Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Dimana koperku ..


__ADS_3

Setelah puas melihat lihat sekeliling kamar, Saina


membuka lemari mau mengganti piyama mandi yang dipakainya dengan pakaian tidurnya.


Saina terkejut begitu membuka lemari, disana sudah tergantung beberapa gaun dan baju kerja yang sempat dicoba nya dibutik tadi disiang.


"Baju baju ini kenapa ada disini , semua ini pasti Hans yang membelinya..


dibukanya lagi laci laci di lemari itu..


semua sudah terisi pakaian dalam lengkap aksesoris sepatu ,tas,dan ada juga lingerie dengan berbagai warna dan model. dan itu semua barang baru dan bermerek.


Saina mencari barang barang yang dibawa nya tadi tapi dia tidak menemukannya.


Dimana mereka menaruh nya ya..


dicarinya keseluruh ruangan tapi dia tidak menemukan koper miliknya itu..


"Aduh bagaimana ini masak iya aku pakai lingerie tuk tidur. mana dingin lagi disini..


apa ditaruh diatas lemari ya..


" Hm.. Mungkin juga tuh. pasti mereka menaruhnya diatas lemari.. tinggal itu yang belum aku lihat..


" Lemarinya tinggi lagi ...


Saina menarik bangku yang ada di meja rias meletakkannya didepan lemari ..


lalu dia naik keatasnya..


dan mulai menjangkau bagian atas lemari meraba keatas nya tapi tangannya masih kurang panjang jadi hanya bisa menjangkau pinggiran lemari saja..


dia tetap mencoba meraba dengan cara menjinjit agar bisa menjangkau lebih jauh lagi..


tapi tiba tiba bangku yang dipijaknya terjatuh dan kini dia bergelantungan di lemari..

__ADS_1


" Aduh gimana ini.. kok bangkunya jatuh gitu.. aku harus lompat ni kalau tidak bisa bisa lemari ini roboh nanti..


dipejamkannya matanya, lalu mulai melepaskan pegangannya ..


"Aa... kok gak sakit nya .. jatuhnya...


Dibukanya matanya ...


" kok kamu bisa ada disini .?


tanyanya bingung...


Karena sekarang dia ada dalam gendongan Hans ..


itu kenapa jatuhnya gak sakit...


Dilihatnya pintu kamar masih tertutup rapat lalu dari mana tu laki laki bisa masuk kemari.


" Hans turunkan aku.. sambil tangannya menutupi dadanya karena piyama yang dipakainya talinya terlepas sehingga bagian dada terbuka mana Saina belum memakai pakaian dalam lagi..


Saina kesal menggigit gemas bahu pria itu..


sambil tangannya memukuli dada Hans gemas..


Akhirnya Hans melemparkan nya keatas tempat tidur..


dan sekarang seluruh tubuhnya terekspos dengan bebas karena piyama itu terbuka sehingga seluruh tubuh nya terlihat jelas ..


Saina tersadar tangannya dengan cepat menarik selimut untuk menutupi tubuhnya..


Wajahnya merah karena malu ...


Bagaimana kau bisa masuk kemari...?.


Hans tersenyum berjalan lalu naik ketempat tidur mendekati Saina..

__ADS_1


"Jangan mendekat... ! ucap Saina sambil bersembunyi dibalik selimut..


"Hm.. gadis ini harus diberi pelajaran ..


ucap Hans dalam hati..


Saina membuka selimut yang menutupi wajahnya..


karena dia merasa sesak ..


"Hans.. mm.........Saina gak sempat membuka mulutnya karena Hans sudah lebih dulu ******* bibirnya...


membuat saina gelagapan ...hampir kehabisan nafas


Hans melepaskan ciumannya memberi kesempatan saina untuk bernafas.


" Hans ... .. kamu...


"ah ..Saina mendesah .. gak kuasa menahan Hans menciumi leher jenjang miliknya yang masih terdapat tanda merah karena perbuatan Hans tadi tadi siang didalam Mobil..


Hans terus menciumi leher saina menambah tanda merah dileher gadis itu..


lalu tangannya menarik selimut yang menutupi tubuh Saina melemparkannya kebawah..


terlihatlah tubuh polos gadis itu...


membuat Hans tak bisa lagi menahan diri ..


diciuminya dua gunung kembar yang menonjol menantang itu.. diremas nya dihisap..


membuat Saina mengelinjang bak cacing kepanasan..


di cengkramnya rambut Hans yang sedang mempermainkan payudaranya. .


" Hans .... ah ..ah......

__ADS_1


..


__ADS_2