
Saina duduk sambil melihat kesal kearah Hans.
"Dasar mesum .. .. kenapa juga aku gak bisa menolak semua yang dilakukannya tadi ..pasti dia berpikir aku wanita murahan yang bisa diperlakukan nya sesuka hatinya .
Saina benar benar merasa malu dan marah sekali.
dia duduk diam merapat kepintu membelakangi Hans . aku gak boleh lagi membiarkan dia menyentuh ku lagi ... tekatnya dalam hati.
Hans melirik melihat kearah Saina.setelah berhasil mengontrol nafsunya.
Ditariknya nafasnya . " Hmm... gadis ini benar benar membuatku gak bisa menahan diri untuk tidak menyentuhnya.
Mobil tiba tiba berhenti ." Tuan kita sudah sampai !" ucap sang supir sambil membukakan pintu mobil.
Hans melihart kearah Saina yang masih duduk membelakanginya.
"Ayo cepat turun !perintahnya sambil berlalu keluar.
Saina menarik nafasnya membenahi pakaiannya lalu turun keluar mobil.
dilihatnya Hans sedang berjalan menuju ke lapangan dan disana sudah ada sebuah helikopter. dan disana terlihat bram dan lola sudah menunggu .
Saina berjalan mengikuti dari belakang
__ADS_1
Hans langsung naik ke Heli diikuti bram dan lola.Saina melihat nya berdiri mematung ditangga heli.baru kali ini dia melihat dekat sebuah helikopter.
selama ini dia hanya pernah melihatnya diatas saja ketika terbang. dan dulu ketika kecil kalau melihat pesawat atau helikopter dia pasti berlari mengejar sambil melambaikan tangan ,," Da da ..helikopter, da..da .. pesawat..terbang.
Silahkan Nona naik ,ucap seorang pria ramah. Saina terkejut lamunannya pun buyar.
"Iya pak makasih ucapnya.
dia naik melihat kedalam ,dilihatnya Hans duduk disana juga ada bram dan lola
" Duduk sini cepat !" perintah Hans menunjuk kursi disebelahnya.
Saina mengangguk lalu berjalan dan duduk disebelah Hans.Didepannya duduk bram dan lola.
Ilmu sihir apa yang dipakai perempuan ini. wajahnya biasa saja masih cantikan dan seksian gue kali, tapi mengapa Presdir bisa sangat perduli padanya.
Saina yang merasa dilihati oleh Lola merasa risih.kenapa tu perempuan dari tadi melihat kearah gue dengan pandangan seperti itu.
"Pasang sabuk pengaman nya nona, kita akan segera berangkat. tiba2 seorang pria berkata meminta Saina memakai sabuk pengaman.
Saina bingung dia gak tahu dimana letak sabuk dan cara memakainya .
Hans berbalik menghadap Saina memakaikan sabuk pengaman Saina kepingangnya .
__ADS_1
Saina terkejut gak menyangka Hans akan memakaikan sabuk pengaman itu padanya
Saina memgalihkan pandangan nya ketika matanya dan matanya Hans bertemu saling memandang.
Terdengar mesin heli mulai hidup dan berlahan bergerak keatas.
Saina menarik nafasnya ini adalah pengalaman pertama nya naik Helikopter.
Disepanjang perjalann Saina hanya diam .
"Apa Tuan Harry dan yang lain nya sudah Sampai ?
"Sudah Bos semua sudah beres . mereka sudah istirahat dihotel kita sekarang."jawab Bram .
Besok pagi acara peresmian resort kita .semua sudah dipersiapkan orang orang kita disana.
para tamu undangan kolega kolega kita pun sudah sampai disana .
Pastikan besok semuanya berjalan dengan lancar jangan sampai terjadi kesalahan.
" Tuan Harry membawa keluarganya ikut . Istri dan putrinya .
"Nona Sonya,Dia menanyakan tentang Bos tadi , katanya Sudah rindu pegen bertemu Bos .
__ADS_1