
"Apa ....!," Keluar kota maksudnya gimana?
" Gak .. gak bisa aku gak bisa ikut. "Seru Saina panik.
"Hans membuka mata nya menatap Saina tajam, bukan nya tadi kau sudah membaca apa saja tugas dan peraturan menjadi seorang Asisten pribadiku.
"Malam ini ada pertemuan dengan klien dari Singapura dan dia ingin melihat langsung lokasi tempat wisata yang akan kita bangun disana .
" Tapi aku belum ada persiapan apa - apa !. lagi pula Nenek pasti khawatir kalau aku gak pulang beberapa hari .
" Pak kita kerumah nona yang cerewet ini sebentar !.
Ucap Hans ,sambil kembali memejamkan matanya.
" Baik Tuan...!.ucap pak supir berbelok arah menuju rumah Saina.
Saina gak bisa ngomong apa-apa lagi .Dasar sinting gerutunya! ,seenaknya saja.sambil melihat Hans yang sudah memejamkan mata nya kembali.
Tiba- tiba mobil berhenti ." Nona ..! " Kita sudah sampai ,"ucap pak supir hormat.
Saina terkejut dilihatnya keluar ,memang benar mereka sekarang berada didepan rumahnya.
Dia heran bagaimana bisa supir itu tahu rumahnya.
__ADS_1
Saina gak tahu bahwa tadi pagi supir itu sudah kerumahnya bersama Hans mengikuti Saina pergi kerja diantar oleh Andra, sampai kekantor.
Saina turun dari mobil ,lalumengetuk pintu sambil mengucapkan salam.
" Assalammuaikum... Nek.!."Nek buka pintu ini Na Nek.
" Waalaikum salam...! pintu pun terbuka
"Sudah pulang kerja Na kok cepat sekali ?" Saina masuk menuju kamarnya diikuti oleh Neneknya yang memandangnya heran .
"Nek ,Na mau pergi keluar kota bersama bos dan teman kerja Na . karena ada pertemuan dengan rekan bisnis bos dari luar negeri disana.
" Na gak bisa lama-lama karena bos Na sudah menunggu diluar ,karena kami harus berangkat sekarang karena nanti malam harus rapat lagi.
Lalu keluar kamar dia terkejut ketika melihat Hans sudah ada didepan pintu.
"Assalammuaikum ...!" Boleh saya masuk ?
"Waalaikum salam!" Silahkan masuk !," Anak muda ini siapa ?" Teman kerjanya Saina ya ? tanya nenek dengan ramah.
Hans masuk memyalami Nenek Saina mencium hormat tangan tua itu.
Nenek sangat senang melihat Hans .
__ADS_1
" Iya Nek saya Hans teman kerjanya Saina. sahutnya sambil tersenyum ramah. membuat Saina tekejut tak percaya . Ternyata bisa juga buaya darat ini bersikap sopan dan sangat manis begitu kepada orang lain.
"Oh jadi kalian benar akan keluar kota hari ini? tanya Nenek ."Benar Nek karena ada proyek baru yang akan dikerjakan disana .
"Nenek jangan khawatir saya akan menjaga cucu Nenek yang cerewet itu nanti disana . dan saya akan mengantarkan nya kembali kepada Nenek dengan selamat.ucap Hans sambil memegang tangan Nenek Saina untuk menyakin kan wanita tua itu.
" Terima kasih karena sudah mau menjaga cucu Nenek.
"Nenek titip Saina ya nak ,tolong jaga dia.
Saina gak pernah cerita punya teman kerja setampan dan sebaik anak ini ,Siapa tadi namanya Na ?"Nenek lupa tanya Nenek kepada Saina.
Saina yang dari tadi hanya bisa begong menyaksikan keakraban Neneknya dan Hans.
" Hans Nek...! jawabnya .
" Maaf Nek kami harus berangkat sekarang gak bisa lama- lama . seru Hans sambil bersalaman berpamitan pada Nenek Saina.
Saina memeluk Neneknya ,mencium pipi tua itu .
"Na pergi dulu Nek!. pamitnya.
"Ya hati hati dijalan! .pesan Nenek sambil melambaikan tangan nya kepada mereka yang berjalan memasuki mobil.
__ADS_1
Pak supir membantu Saina memasukkan barang nya kedalam bagasi mobil.