
"Kamu.. !!! Karin terkejut begitu membuka pintu melihat Bram sudah ada didepan pintu .dengan cepat dia menutup pintu kembali tapi Bram keburu menahannya .
"Kamu mau apa kemari !!ucap Karin judes dengsn mendelikkan matanya kesel karena dia gak bisa menutup pintu kamarnya.tetapi tiba tiba dia melihat ada Hans dan seorang lelaki dan seorang perawat wanita dibelakang Bram.
membuat dia gak jadi marah marah pada Bram.
"Boleh kami masuk ?Dimana Saina ? "tanya Hans beruntun sambil nyelonong masuk kekamar..
"Saina lagi istirahat tidur , kasihan jangan dibangunkan Pak !"Ucap Karin sambil berjalan mengikuti Hans yang sudah berjalan masuk kekamar.
"ituperbannya basah karena dia mandi ,tadi saya baru mau mengganti perbannya .ucap karin karena Hans sedang duduk ditepi tempat tidur sambil melhat Saina.
"Dokter periksa lukanya dan pastikan lukanya diobati dengan baik.
perintah Hans pada Dokter yang dibawanya tadi.
"Dokter dan perawat itupun memeriksa luka saina dengan teliti.
"lukanya harus dijahit kalau tidak nanti akan meninggalkan bekas..
Dan sepertinya nona meminum obat anti sakit dan nona ini sangat kelelahan sehingga dia tertidur begitu nyenyaknya.
"Lakukan yang terbaik dan jangan sampai dia terbangun ketika lukanya dijahit.ucap Hans sambil memandangi Saina.
"Ini obat untuk nona besok saya akan membawakan obat yang lebih bagus lagi untuk luka nona biar nanti lukanya cepat sembuh dan tidak meninggalkan bekas. Ucap Dokter kepada Hans sebelum meninggalkan kamar .
Hans menghela nafas,duduk ditepi tempat tidur.
__ADS_1
"Bram aku ingin disini menemaninya..
"Jangan sampai ada yang menganggu.. ucap Hans tegas.
Bram menganggu mengerti.. menarik karin untuk keluar kamar ..
Karin meronta kesal berusaha melepaskan tangannya yang ditarik paksa oleh Bram keluar kamar. didepan kamar sudah berdiri dua orang laki laki menjaga diluar kamar.
"Jaga yang benar jangan sampai ada yang menganggu!!ucap Bram kepada 2 orang pria itu..
merekapun mengangguk Hormat.
"Siap pak!!!.
"Bram menarik Karin kembali yang masih berusaha melepaskan tangannya dari gengaman Bram.
Karin yang geram karena gak bisa melepaskan tangannya akhirnya menggigit lengan Bram .. kuat membuat Bram akhirnya melepaskan tangan gadis itu.
"Akh..kau.. berani sekali.. ucap Bram sambil mendorong Karin kedinding sehingga sekarang karin gak bisa bergerak karena Bram sudah mengutungnya dengan tubuhnya.
membuat gadis itu ketakutan.
"kamu mau apa ucap karin sambil menyilangkan tangannya didadanya....
"Oh Tuhan tolong aku dari laki laki ini, doanya sambil memejamkan matanya.
sedangkan Bram memandangi gadis itu sambil tersenyum melihat gadis itu ketakutan.
__ADS_1
Karin membuka sebelah matanya untuk melihat
"Kamu..ucapnya matanya melotot kearah bram yang tersenyum sambil melihat kearahnya.
Bram tertawa senang melihat ekspresi gadis itu .
Karin yang kesal mendorong Bram menjauh dari pria itu.
"Kamu pikir aku mau melakukan apa!"pasti pikirannya mesum tadi ."ucap Bram sambil tersenyum mengoda.
"Siapa yang mesum .. kamu tu yang mesum hardik Karin kesal sambil tangannya berkacak pinggang.
"Mana mungkin ,Siapa juga yang berani dekat dengan kucing betina galak kayak kamu...
ini sepertinya harus diberi obat anti tetanus takutnya ntar ada racun.. rabiesnya. ucap Bram sambil mengusap tangannya yang digigit oleh Karin tadi..
"Kamu itu yang kucing garong..enak saja bilangin orang kucing betina...
Sudah aku mau kembali kekamarku.
"malam ini kamu tidur disini biarkan bos bersama Saina. "Ucap Bram tegas.
"Mana boleh ... ntar kalau ada yang lihat gimana .. mereka bukan muhrim gak boleh tidur dalam satu kamar.ntar orang pikir Saina perempuan yang gak baik .ntar kalau bos berbuat mesum pada Saina gimana?
"Gak gak bisa aku harus kembali kesana untuk menjaga Saina."ucap Karin sambil berjalan mau keluar kamar.
"Mau kemana ? Bram menarik Karin membuat gadis itu hampir terjatuh tapi Bram dengan cepat menariknya sehingga karin sekarang berada dalam dekapannya, membuat Jantung Karin seakan bernyanyi karena berdebar kuat dan entah mengapa dia selalu merasa nyaman bila berada dalam dekapan Bram,dan ini untuk yang kedua kalinya dia berada dalam pelukkan laki laki itu.
__ADS_1