
Hans Marah besar ,semua anak buahnya dikerahkan untuk mencari Saina.
Semua usaha sudah dilakukan bahkan dengan melacak Gps Ponsel Saina . karena Ponsel sedang tidak aktif.
Dan terakhir kali ponsel Saina aktif disekitar daerah pasar itu.
Tengah malam Hans kembali kerumah dengan wajah yang kusut .
Bu hani menunggu dengan cemas di depan pintu.
"Bagaimana Hans , Saina sudah ditemukan "tanya Bu Hani dengan wajah cemas.
Hans hanya menggeleng kalut , masuk kedalam rumah.
Diruang tengah Hans berpapasan dengan Bu lina.
"Apa yang terjadi Nak Hans?" Tanyanya kepada Hans.
"Hans hanya menghela nafasnya, lalu berjalan begitu saja meninggalkan Bu lina tanpa menjawab pertanyaannya.
Hans memasuki kamar nya, duduk dipinggir tempat tidur dengan perasaan yang kalut.
Tadi dia sudah memeriksa selutuh kawasan pasar untuk melacak keberadaan Saina tapi tetap tak membuahkan hasil.
Hans menolak usulan salah satu anak buahnya untuk mencari Saina melalui media sosial. karena takut nanti malah mengundang orang yang berniat jahat.
Ketika melihat Cctv dipasar itu Hans menemukan ada seorang wanita yang terlihat mirip dengan Saina walaupun berpakaian berbeda .
wanita itu mengenakan celana jeans biru dengan memakai blues warna biru muda, membawa tas dan bungkusan didlm plastik hitam.wanita mengikat rambutnya. dan memakai kaca mata hitam.
walau wajahnya tak terlihat dengan jelas karena terlihat dari samping , cuma naluri Hans mengatakan bahwa itu Saina.
Karena hal itulah Hans tak ingin menyebarkan berita ini di media karena tak mau membuat nyawa Saina terancam nantinya.
Hans meremas rambutnya.
kenapa kau lakukan ini lagi Na ,kenapa?"Ucap Hans sambil menahan amarahnya
Ketika Hans menghempaskan tangannya diatas tempat tidur tangannya menyentuh sesuatu yang terletak tepat di samping dekat dia sedang duduk.
Dilihatnya ada sebuah kotak cincin dan di bawah nya terdapat sebuah amplop berisi surat.
Hans mengambil kotak cincin itu lalu mengambil amplop yang ada dibawahnya , lalu dengan tangan bergetar dibukanya amplop itu.
Assalammualaikum Mas.
Ketika Mas membaca surat ini berarti aku sudah pergi dari kehidupan mas.
Dulu aku pernah berjanji untuk selalu bersama Mas.
tapi kenyataannya sekarang aku harus pergi dan jauh dari dirimu.
bukan hati ini tak lagi mencinta bukan pula karena ada yang lain.
Setiap pertemuan pasti ada perpisahan .
Karena tak ada yang abadi di kehidupan ini.
perpisahan ini memang menyakitkan tapi yakinlah akan ada kebahagian yang datang dikemudian hari nanti.
terima kasih sudah memberikan warna dalam hidupku dengan rasa cinta dan sayangmu padaku.
Dan semua itu akan selalu kusimpan dalam ruang khusus direlung hatiku.
perasaan itu seperti kaca yang dengan mudah bisa pecah atau tergores.
Dan itu kan mudah untuk mengembalikannya menjadi utuh kembali.
Selamat tinggal tinggal Mas Semoga kau temukan
kebahagianmu bersama Selin .
Aku tak pernah meminta harta atau pun dunia dengan segala isinya.
Yang kuinginkan hanya satu bisa memilikimu dan aku tak sanggup tuk berbagi dirimu dengan wanita lain.
__ADS_1
Tapi besok kau akan menikahi selin.
Tanpa meminta pendapatku terlebih dulu.
Aku gak tahu kenapa kau melakukannya.
Yang aku tahu aku gak mungkin bisa melihatmu bermesraan dengan wanita lain didepanku .
seperti waktu itu.
kalian berdua terlihat bahagia berada ditaman itu.
Dadaku terasa sakit bila melihat Mas bersama Selin.
walaupun aku tahu Mas melakukan itu karena merasa bersalah dan berdosa pada Selin.
Tapi tetap saja hatiku tak mau mengerti, hati ini terasa sakit membayangkan kau bersama Selin.
Aku juga gak mau membuat Mas terus terusan dalam dilema memikirkan tentangku dan Selin.
Akhirnya aku memutuskan untuk pergi jauh dari Mas agar Mas bisa menjadi suami yang baik untuk Selin.
kalau mas menikah dan tak melakukan kewajiban Mas sebagai suami kepada Selin, Mas akan berdosa besar karena tidak melakukan kewajiban Mas sebagai suami padanya.
karena pernikahan itu sesuatu yang sakral bukan untuk dipermainkan.
Bahagiakan dan cintailah Selin seperti mas mencintaiku.
Mungkin kalau kita tak bertemu Mas pasti bisa mencintai Selin.
Aku hanyalah penghalang kebahagian kalian.
Jangan mencariku , Anggaplah kita tak pernah bertemu.
Tolong jaga Andra dan Nenek untuk ku
mungkin aku tak kan menemui mereka dalam waktu yang lama.
Tolong jangan sampai Nenek mengetahui tentang Hal ini, aku tak ingin membuatnya bersedih memikirkanku.
Jangan khawatirkan aku .
Aku akan Menwujudkan mimpiku selama ini.
Aku ingin menjadi wanita yang kuat agar bisa membantu orang orang yang lemah.
Aku ingin selalu memberikan kebahagian untuk semua orang.
Aku tak ingin menjadi penghalang untuk kebahagian Mas dan Selin.
Semoga Mas dan Selin bisa hidup berbahagia.
Semoga mas bisa mengerti kenapa aku memilih untuk pergi meninggalkan Mas.
Berjanjilah untuk selalu hidup dengan baik.
jaga kesehatan Mas Selalu.
Salam sayangku untuk Mama , Papa dan Oma
maafkan aku gak bisa menjadi menantu yang baik
untuk kalian semua.
semoga kebahagian selalu bersama mereka
Dari yang selalu mencintaimu
Saina Namira
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
***********
Hans membaca surat Saina itu sambil menangis
Menjerit memanggil nama Saina.
"Akh..... Saina.....!!!
"Ada Apa ?"Apa yang terjadi ? "Tanya Bu Hani panik karena mendengar jeritan Hans.
Bu Hani memeluk Hans, untuk menenangkan putranya itu .
Sementara itu semua orang yang ada dirumah itu datang masuk untuk melihat apa yang sudah terjadi.
Bu Hani mengambil surat yang dipegang oleh Hans membacanya .
Airmatanya pun jatuh membaca Surat yang ditulis Saina itu.
Andra yang ada disitu pun ikut membaca surat Saina itu.
Andra juga menangis sedih membaca surat itu.
Dan akhirnya semua orang yang ada disitu semuanya menangis sedih .
termasuk Bu lina yang merasa sangat bersalah karena merasa dia juga yang secara tak langsung sudah mendorong Saina untuk melakukan Hal ini karena permintaan nya waktu itu.
Sebenarnya Bu lina tak pernah ingin Saina pergi.
ini diluar dari perkiraannya .
Dia hanya ingin Saina mengizinkan Hans menikahi Selin . Dan nantinya Selin hanya jadi istri kedua dari Hans.
Bu lina beranggapan Saina bisa menerima dan mau di poligami.
"Tolong tinggalkan Hans sendiri Ma"Ucap Hans pada Bu Hani setelah dia bisa menguasai dirinya lagi.
"Mama tinggal dulu, Bersabarlah kita pasti menemukan Saina "Ucap Bu Hani memberi kata semangat kepada Hans.
Bu Hani mengajak yang lainnya untuk keluar dan meletakkan Surat yang di tulis Saina di samping Hans.
Hans Berbaring di tempat tidur sambil memeluk Surat yang ditulis Saina.
Dia memeluk surat itu dan membayangkan bahwa dia sedang memeluk Saina.
Sampai Akhirnya Hans pun tertidur.
Dan Hans bermimpi.
Melihat Saina disebuah taman bunga yang indah.
Saina memakai baju putih dikelilingi anak anak kecil yang lucu.
Anak anak itu berlari mengelilingi Saina dan mereka tertawa bersama.
Saina terlihat tertawa bahagia lalu terlihat Saina dan anak anak itu sedang mengayun seorang bayi nan tampan .
Saina lalu mengendong bayi itu dan semua anak anak itupun mengelilingi Saina.
Sehingga Hans tak bisa melihat Saina karena tubuh Saina tertutup oleh oleh tubuh anak anak yang mengelilinginya itu.
Hans berusaha mendekati mereka tapi tiba tiba saja Hans pun terbangun dari mimpinya itu.
End Tamat.
TERIMA KASIH UNTUK DUKUNGAN DAN KRISAN NYA SELAMA INI
TERUTAMA UNTUK PARA PEMBACA SETIAKU .
ADE JUARIYAH
LAILATUL FIKRIYA
AYAH ADDAD
YANG SELALU MEMBERI KOMENTAR POSITIF SELAMA INI.
Dan juga untuk pembaca yang lainnya yang sudah mau membaca dan memberikan like dan votenya selama ini.
Sampai Jumpa lagi 😊😊😊😊😊
__ADS_1