Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Liburan telah usai.


__ADS_3

Hans dan Saina berjalan bersama melihat pemandangan taman disekitar Hotel.


Hans mengenggam jemari Saina.


mereka tampak bahagia menikmati pemandangan Danau Toba yang terlihat disekitar Hotel.


Mereka tak perduli dengan keadaan disekitar Hotel ada beberapa pasang mata yang menatap iri akan kemesraan mereka.


Setelah puas berjalan Hans dan Saina duduk dibawah pohon yang rindang yang didepan nya terbentang pemandangan Danau Toba yang indah.


Saina duduk sambil bersandar dibahu Hans angin sepoi sepoi membuat Saina terbuai .


"Mas lihat tuh "Tunjuk Saina tampak sepasang pemuda pemudi sedang naik Speedbord berdua mereka terlihat sangat bahagia.


"Mau seperti itu ?"ayo .. ajak Hans sambil mengajak Saina berdiri.


"Gak Mas gak mau aku takut."ucap Saina sambil bergidik takut.


"Aku takut kalau jatuh kedanau tenggelam. Aku gak mau aku suka lihatnya saja ."ucap Saina lagi.


Yah Saina memang sedikit Trauma kalau berada didekat sungsi maupun danau karena dulu waktu kecil dia hampir tenggelam.


itu mengapa sampai sekarang dia takut kalau di ajak berenang.


"Kan ada Mas."Mas akan menjagamu nanti"ucap Hans menyakinkan Saina.


Saina mengeleng kan kepalanya sambil bergelanyut manja dilengan Hans.


"Mas aku lapar,kita kembali saja ya "Ucap Saina sambil menarik tangan Hans berjalsn meninggalkan tempat mereka duduk tadi.


"Oh ya mas Bram dan Karin mana kok gak kelihatan dari tadi.


Mungkin sedang mengurus kepulangan para karyawan karena siang ini mereka kembali ke Medan.


"Jadi Karin pulang juga." tanya Saina kepada Hans.


"Ya seharusnya begitu"jawab Hans lagi.


"Lalu kita kapan pulang"tanya Saina lagi.


"Kalau urusan disini sudah selesai baru kita kembali." Ucap Hans lagi


"Kalau begitu Karin gak usah pulang siang ini , biar nanti dia pulang dengan kita saja."ucap Saina lagi.


"Itu tidak bisa karena besok seluruh Karyawan tanpa terkecuali sudah harus beraktifitas bekerja ,seperti biasanya nya.


Karena liburan telah usai ."Ucap Hans tegas.


Saina melirik kearah Hans ,merasa sedikit kecewa atas jawaban Hans barusan tadi .

__ADS_1


Dia gak ingin membantah keputusan Hans itu, karena ini sudah menyangkut pekerjaan.


Saina makan dengan raut wajah yang tak berselera .


Hans mengetahui perubahan mood Saina itu.


Tapi Hans gak mau mencampurkan antara pekerjaan dengan masalah Pribadi.


"Maaf Pak Presdir ini ada kiriman parsel dan karangan bunga untuk Nona Saina. "Ucap seorang pelayan yang sedang membawa sekeranjang parsel berisi buah buahan segar dan seorang lagi membawa karangan bunga mawar putih dan kuning yang dirangkai dengan indahnya .


"Hm siapa pengirimnya? "Tanya Hans penasaran kepada Saina yang sedang membaca tulisan didalam sebuah kartu ucapan yang diletakkan dikarangan bunga itu.


"Wajah Saina yang tadi nya lesu, berubah ceria setelah membaca kartu itu.


"Hm..karangan bunga dan parsel ini dari Bang Togar "Ucap Saina tersenyum gembira.


"Togar siapa? "tanya Hans lagi dengan wajah berubah serius .


"Bang Togar orang yang menolongku kemarin waktu dijambret waktu itu."ucap Saina lagi Sambil mencium bunga mawar putih yang ada dslam karangan bunga itu..


"Kelihatannya kau sangat senang sekali menerima kiriman nya itu."Ucap Hans lagi.


"Ya karena ternyata Bang Togar masih ingat bunga kesukaanku."Ucap Saina lagi.


"Kelihatannya kau sudah sangat mengenalnya ?tanya Hans makin penasaran.


Bang Togar itu adalah kakak kelas kami yang sangat


nakal jahil seperti preman .


Dia pernah menggangu Karin dan Sarah waktu itu.


Lalu aku berhasil menyadarkannya .


"Dan sejak saat itu Bang Togar mulai berubah dan dia sering membantuku waktu kami ketika disekolah.


" Sudah lama sejak dia lulus Sma kami tak pernah bertemu dia lagi , Baru kemarin waktu aku dijambret itu lah kami bertemu Bang Togar."Ucap Saina menjelaskan semua karena dia gak mau nanti Hans menjadi Salah paham.


"Kalau begitu Aku ingin bertemu dengannya untuk mengucapkan terima kasih karena sudah menolongmu kemarin"ucap Hans kepada Saina.


"Ya kemarin dia ada memberikan kartu namanya nanti aku lihat ditas "ucap Saina merasa senang karena Hans tidak mempermasalahkan tentang Togar.


Tiba tiba Hans mendapat panggilan telpon.


"Na ayo Mas antar kekamar kau masih perlu istirahat .


"Mas ada sesuatu yang harus diselesaikan nanti setelah semua urusan Mas selesai Mas akan segera kembali kesini"Ucap Hans sambil mencium kening Saina.


Saina menganguk maklum membiarkan Hans beranjak pergi meninggalkannya .

__ADS_1


Sementara itu Bu marni ,pak Yanto dan Maya sudah kembali kerumahnya.


Bu Marni merasa sangat senang sekali bisa kembali kerumahnya lagi.


Di menyuruh para pembantunya untuk belanja dan masak untuk acara makan malam menyambut kebebasannya.


Bu Marni akhirnya tertidur dikamarnya setelah berbaring ditempat tidurnya yang begitu dirindukannya semalam.


Yah karena sudah dua malam dia gak dapat tidur dengan nyenyak ,Akhirnya Siang itu Bu Marni tertidur dengan nyenyaknya karena merasa sudah terbebas dari beban pikiran yang begitu berat selama dua hari ini.


Pak Yanto tersenyum bahagia melihat istrinya tertidur dengan nyenyaknya, begitu juga Maya merasa sangat senang dan bahagia karena sekarang Mamanya sudah kembali kerumah dan mereka bisa berkumpul kembali seperti biasanya.


Para karyawan sudah bersiap siap meninggalkan Hotel untuk kembali pulang kerumah mereka.


Beberaps Bus pariwisata sudah menunggu didepan Hotel .


Seluruh karyawan sudah berkumpul .


wajah wajah gembira menghiasi senyuman mereka.


Ya walaupun kemarin ada kejadian yang tidak mengenakkan tapi itu semua bisa terobati dengan mereka berkeliling dan dan menikmati pemandamgan diresort maupun Pemandangan disekitar Hotel yang indah.


Ya selama disana mereka boleh bebas mengunakan fasilitas yang disediakan diHotel maupun diresort yang baru.


mereka boleh menikmati Makanan yang tersedia melimpah DiHotel maupun di Resort tanpa harus berpikir untuk membayar .


Karena Hans ingin seluruh karyawannya bisa menikmati liburan mereka dan ingin mereka senang dan gembira selama liburan itu.


Hans melepas kepulangan Karyawan dengan beberapa ucapan terimakasih dan permintaan Maaf karena adanya kejadian yang kurang menyenangkan kemarin.


Dan Pak Roy mewakili para karyawan mengucapkan terima kasih atas liburan yang sangat berkesan bagi para Karyawan semua .


Karena selama liburan disana mereka diperlakukan sangat istimewa .


Para karyawan pun mulai berpamitan pada para panitia pengurus liburan mereka selama diHotel juga kepada Hans.


Akhirnya mereka semua menaiki Bus Pariwisata itu untuk kembali kekota mereka.


Hans,Bram ,dan meneger Hotel melepas kepergian mereka .


Karin melambaikan tangannya kearah Bus yang berlahan pergi menjauh meninggalkan Hotel.


Tadi ketika Dia mau menaiki Bus tiba tiba Bram datang menghentikannya menyuruhnya untuk turun


karena Hans ingin karin tinggal untuk menemani Saina selama disini.


Ya Hans melakukan itu karena ingin membuat Saina senang dia gak ingin melihat Saina merasa sedih .


walaupun untuk Hal itu dia harus melanggar prinsip kerja nya sendiri demi untuk melihat senyuman dibibir Istrinya lagi.

__ADS_1


__ADS_2