
Hans mencium kening,mata ,pipi, dan bibir Saina mesra.mereka berciuman lama mengeluarkan semua rasa dihati. Dan malam itu menjadi malam yang indah.Mereka kembali mereguk manisnya cinta,
semua melebur jadi satu seperti tubuh dan hati mereka.
Saina membuka matanya, berlahan dipindahkan tangan Hans yg memeluk tubuhnya .
Tapi baru saja terlepas tubuhnya kembali ditarik oleh Hans .
"Hm ..mau kemana ?"tanya Hans sambil mempererat pelukannya membuat Saina gak bisa bergerak karena tubuhnya berada dalam dekapan Hans.
"Sudah pagi ,Aku mau mandi mas." Ucap Saina pelan sambil mencium aroma tubuh suaminya yang membuatnya merasa nyaman dan ingin terus berada dalam pelukannya.
"Aduh aku gak boleh terlena begini."pikir Saina
" Mas yok bangun mas."ucap saina lembut sambil membelai wajah suami nya .
"Hm.. Hans mengguman pelan tapi tetap dengan mata tertutup dan masih memeluk tubuh Saina.
"Ahk...... "Hans membuka mata.
Memandang gemas pada Saina yg tersenyum senyum jahil karena berhasil membuat Hans membuka matanya.Karena tadi Saina memicit hidungnya sambil mencium bibirnya.
"Maaf terpaksa , biar bangun ..dari tadi dibangunin gak mau bangun."ucap Saina sambil tersenyum .
Hans menindih Saina memandangnya gemas lalu mencium balik bibir Saina ,********** lama sampai saina terengah engah karena gak bisa bernafas.
__ADS_1
"Sekarang kau harus tanggung resikonya karena sudah membangunkan yang lagi tidur."ucap Hans tersenyum jahil .
Sambil kembali mencumbui Saina .menuntaskan Hasrat yang kembali membara dipagi itu.
Saina hanya bisa pasrah menerima dan menikmati semua yang dilakukan Hans pada tubuhnya.
sampai akhirnya Saina menjerit tertahan ketika Hans kembali memasuki tubuhnya.
mereka kembali merasakan nikmatnya bercinta.
"Terima kasih Sayang"Ucap Hans sambil mencium kening Saina mesra sambil kembali memeluk tubuh wanita itu seakan tak ingin melepaskannya.
"Hmm . ..Sudah pagi , Mas mandi dan cepat keluar dari sini , nanti kalau ada yang melihat kita berada dikamar yang sama ntar bisa jadi gosip .
"Kenapa harus takut biarkan saja mereka tahu."Ucap Hans sambil memainkan rambut Saina.
Aku belum siap menghadapi gosip jelek kayak gitu mas." ucap Saina sambil cemberut menatap Hans.
"Hmm...Aku mau lihat siapa orang yang berani berbicara hal jelek tentang istriku, berarti mereka sudah siap untuk kehilangan pekerjaannya."ucap Hans sambil menciumi puncak kepala Saina.
"Jangan begitu!" Aku gak mau gara gara aku ada yang kehilangan pekerjaannya, apalagi sekarang ini orang susah untuk mendapatkan pekerjaan.
"Mas harus janji jangan sembarangan memecat orang hanya karena kesalahan yang kecil.
karena bisa saja mereka sangat membutuhkan pekerjaan itu untuk menghidupi ,membiayai keluarga mereka.kalau Mas memecat mereka mas akan membuat satu keluarga menderita."Saina terus bicara panjang lebar.membuat Hans gemas dan kembali ******* bibir Saina agar berhenti menceramahinya.
__ADS_1
Saina mendorong tubuh Hans dan berhasil melepaskan tubuhnya dari pelukan suaminya itu setelah dia mengigit bibir Hans yg sedang ******* bibirnya , membuat Hans melepaskan ciumannya .
Saina turun dari ranjang dan berlari memasuki kamar mandi dan menguncinya dari dalam
Hans mengejarnya tapi terlambat Saina sudah mengunci pintu kamar mandinya
"Sayang buka dong Aku mau mandi juga !" bujuk Hans dari luar berharap Saina mau membukakan pintu.
"Gak mau , Mas mandi dikamar Mas sana!.
"Pokoknya mas harus pergi , aku gak mau digosipin
Aku belum siap menghadapi wanita wanita pengagum Mas yang banyak diluar sana.
"Aku bingung harus bagaimana,Semuanya seperti mimpi.
"Aku masih butuh waktu menyakinkan diri bahwa semua ini bukan mimpi.
"Aku takut mas ...! " Aku takut ntar membuatmu malu , karena aku merasa gak sepadan denganmu.
"Jadi Aku mau Mas jangan memberitahukan dulu hubungan kita. sampai aku benar benar merasa siap.
kalau tidak aku gak mau memaafkan Mas.
"Hmm.Baiklah kalau itu mau mu ,Tapi buka pintunya dong Sayang ." Bujuk Hans pelan.
__ADS_1
"Gak mau !"kalau kubuka ntar Yang ada Mas gak keluar -luar dari sini."sahut Saina dari dalam.
"Ya sudah mas pergi dulu ya sampai nanti"ucap Hans sambil memunguti pakaian nya dilantai lalu memakainya dan bersiap siap keluar kamar.