SERPIHAN HATI ELLENA

SERPIHAN HATI ELLENA
BAB-78


__ADS_3

Rayend semakin menambah tempo permainannya. Menghentak miliknya hingga dalam. Sementara tangannya terkepal di sisi tubuh Tiya di bawah kungkungan nya.


Sementara Tiya me*esah tak henti. Tubuhnya bergetar hebat, saat ini merasakan kenikmatan yang luar biasa. Jeritan rasa perih berubah dengan lenguhan lembut yang memenuhi kamar mewah itu.


Semakin lama Rayend memaju mundurkan pinggulnya dengan kuat dan keras.


Detik berikutnya..


"Ahh, kak aku merasakan...Oh, Ahh kak h-hentikan! rasanya aku sudah tidak t-tahan kenapa begini rasanya", lirih Tiya sambil mengigit pundak suaminya yang terus bergerak cepat. Tubuh Tiya bergetar hebat menahan sensasi yang baru pertama dirasakannya.


Rayend tahu Tiya akan mendapatkan pelepasan yang sesungguhnya. Tiya akan mencapai puncak kenikmatan bercinta di malam pertama mereka. Tentu saja Rayend ingin merasakan pelepasan yang pertama juga dalam hidupnya bersama istrinya.


"Keluarkan saja sayang, jangan di tahan", bisik Rayend sambil menambahkan ritme hentakannya ke inti Tiya yang sudah sangat basah. Tentu saja tindakan Rayend tersebut semakin membuat Tiya merasakan ingin meledakkan sesuatu dari pusat tubuhnya.


Hingga ia merasakan tidak kuat lagi ingin mengeluarkan kan sesuatu dari intinya. Berkedut-kedut. Inti Tiya memijat dan menghisap kuat milik Rayend yang masih memacu adrenalin nya. Semakin lama gerakan pinggulnya semakin cepat. Seketika tubuh Tiya lunglai.


"Tunggu sebentar lagi sayang, milik ku juga akan keluar. Kau siapkan dirimu merasakan nikmatnya bercinta untuk yang pertama kalinya", ucap Rayend dengan suara berat. Laki-laki itu semakin menghentakan miliknya dengan kuat dan dalam.


Hingga terdengar Rayend mengerang panjang, ia mengenadahkan kepalanya. Demi Tuhan, hal yang baru pertama kali dirasakannya bercinta dengan wanita. Ternyata rasanya benar-benar nikmat dan memabukkan. Malam ini benar-benar membuatnya merasakan hal yang lain yang tidak pernah dirasakannya.


"Oh sayang, kau membuatku benar-benar berbeda sekarang", racau Rayend sambil menekan kuat miliknya pada inti Tiya, menumpahkan cairan hangat milik nya ke inti istrinya.


Untuk yang pertama kali juga Tiya merasakan benda berukuran besar memenuhi intinya yang berkedut-kedut dalamnya dan menumpahkan cairan panas memasuki miliknya.


"Kak Rayend...Ahh"


Hingga tubuh ke duanya lemas dengan nafas tersengal-sengal


Rayend masih berada di atas tubuh istrinya, ia menatap lembut wajah Tiya yang sangat berantakan dengan rambut kusut, namun wanita itu semakin terlihat seksi.

__ADS_1


Rayend menyukai keadaan istrinya seperti itu, pasrah berada di bawah tubuh perkasanya. Rayend mencium lembut bibir dan wajah merona Tiya.


Perlahan Rayend mencabut miliknya dari inti Tiya dan menarik tubuh istrinya itu ke dalam dekapannya.


"Oh sayang... I love you. Aku mencintaimu sepenuh hati ku. Percayalah aku akan selalu membahagiakan mu", ucap Rayend masih dengan nafas tersengal-sengal. Begitu pun Tiya mengeratkan pelukannya sambil menyandarkan wajahnya pada dada bidang suaminya.


Jemari lentik Tiya menyusuri otot-otot perut Rayend yang tercetak dengan sempurna. Sementara nafasnya sudah terdengar teratur.


"Apa aku sangat menyakiti mu?" tanya Rayend pelan sambil mencium pucuk kepala istrinya itu.


Tiya menganggukkan kepalanya pelan, sambil memejamkan matanya.


"Maafkan aku. Nanti aku akan melakukannya pelan", bisik Rayend.


Tiya melebarkan kedua matanya mendengar perkataan Rayend yang akan melakukannya lagi?. "Tubuhku sakit semua kak. Jangan lakukan sekarang. Aku tidak kuat", ucap Tiya meringis menahan perih diintinya.


Nafas Tiya terdengar sangat teratur menandakan ia sudah tertidur. Rayend menarik selimut tebal menutupi tubuh ia dan istrinya.


"Demi Tuhan, rasa yang kau berikan sangat luar biasa. Aku tidak pernah menyangka berhubungan intim dengan seorang wanita perawan senikmat malam ini. Bahkan kau berulang kali membuat ku mengerang sayang. Hal ini pengalaman pertama bagi ku dan untuk mu juga yang pertama. Aku akan mengingatnya seumur hidup ku ", ucap Rayend sambil mengeratkan pelukannya.


"Terimakasih sayang..Aku dipertemukan dengan mu yang akan merubah hidupku", bisik Rayend.


"Terimakasih karena kau sudah memberikan diri mu seutuhnya pada ku, aku berjanji akan selalu menjaga dan melindungi mu seumur hidup ku", ucap Rayend sambil memejamkan matanya.


...***...


VOTE LIKE KOMEN KOPI DAN BUNGA YA 🙏


*

__ADS_1


YUK BACA JUGA NOVEL BARU EMILY YANG BARU LAUNCHING HARI INI. TOKOH UTAMANYA DIJAMIN TEGAS DENGAN VISUAL WAJAH ITALIANO YANG KEREN-KEREN LOH 👇







YUK BACA JUGA:



PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT


MARRIAGE AGREEMENT


BRIDESMAID


__ADS_1


__ADS_2