik keluarga Artha.
Yah Sudah seminggu sejak kejadian itu , Keesokan hari nya dia dibawa kerumah keluarga Artha.
Dia di perlakukan bak seorang putri yang kerjanya hanya makan tidur saja.
Bu Hani dan oma Anita memperlakukannya dengan sangat baik dan terlihat menyayangi Saina.
Sedangkan Karin ,Nek Sri dan Bi Darmi kembali ke Medan dua Hari yang lalu.
Karena Nenek gak bisa meninggalkan rumahnya lama lama, makanya dia meminta izin untuk kembali pulang , Karena dia tak terbiasa juga tinggal disana hanya makan tidur saja karena dia sudah biasa bekerja dirumah dan itu menyebabkan badan nya sakit semua karena tak bergerak seperti biasanya .
Tapi Nek Anita meminta Agar Andra bisa tinggal bersama mereka ,agar Andra bisa belajar menjalankan bisnis keluarga kelak dibawah bimbingan Pak Artha sendiri sebagai Om nya.
Saina juga merasa tak percaya ketika mendengar cerita tentang Andra yang ternyata adalah sepupu Hans anak dari adik nya Pak Artha.
Ya Saina dan Andra juga merupakan Saudara sepupu
karena Andra adalah anak dari Sandra adik ibunya.
tapi Saina sudah menganggap Andra seperti adik kandungnya sendiri .
Karena ketika dia kecil Sandralah yang sudah merawat dan menyayanginya karena kedua orang tuanya sudah tiada.
Dalam suatu kecelakaan mobil waktu itu.
dan Hanya Saina yang ketika itu berumur 5 tahun yang selamat .
Hans setiap Hari pulang pagi mandi Sebentar lalu pergi kekantor lagi .
karena Hans meminta izin Kepada Saina untuk mengizinkannya merawat Selin selama dia sakit untuk menebus rasa bersalahnya. dan Agar Selin bisa lebih tenang .
Karena sekarang ini emosi Selin sangat labil, Dia ingin Hans menemaninya.karena dia merasa tak bisa jauh dari Hans.
Dan setelah berkonsultasi dengan Dokter ahli seorang Psikiater yang menangani kondisi kejiwaan Selin, Psikiater itu menyarankan agar jangan membuat Selin Stres karena kondisi kejiwaannya yang lagi terguncang.
Dan Selin selalu merasa nyaman dan tenang kalau ada Hans didekatnya.
Dan Dokter Cipto dan Istrinya memohon kepada Hans dan Saina , agar Saina mau mengizinkan Hans untuk menemani putri mereka selama masa perawatan sampai Selin dinyatakan sembuh.
__ADS_1
Dan Saina tak bisa menolak permintaan itu . karena dia juga merasa bersalah karena dia juga yang menyebabkan Selin menjadi seperti itu.
Walaupun ada rasa sakit didadanya setiap kali melepaskan Hans pergi untuk menemani Selin.
Tapi dia mencoba menahan perasaan itu ..semua.
Karena tidak mau membebani Hans dengan perasaannya itu.
karena dia tahu Hans sangat terpukul dan menderita karena merasa berdosa dan bersalah kepada Selin.
Dan Saina lah yang harus mengorbankan perasaannya.
Wanita mana yang rela membiarkan suaminya bersama wanita lain.Jauh dilubuk hatinya Saina tak rela melepaskan Hans.
Dan sepanjang malam Saina hanya bisa menangis dikamarnya .
Akan tetapi dihadapan Hans dan keluarganya Saina selalu ceria dan tersenyum menutupi kesedihannya.
SEMUA KARENA CINTA..
SEMUA KARENA CINTA
😊😊😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻
SEBELUM MATAHARI TENGGELAM
UNTAIAN DOA KU PANJATKAN
UNTUKKU DAN KALIAN SEMUA
PARA READER TERCINTA
SEMOGA KITA SEMUA
SELALU BERADA DALAM LINDUNGANNYA
DAN SELALU DIBERI KAN KESEHATAN
DAN REZEKI YANG MELIMPAH
SELAMAT MENYAMBUT HARI RAYA IDUL ADHA
BAGI YANG MERAYAKANNYA
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
AWALI HARI KURBANMU
DENGAN SENYUMAN DAN KEBAHAGIAAN
LAYAKNYA KEBAHAGIAN MEREKA YANG
MENERIMA PEMBERIAN DARIMU.
SEMOGA KURBANMU BERKAH
🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻😍😍😍😍😍🥰🥰🥰☺☺☺☺
__ADS_1