Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Bidadari Surga ku..


__ADS_3

Saina mau menjemput Karin dikamarnya tapi Karin sudah lebih dulu turun ketempat acara sedang berlangsung .


Akhirnya Saina pun ke tempat acara dengan di bantu para perias dan seorang pegawai Hotel .


Sesampainya dibawah Pegawai Hotel membawa mereka ketaman yang ada didalam Hotel itu karena acaranya di adakan secara Out Dor konsepnya seperti pesta dikebun bunga.


Memasuki tempat acara Saina tersenyum melihat Karin berdiri menunggunya


Karin terlihat memakai gaun panjang berwarna putih dengan kombinasi warna biru muda dan membawa keranjang berisi bunga ditangannya.


dia juga terlihat sangat cantik seperti seorang putri


"Apa Acaranya Sudah dimulai Rin ?"tanya Saina kepada Karin .


"Ya ini mau dimulai tinggal nunggu Sarah datang saja ."Ucap Karin .


"Kau terlihat cantik sekali Na ."Ucap Karin memandang Kagum pada Saina.


"Kau juga cantik seperti seorang putri ."Puji Saina pada Karin.


"Itu Sarah sudah Sampai ."Ucap Karin Kepada Saina


Terlihat Sarah sedang berjalan dibantu seorang perias menuju Kearah Saina dan Karin.


Sarah tersenyum memeluk Saina dan Karin.


kini mereka seperti tiga orang putri Bunga .


Sarah membawa sebuah keranjang bunga juga dan sebuah buket bunga dan pakaian yang dipakainya sama dengan Karin.


Mereka berpelukan dan terlihat sangat bahagia sekali.


"Hadirin semuanya diharap untuk berdiri menyambut kedatangan pengantin wanita kita ."Terdengar Suara Mc pembawa Acara memberitahukan bahwa pengantin Wanita akan memasuki ke tempat diadakan nya acara.


Saina ,Karin dan Sarah pun melepaskan pelukan mereka dan bersiap siap untuk mrmasuki lokasi acara.


Seorang EO terlihat sedang mengatur dan memberi Aba aba kepada Anak buahnya lalu mendekati Saina , Karin dan Sarah berada.


Dia tersenyum kepada Saina lalu memyuruh Saina untuk berdiri ditempat yang sudah diaturnya


lalu Karin berdiri disamping kiri Saina sedangkan Sarah berdiri disamping kanan Saina .


Sarah menyerahkan buket bunga untuk dipegang Saina.


lalu pun mengandeng Saina, begitu pula Karin mengandeng Saina disebelah nya lagi.


Kini Saina berada ditengah tengah antara Karin dan Sarah.


Saina menatap bingung pada Karin dan Sarah yang tersenyum mengajak Saina untuk berjalan menuju lokasi Acara.


"Rin ,Rah kok seperti ini? ." Tanya Saina bingung melihat kearah dua Sahabatnya itu .meminta penjelasan.


Tapi Karin dan Sarah hanya tersenyum tak menjawab pertanyaan Saina malah mereka mengandeng Saina mengajaknya terus berjalan pelan .


Saina Akhirnya menyadari baju Karin dan Sarah sama dan sekarang mereka berjalan mengafit dirinya


menuju ke depan.


Saina memandang kedepan terlihat taman itu penuh dengan bunga berwarna putih "Sepanjang jalan yang mereka lewati terbentang karpet merah dengan rangkaian bunga bunga disepanjang jalan nya.


terdengar Musik mengalun dan terdengar seorang sedang menyanyikan lagu menyambut kedatangan mereka.


SETIAP MANUSIA


PUNYA RASA CINTA


YANG MESTI DI JAGA


KESUCIANNYA


NAMUN ADA KALA


INSAN TAK BERDAYA

__ADS_1


SAAT DUSTA


MAMPIR BERTAHTA


KU INGIN DIA


YANG PUNYA SETIA


DAN MAMPU MENJAGA


KEMURNIANNYA


SAAT KUTAK ADA


KU JAUH DARI NYA


AMANAH PUN


JADI PENJAGANYA


HADIRMU TEMPAT BERLINDUNGKU


DARI KEJAHATAN SYAWATKU


TUHANKU MERESTUI ITU


DI JADIKAN ENGKAU ISTRIKU


 


ENGKAULAH BIDADARI SURGAKU


 


TIADA YANG MEMAHAMI


SGALA KEKURANGAN KU


BIDADARIKU


MAAFKAN LAH AKU


DENGAN KEBODOHANKU


YANG TAK BISA


MEMBIMBING DIRIMU


HADIRMU TEMPAT BERLINDUNGKU


DARI KEJAHATAN SYAHWATKU


TUHANKU MERESTUI ITU


DI JADIKAN ENGKAU ISTRIKU


 


ENGKAU LAH BIDADARI SURGAKU


 


ENGKAU LAH BIDADARI SURGAKU


 


\#\#BIDADARI SURGA \#\#


 


# BY...UJE...##


Saina menatap tak percaya, Hans terlihat sedang bernyanyi sambil berjalan menuju kearahnya.

__ADS_1


Hans meraih Jemari Saina yang masih menatapnya dengan mata yang berkaca kaca .


Hans mencium jemari Saina sambil tetap bernyanyi dan menatap Saina penuh rasa cinta.


ENGKAU LAH BIDADARI SURGAKU


Hans mengakhiri lagunya.


Saina tak kuasa menahan air matanya yang jatuh bersamaan Hans memeluk nya ,lalu menghapus air mata Saina dengan lembut.


Saina tak bisa berkata kata lagi Ketika Hans mengandengnya menuju pelaminan.


disana terlihat seluruh keluarga sedang menunggu menyaksikan mereka berdua.


Hans pun membawa Saina untuk sungkem kepada kedua orang tuanya yang terlihat sangat bahagia menyaksikan kebahagian putranya itu.


Bu Hani memeluk Saina sambil berkata.


"Maaf kan Mama waktu itu sudah memisahkan kalian berdua,"Ucap Bu Hani berbisik kepada Saina sambil menangis.


"Gak Mama gak salah gak perlu minta Maaf ,Ucap Saina yang masih dipeluk oleh Bu Hani.


Bu Hani melepaskan pelukannya sekarang Saina pun sungkeman memohon restu pada Pak Artha Ayah dari Hans.


Pak Artha terlihat sangat terharu memeluk Hans dan memberikan kata nasehat kepada Hans dan Saina.


Sekarang Saina sungkeman kepada Neneknya yang duduk didampingi seorang wanita tua juga yang Saina kenali sebagai Nenek Hans .


"Nek Sri menangis memeluk cucu nya itu, dia sama sekali gak menyangka bahwa hari ini adalah pesta resepsi untuk Saina dan Hans.


Dia merasa bersyukur karena cucunya mendapatkan suami seperti Hans yang sangat mencintainya.


Ya tadi malam Hans datang bersama kedua orang tua nya dan juga oma nya menemui Nek Sri dan Bi Darmi juga Andra.


Hans menceritakan semua tentang pernikahannya dengan Saina waktu itu.


Dan meminta maaf dan Hans memohon agar Nek Sri merestui pernikahan mereka.


Pak Arthapun ikut bicara memohon agar Nek Sri merestui hubungan Hans dan Saina.


Nek Sri pun menganguk setuju sambil menangis bahagia karena ternyata cucunya sudah menemukan jodohnya.


Sementara itu Oma anita Nenek nya Hans terus menatap wajah Andra dengan pandangan tak percaya menatap sendu kepada Andra seakan ingin memeluk pemuda itu.


"Boleh saya memelukmu Nak ,"Ucap Oma Anita kepada Andra yang duduk didekat nya.


Andra dan yang lainnya terkejut dan merasa heran dengan permintaan Oma Anita yang tiba tiba itu.


Andrapun Hanya bisa menganguk membiarkan oma Anita memeluknya sambilmenangis pilu.


"Atta Mama kangen sekali Nak ,"Ucap Oma anita sambil memeluk Andra.


Pak Artha dan Bu Hani juga Hans terperanjat mendengar kata kata Oma Anita.


"Ma itu bukan Atta Ma ,Ikhlaskan dia ,dia sudah tenang disana Ma."ucap Pak Artha sambil berusaha menyadarkan Bu Anita yang masih memeluk Andra sambil terus menangis.


"Dia Atta Ar, Lihat wajahnya harum tubuhnya juga sama Ar, Dia Atta Ar."Ucap Oma Anita sambil masih memeluk Andra dengan erat seakan tak ingin melepaskannya.


Andra hanya bisa menatap bingung dengan apa yang dilakukan Oma Anita kepadanya.


Pak Artha melihat Wajah Andra , Memang wajah Andra Sangat mirip dengan wajah adiknya waktu muda Atta yang sudah meninggal 19 tahun yang lalu.


Ya wajah Andra dan Atta bak pinang dibelah dua sangat mirip.


itu terlihat ketika Pak Artha mengeluarkan sebuah foto dari dompetnya dan menunjukkannya pada Hans dan Andra.


Andra memandang foto itu tak percaya ,karena orang yang ada didalam foto itu benar benar sangat mirip wajahnya dengannya


Nek Sri melihat foto yang dipegang Andra sambil menangis sedih .


Dia pun mengeluarkan dompet dari tasnya dan mengeluarkan sebuah foto dari dompetnya itu.Dan menyerahkan foto itu pada Pak Artha.


Terlihat disana foto seorang gadis dengan seorang lelaki yang sangat mirip dengan Andra.

__ADS_1


__ADS_2