Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Kalau jodoh tak kan kemana.


__ADS_3

Togar dan Maya memang sudah lama dijodohkan orang tuanya.


hanya karena Togar waktu itu jatuh cinta pada Saina dan dia masih berharap berjumpa Saina kembali dan menikahi wanita pujaannya itu.


Maka nya waktu orang tuanya memintanya untuk menikah dengan Maya ,Togar meminta waktu untuk menikahi Maya.


Sembari mencoba mencari alasan untuk membatalkan perjodohan itu.


Begitu juga dengan Maya ,ketika waktu itu mereka dipertemukan untuk membahas masalah perjodohan dan pernikahan mereka, Maya menolak secara halus dengan mengatakan dia masih ingin berkarier dulu masih belum memikirkan masalah pernikahan.


Dan Togar mendukung perkataan Maya waktu itu.


Ya semua itu karena Maya belum bisa melupakan rasa cintanya kepada Hans dan masih berharap bisa bertemu kembali dengan Hans dan bisa bersama menjalin cinta.


Tapi setelah kejadian kejadian yang kemarin akhirnya Maya sadar bahwa cintanya selama ini pada Hans selama ini hanya bertepuk sebelah tangan.


Hans tak pernah mencintainya ,Hans selama ini hanya menganggapnya dirinya sebagai teman dan tak lebih dari itu.


Ya selama ini perasaan Maya seperti Cinta kelapa ,


(awak cinta dia tak apa apa).


Apalagi ketika Maya melihat sendiri begitu besarnya rasa cinta Hans kepada Saina.dan dia mengetahui bahwa mereka sudah menikah, Maya merasa perasaan dan keinginan nya itu tak mungkin lagi sekarang.


Dia merasa tak mungkin mengharapkan cinta Hans lagi .


Pada akhirnya Maya memutuskan untuk menerima perjodohannya dengan Togar.


karena dia merasa tak mungkin lagi mengharapkan cinta Hans.Dan untuk menyenangkan Orangtuanya dan dia berharap secepatnya bisa move on dari perasaan cinta nya yang tak berbalas itu.Ya dia tak mau membuat Orangtuanya bersedih karena melihatnya patah hati.


Sementara Togar juga begitu setelah bertemu Saina kemarin dan Saina kembali menolak pernyataan cinta dengan halus dengan mengatakan bahwa dia sudah menikah dan tak mungkin lagi bagi Saina menerima rasa cinta Togar padanya.


Sebenarnya waktu itu Togar masih berharap bahwa apa yang dikatakan Saina itu bohong belaka untuk menghindar darinya.


Tapi setelah dia mendengar cerita tentang Saina dari Bu marni dan Maya barulah dia percaya.


Apalagi setelah dia mendengar betapa Suami Sains sangat mencintai gadis itu.


Togar hanya bisa berdoa semoga Saina selalu bahagia karena kalau Saina bahagia dia juga merasa bahagia.


Itulah mengapa Togar berpikir untuk menyetujui saja perjodohan dirinya dengan Maya dia gak ingin menunda lagi karena merasa sudah tak punya alasan lagi untuk menunda pernikahannya dengan Maya.


Bu Tiur ,Pak Yanto serta Bu Marni merasa sangat gembira karena akhirnta Togar dan Maya setuju untuk menikah.


Mereka langsung merencanakan hari dan tanggal pernikahan Togar dan Maya.


Sedangkan Togar dan Maya hanya diam mendengarkan tenggelam dengan pikiran mereka masing masing.


Sementara itu Saina sedang bersiap siap untuk makan malam ,Hans menutup matanya dengan Sapu tangan dan membawanya keluar kamar .


Setelah berjalan beberapa langkah akhirnya Hans berhenti.

__ADS_1


"Mas ada apa sih kenapa mesti ditutup segala matanya."Ucap Saina penasaran dengan apa yang dilakukan Hans padanya.


"Apa sudah bisa dibuka Mas ?tanya Saina sudah gak sabar untuk membuka matanya yang ditutup sapu tangan itu.


Hans membuka sapu tangan penutup mata Saina.


Saina dengan dada berdebar debar masih menebak nebak apakah gerangan kejutan yang disiapkan oleh Hans untuknya.


Ketika matanya terbuka Saina menatap tak percaya apa yang sekarang ada didepan matanya.


"Sarah , rah ."Saina memeluk Sarah sambil menangis haru


"Rah aku kangen sekali ."Ucap Sains sambil terus saling berpelukan dengan Sarah.


"Nasib nasib yang dekat dilupakan ."Ucap Karin sambil pura pura sedih.


"Rin kau disini juga "Ucap Saina menatap Karin lalu mereka bertiga pun berpelukan.


"Aku kangen banget seperti ini ."Aku senang sekali kita bertiga bisa berkumpul kembali seperti ini."Ucap Saina sambil terus berpelukan dengan Karin dan Sarah.


"Kangen kangenannya dipending dulu ya ."ucap Hendra sambil memberi kode dengan memegangi perutnya .


"Hu Mas Hendra gak bisa lihat orang lagi senang"Sungut Karin sambil melepas pelukannya.


"Ya Sudah yok kita makan dulu."Ajak Saina kepada Sarah dan Karin.


"Makan sekarang kali Na kalau dulu dah basi Na.'Ucap Hendra sambil tertawa .semuanya pun ikut tertawa


sehatkan."Ucap Saina sambil menyalami Hendra.


"Alhamdulilah Sehat cuma Hati abang yang sakit karena di cuekin ma temanmu itu."Ucap Hendra sambil melirik Sarah mesra.


"Siapa suruh tu mata jelalatan kalau lihat gadis cantik."ujar Sarah sambil memelototkan matanya pada Hendra.


"Tu kan Na bilangin tuh ma dia jangan galak galak ntar cantiknya hilang.


"Lagian kan mubazir kalau ada barang bagus didepan mata gak dilihat , tul kan man teman ."Ucap Hendra pada Hans dan Bram mencari dukungan mereka.


Hans dan Bram tersenyum menganguk pelan.


"Memang semua laki laki tu buaya gak bisa lihat gadis cantik , apalagi kalau lihat wanita cantik dan seksi tu mata melotot kayak mau keluar ja."Ucap Karin lagi sambil melirik tajam pada Bram.


"Sudah sudah katanya lapar kita makan yok" Ucap Saina mengakhiri perdebatan mereka.


Saina duduk didekat Hans .


"Makasih Mas atas kejutannya.


"Hari ini aku bahagia sekali ."ucap Saina sambil menatap Hans penuh perasaan yang tak dapat dia katakan.


"Aku senang melihat kau merasa senang dan bahagia seperti ini."ucap Hans sambil mencium jemari Saina mesra.

__ADS_1


"Hem hm.. kalau mau bermesraan jangan disini dong."Ucap Karin spontan.


"Gak kasihan apa sama kita kita yang belum resmi ." ucap Karin lagi.


"


"Awak kan jadi pegen digituin juga ."ucap Karin dalam hati.


(🤣🤣🤣jiwa jomblonya memberontak).


Tiba tiba Bram berjongkok didekat Karin duduk.


"Maukah kau menikah denganku Nona Karin "ucap Bram sambil menyodorkan kotak berisi sepasang cincin berlian .


"Apa maksudnya ini"Ucap Karin syok merasa tak percaya Bram tiba tiba melamarnya didepan teman temannya.


Wajah Karin berubah pucat.


"Terima terima "sorak Saina dan Sarah kepada Karin.


"Aku gak mau..."Ucap Karin terbata bata


Semua yang hadir menjadi terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan Karin.


Bram terlihat lemas mendengar apa yang dikatakan Karin wajahnya berubah pias.


"Rin kau serius dengan jawaban mu itu"Tanya Saina memastikan jawaban Karin itu.


"Ya aku serius Aku gak mau nikah malam ini karena mana ada KUA yang buka malam malam."Ucap Karin sambil tersenyum senang karena berhasil mengerjain Bram dan teman temannya itu .


Saina dan Sarah mengemas mencubiti pinggang Karin membuat Karin menjerit kesakitan.sambil tertawa senang.


Bram tersenyum menarik Karin dalam pelukannya.


membuat Karin terdiam dan berhenti tertawa sekarang wajah nya saling berhadapan dengan Bram.


Membuat jantung Karin seakan bernyanyi karena dadanya berdebar kencang.


"Nona Karin Prameswari maukah kau menikah dengan ku menjadi ibu dari anak anakku kelak."tanya Bram sambil menatap mata Karin dalam.


"Aku . .. gak bisa ... Nolak ."Ucap karin


sambil tersipu malu .


"Aku mau!" ucap Karin sambil menyembunyikan wajahnya didada Bram merasa malu sekaligus terharu.


Bram tersenyum bahagia Akhirnya dia bisa menaklukan hati gadis pujaannya.


GARAM DILAUT ASAM DIGUNUNG


DALAM BELANGA BRRTEMU JUA

__ADS_1


KALAU SUDAH JODOH TAK KEMANA.🥰🥰🥰😍😍😍💗💗💗💗❤❤❤❤❤💞💕💕


__ADS_2