
"Sayang pagi ini aku ada meeting di kantor cabang, kau ikut dengan ku. Setelahnya kita lanjutkan mengunjungi museum Museum of Art. Bukankah beberapa hari yang lalu kau ingin mengunjungi nya?", tanya Aaron sambil menikmati sarapan pagi dengan Ellena di apartemennya yang berada di pusat kota.
"Tapi sayang, nanti kau sibuk dengan pekerjaan mu di perusahaan. Kalau kau sibuk hari lain saja kita ke sana, toh masih ada lima hari juga kita berada di kota ini", ujar Ellena memberikan pendapatnya.
Memang benar yang dikatakan Aaron bahwa ia yang ingin berkunjung ke museum itu, karena Ellena menyukai sejarah di berbagai negara yang di anggapnya unik seperti negara Mesir dan Yunani.
"Aku tidak akan lama di perusahaan, hanya meeting singkat saja dengan teman baikku yang bekerjasama dengan perusahaan ku. Juga dengan William asisten ku yang ada di New York beserta beberapa direktur di perusahaan ku".
Terlihat Ellena berpikir sejenak. "Baiklah setelah ini aku akan bersiap-siap", jawabnya sambil meminum susu plain miliknya.
*
Ellena menelisik penampilannya di depan cermin ruang wardrobe. Tidak perlu ribet dengan style, cukup dengan celana panjang dan kemeja putih ketat serta brazer berwarna peach sudah membuat Ellena terlihat anggun dan mempesona. Rambut panjang terurai dengan make-up tipis membuatnya semakin segar dan belia.
Setelah menyemprotkan parfum beraroma lembut yang selalu menemani saat beraktivitas, Ellena keluar kamar mencari keberadaan Aaron yang tak nampak.
Ceklek..
Ellena membuka handle pintu ruang kerja suaminya.
Ternyata dugaannya benar, Aaron ada di sana sedang membaca berkas-berkas.
"Sayang, aku sudah siap. Apa kita akan pergi sekarang?".
Aaron segera mengalihkan perhatiannya pada sosok istrinya yang berdiri di depan pintu. Laki-laki itu tersenyum menatap mesra Ellena. "Kau sudah siap? Kemari lah!"
"Kau mau apa Aaron, aku tidak mau kalau kau mengacaukan penampilan ku", jawab Ellena menelisik wajah tampan suaminya yang sudah rapi dengan setelan jas berwarna abu-abu.
__ADS_1
"Aku janji tidak akan merusak makeup mu, Ell", kemari lah ucap Aaron lagi sambil menepuk pahanya meminta Ellena duduk kepangkuan nya.
Ellena menuruti suaminya, duduk di pangkuan Aaron.
"Kau sangat cantik sayang", ucap Aaron mencium lembut leher Ellena sementara jemari tangannya meremas dada istrinya dari luar kemeja ketat Ellena.
"Sayang, kau sudah janji kan tidak akan merusak penampilan ku. Kau membohongi ku", protes Ellena.
"Aku tidak pernah berkata seperti itu kan. Yang aku katakan aku tidak akan merusak makeup mu. Artinya aku bisa bermain di sini", jawab Aaron sambil membuka satu persatu kancing kemeja istrinya dan menyelusupkan tangannya kedalam bra merah yang di pakai Ellena.
Aaron mengeluarkan puncak gunung kembar Ellena. Dan langsung menghisapnya kuat-kuat. Membuat Ellena mengeluh.
"S-sayang ayo kita pergi, kalau kau semakin jauh kita batalkan saja ke perusahan mu dan ke museumnya".
"Ahh...shitt".
"Kau benar. Ayo kita pergi sekarang", ucap Aaron sambil memejamkan matanya menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi kerjanya mengatur kondisinya.
Sesaat kemudian Aaron menggengam jemari tangan istrinya keluar ruang kerja menuju lantai bawah dengan lift khusus menuju mobil yang sudah menunggu di depan lobby apartemen mewah itu. Terlihat sopirnya sudah siap membuka kan pintu bagian belakang untuk Aaron dan Ellena.
*
Jarak apartemen tidak begitu jauh sekitar dua puluh menit berkendara, mobil sudah memasuki area perusahaan Aaron.
Saat mobil sudah berhenti di depan lobby, pintu bagian Aaron di buka.
"Selamat pagi menjelang siang tuan, nona", ucap laki-laki berwajah bule itu dengan hormat.
__ADS_1
"Tuan sudah di tunggu di ruang rapat saat ini. Teman tuan keberatan jika meeting di adakan di ruangan anda", ucap William memberitahu Aaron.
"Shitt... laki-laki itu selalu mau nya sendiri", ucap Aaron kesal.
Ellena mengikuti langkah cepat suaminya.
"Aku akan mengantar istri ku ke ruangan ku sekarang. Tunda rapatnya sepuluh menit", perintah Aaron pada asistennya William.
"Baik tuan..
...***...
KALAU MAU UP LAGI, BANTU VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏
*
YUK BACA JUGA :
PENGANTIN PENGGANTI
MENJADI YANG KEDUA
FIRST LOVE LAST LOVE
MARRIAGE AGREEMENT
__ADS_1
AIR MATA SCARLETT