Semua Karena Cinta...

Semua Karena Cinta...
Cinta tak bisa dipaksa.


__ADS_3

Hans berdiri terpaku dipinggir Balkon sambil memandang kebawah .


Sedangkan Hana berlari kearah Hans melihat kebawah Balkon sambil memanggil manggil nama Selin.


Dibawah tubuh Selin mendarat sebagian diatas kasur yang baru diletakkan petugas hotel dan Bram.


Akan tetapi hanya bagian pinggang kebawah yang berada diatas kasur itu ,sedangkan kepala Selin sempat membentur lantai .


Hans bergegas kebawah menarik tangan Saina yang berdiri gemetaran menyaksikan semua itu.


Dibawah orang orang sudah berkerumun menyaksikan kejadian itu ,sebagian ada yang memvideokan dan disana juga ada beberapa wartawan yang masih berada dihotel untuk meliput acara pesta pernikahan Hans dan Saina.


Bram mengangkat tubuh Selin yang pingsan


membawanya ke Mobil Ambulace.


Hans ,Saina dan Hana pun sampai dibawah.


"Apa yang terjadi Na ?"Tanya Karin begitu melihat Saina dan Hans yang sedang berjalan menuju luar gedung.


Saina mengelengkan kepalanya tak bersuara.


Tubuhnya masih gemetaran karena Syok .


untung Saja Hans menggengam tangannya erat sehingga rasa syoknya sedikit berkurang.


Pak Artha pun terlihat baru saja turun bersama Bu Hani.


"Bagaimana ini bisa terjadi?"Ucap Pak Artha kepada Hans.


"Ayo kita susul kerumah sakit "ucap Pak Artha lagi kepada Hans


"Ma ! ," Mama dan yang lainnya disini saja, biar Hans dan Papa yang mengurus Semuanya.


"Ma !" Hans titip Saina "ucap Hans lagi sambil memandang Saina.


"Mas pergi dulu kalau semuanya sudah terkendali ,


Mas segera kembali"Ucap Hans sambil mengantar Saina kesamping Ibunya.


"Papa Hana ikut dengan kalian"ucap Hana yang terlihat sangat mengkhawatirkan Selin.


Pak Artha mengangguk , mereka bertiga pun keluar Hotel .


Sedangkan Bu Hani mengajak Saina dan Karin untuk kembali kedalam karena ada beberapa wartawan yang mencoba mendekati mereka.


Para wartawan mencoba mendekati Pak Artha dan Hans tapi di halangi oleh pengawal dan beberapa sekuriti yang berjaga diluar.


Sesampainya dirumah sakit ,Bram sudah menyambut mereka dengan mengatakan Bahwa Selin sedang ditangani Dokter.


Merekapun menunggu diluar ruangan UGD rumah sakit itu.


Hana duduk dengan gelisah sambil terus melihat kepintu ruangan UGD tersebut.


Begitu pula Hans dan Pak Artha menunggu dengan gelisah.Hans tampak duduk sambil menunduk dsn meremas rambutnya kalut.

__ADS_1


"Kenapa Selin bisa senekat itu "Hans merasa sangat bersalah atas kejadian tadi dia tak menyangka Selin Sangat mencintainya sampai ingin mengakhiri hidupnya karena tak bisa bersama dengannya.


Hans terbayang ketika bersama Selin dulu.


Hans selalu melindungi dan menyayangi Selin sama seperti dia menyayangi Hana.


Selin selalu meminta bantuan Hans untuk mengerjakan tugas tugas sekolah yang tidak dia mengerti meminta menemaninya menonton dan berolah raga.


Dan Hans tak pernah menolak karena dia memang memanjakannya seperti dia memanjakan Hana.


Dan Ketika Kedua orang tuanya menjodohkannya dengan Selin, Hans sudah menolaknya dengan mengatakan bahwa dia tidak mencintai Selin.


Dia menyayangi Selin seperti Dia menyayangi Hana.


Tapi Bu Hani mengatakan bahwa itu bisa berubah menjadi cinta kalau mereka menikah kelak , karena menurut Bu Hani rasa cinta itu bisa tumbuh seiring berjalannya waktu.


Jikalau mereka hidup bersama maka rasa cinta itu akan tumbuh dengan sendirinya karena itu juga pengalaman dia dulu dengan Pak Artha yang dulunya juga dijodohkan.


Dan akhirnya Hans pun tak bisa menolak perjodohan itu, Karena dia juga tak mempunyai kekasih karena selama ini tak ada wanita yang bisa membuatnya jatuh cinta.


Semua wanita yang ditemuinya selalu mencari perhatiannya dan rela melakukan Apa saja untuk bisa dekat dengannya.


Bahkan ada beberapa wanita yang rela menyerahkan kesuciannya asal Hans mau menjadi kekasihnya.


Dan itu membuat Hans merasa jijik bila melihat wanita wanita itu mengodanya.


Biasanya Hans selalu bersikap dingin pada wanita wanita itu.


Sampai dia bertemu dengan Saina waktu itu .


Saina membuat dia jatuh cinta pada pandangan pertama.


Apalagi ketika Hans ingin menciumnya waktu itu .


Saina menolaknya , dengan alasan yang menurutnya itu merupakan sesuatu yang sangat langka pada zaman sekarang ini.


Saina hanya ingin memberikan ciuman pertamanya untuk suaminya.itulah alasan Saina waktu itu menolak Hans.


Kebanyakkan gadis gadis sekarang ini sudah terbiasa melakukan ciuman bahkan hubungan suami istri ketika berpacaran atau pun dalam bergaul .


karena itu yang dialaminya selama ini, gadis gadis yang dikenalnya itu ,dengan mudahnya memberi ciuman dan bersikap manja padanya merelakan tubuh mereka untuk dicumbu olehnya.


Tapi Saina berbeda dan itulah yang membuat Hans penasaran dan jatuh cinta, karena selama ini gak ada wanita yang menolaknya Sainalah wanita pertama yang berani dan menolak keinginannya.


Sampai akhirnya dia dan Saina menikah.


Hans tak pernah merisaukan atau memikirkan tentang perasaan Selin.


karena dia beranggapan Selin pasti bisa mengerti dan gadis itu bisa dengan mudah mencari pengganti dirinya , karena Selin seorang gadis yang periang dan cantik pasti banyak laki laki yang jatuh hati padanya dan bisa mengantikan posisinya dihati Selin.


Hans teringat lagi waktu dia mengalami kecelakaan, waktu memcari Saina yang pergi meninggalkannya .


Selin dengan sabar merawat menemaninya ketika dalam masa perobatan .


Dia selalu menemani Hans terapi sampai berobat keluar negeri waktu itu.

__ADS_1


Selin selalu menemaninya memberikan dukungan dan semangat agar dia cepat sembuh.


Sampai akhirnya dia sembuh lalu pergi mencari Saina lagi.


Itupun Hans sama sekali tak pernah memikirkan perasaan Selin.


Karena waktu itu yang ada dalam pikirannya hanya ingin secepatnya bertemu dengan Saina .


"Akh....."nguman Hans sambil meremas rambutnya.


hatinya diliputi rasa bersalah kepada Selin.


Tiba tiba pintu ruangan UGD terbuka.


Dokter cipto keluar dengan wajah yang amat sedih.


"Om gimana keadaan Selin Om..?"Tanya Hana kepada Dokter cipto .


Hans pun berdiri diikuti Pak Artha, Menunggu jawaban dari Dokter Cipto ayah Selin.


"Untuk sementara ini keadaannya cukup baik dia sudah Sadar dan sekarang ini dia masih dalam pengaruh obat karena selesai operasi tadi.


Dia mengalami patah tulang panggul dekat pinggang karena terhentak ketika jatuh tadi.


Dan kepalanya hanya luka memar saja.


"Gimana Keadaan Selin Pa ?Tanya Bu lina istri Dokter cipto yang baru saja datang .


Bu lina pun menangis memeluk Suaminya itu,


"Selin Didalam ma "Jawab Pak cipto kepada istrinya


Pak Cipto pun membawa istrinya itu kedalam sambil permisi kepada Pak Artha dan Hans terlebih dahulu.


Sedangkan Bu lina memandang marah kepada Hans.


"Semua ini karena kamu !!"Teriak Bu lina marah pada Hans.


"kalau sampai terjadi sesuatu yang buruk pada Selin aku tak akan pernah memaafkan kalian semua."ucap Bu lina sambil berlinang air mata.


******************************************


Akhirnya Bisa Up ..


Doakan Semoga bisa up terus nya para reader ku...


Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk kalian semua.


Please likenya dong kasih saran atau komentar kalian disini biar Author tahu kalian suka bacanya.


Biar Author semangat nulisnya.


Karena Kalian lah yang jadi penyemangat Author untuk terus berkarya selama ini.


SAYANG KALIAN SEMUA

__ADS_1


SEMUA KARENA CINTA


SEMUA KARENA CINTA AUTHOR BISA TERUS MENULIS UNTUK KALIAN SEMUA☺☺☺😍😍😍🀩😘πŸ₯°πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ


__ADS_2