SERPIHAN HATI ELLENA

SERPIHAN HATI ELLENA
BAB-25


__ADS_3

VOTE YA 🙏


"Tok tok tok "


"Iya, masuk..", jawab Ellena dari dalam kamar.


"Nyonya, tuan sudah menunggu anda dimeja makan.Tuan meminta saya memanggil nyonya", ucap Ina hormat.


"Terimakasih Ina, aku akan segera turun", jawab Ellena.


Ellena menuruni tangga model lengkung dengan ornamen-ornamen megah. Aaron dan Carolline sudah duduk di kursi saling berhadapan. Tidak tampak Alyssa disana.


Di rumah itu sebenarnya terdapat dua meja makan, mereka sekarang duduk di meja yang lebih kecil dengan enam kursi, mengingatkan biasanya hanya makan berdua. Sedangkan meja makan yang satunya lagi berukuran besar dan luas bisa untuk dua puluh orang.


Biasanya dipakai saat menjamu banyak tamu di mansion tersebut.


Ina membukakan kursi untuk Ellena duduk disebelah suaminya, tiba-tiba Alyssa menyerobot duduk disana membuat Ina terdiam. Carolline menyunggingkan senyum menangnya, melihat keberanian putrinya.


Ellena tidak mau ambil pusing dengan tingkah Alyssa, ia menuju kursi kosong yang lain. Aaron melihat istrinya datang laki-laki itu dengan tegas meminta Alyssa untuk pindah tempat duduk.


"Kursi itu tempat istriku!"


Ucapnya ketus.


"Kakak, istrimu bisa duduk dimana saja kan", seru Alyssa sambil bergelayut mesra di lengan Aaron.


"ALYSSA..


Kau benar-benar membuat kesabaran ku habis, jaga sikap mu di rumah ku!", suara Aaron menggelegar kencang dan menggebrak meja didepannya, membuat orang-orang yang ada di ruangan itu kaget dan tertunduk.


Ellena yang menyaksikan semua nya, menarik nafasnya.


"Sayang", lirihnya dengan mata menatap lembut suaminya.


Carolline tidak terima melihat anak nya diperlakukan kasar oleh Aaron.


"Jadi kau lebih membela istri mu yang kampungan ini dibanding keluarga mu Aaron!", hardiknya dengan suara melengking.


"Jaga ucapan tante...!!!", jawab Aaron dengan suara terdengar sangat keras. Sambil berdiri dan berkacak pinggang.

__ADS_1


"Jika kalian tidak menghormati istri ku silahkan kalian pergi dari rumah ku sekarang juga", bentak Aaron kasar. Kedua matanya menatap bergantian Carolline dan Alyssa.


Melihat wajah suaminya sudah menggelap dengan rahang mengeras, spontan Ellena berdiri menenangkan suaminya. "Yang, sabar", ucapnya lirih menenangkan hati Aaron yang sudah diliputi emosi.


Aaron menarik tangan Ellena, meninggalkan ruangan makan.


Dan meminta pelayan membawa makan malam mereka keruang kerja.


Carolline dan Alyssa, begitu kesal melihat Aaron yang membuat mereka malu didepan Ellena dan para pelayan di rumah itu.


Mereka mengatur strategi, untuk menghancurkan pernikahan Aaron dan Ellena.


"Lihat saja nanti, akan ku balas mereka", umpat Carolline dengan kesal .


*


Setelah selesai makan, Aaron menyelesaikan kan beberapa pekerjaan nya, ditemani Ellena. Ellena membaca novel di sofa.


Ruang kerja Aaron sangat luas dan diisi dengan furniture mewah, meja kerja, sofa, lemari es serta televisi berukuran besar .


Disisi meja kerja, terhubung dengan private room yang terdapat tempat tidur minimalis. Pada saat masih sendiri Aaron selalu bekerja bersama Nico dan Tari sampai larut malam, biasanya ia langsung tertidur diruang kerjanya.


Setelah jam sudah menunjukkan pukul delapan malam, Ellena melihat suaminya masih sibuk dengan MacBook nya dan berkas-berkas pekerjaannya. Akhirnya Ellena memutuskan menonton film horor. Ia menjerit-jerit sendiri karena ketakutan, membulatkan matanya dan menutup wajahnya dengan selimut yang ada didekatnya.


Aaron sesekali menatap istrinya dan menggelengkan kepalanya karena lucu melihat tingkah istrinya itu.


Setelah pekerjaan selesai, ia menemani Ellena menonton film.


Ellena senang karena ada bahu lebar tempatnya bersembunyi jika melihat adegan seram lainnya.


Aaron berniat menggodanya, dengan meninggalkannya sendiri sambil mematikan lampu.


"Yang, mau ke mana?", tanya Ellena sambil memeluk selimut di dadanya.


"Ooaam, aku mengantuk", Aaron pura-pura menguap padahal belum mengantuk sama sekali.


"Iihh curang, tadi kamu kerja aku temani, giliran aku nonton kamu ngak mau nemenin", protes Ellena sambil cemberut.


"Aku mau menemani mu nonton, tapi tidak film yang itu", ujar nya sambil menekan ujung hidung istrinya.

__ADS_1


"Kita selesaikan film horor nya dulu, setelah itu baru nonton filmnya kamu deal kan?", tanya Ellena merayu suaminya agar mau menemani nya .


"Oke, deal".


Aaron dibuat betah menemani istrinya, karena setiap adegan stressful pasti Ellena akan memeluknya ketakutan.


"Ehm, akhirnya selesai juga", gumam Aaron.


"Sekarang giliran film ku", ucapkannya.


Dan segera mengganti dengan film lain sesuai kesepakatan bersama.


Ellena melotot melihat adegan-adegan dewasa dilayar besar didepannya.


Ternyata Aaron memutar porn movie, tampilan beberapa gaya adegan film membuat Ellena menelan saliva nya.


Kepala nya yang pada saat itu tiduran di paha Aaron merasakan milik suaminya mulai mengeras.


Tangan Aaron meraba bagian-bagian sensitif tubuh istrinya. Mulut Ellena mulai mengeluarkan de*ahan.


Hingga berakhir dengan permainan panas mereka di ruang kerja.


...***...


KARYA EMILY LAINNYA :



FIRST LOVE LAST LOVE


MENJADI YANG KEDUA


PENGANTIN PENGGANTI


AIR MATA SCARLETT


MARRIAGE AGREEMENT


__ADS_1


__ADS_2