SERPIHAN HATI ELLENA

SERPIHAN HATI ELLENA
BAB-66 (VISUAL RAYEND-TIYA)


__ADS_3



Mobil yang dikendarai Rayend berhenti di pekarangan rumah bercat putih itu. "Kak Rayend mau langsung pulang atau turun dulu?".


"Tentu saja turun. Aku yang meminta izin pada ibu mengajak mu pergi, dan aku akan mengembalikan putrinya dalam keadaan baik-baik saja setelah bersama ku", ucap Rayend dengan tegas.


Keduanya turun bersama. Dan pintu pun terbuka oleh bi Yana. "Apa ibu sudah tidur bi?", tanya Tiya.


"Iya. Ibu non sudah tidur".


"Well, sekarang sudah malam sebaiknya aku langsung pulang. Kau juga harus istirahat. Sampaikan salam ku untuk ibu mu".


Tiya tersenyum mendengar perkataan Rayend. "Iya kak, nanti aku sampaikan. Hati-hati di jalan", jawab Tiya hendak mengantar Rayend ke mobilnya namun di cegah laki-laki itu.


"Kau baru pulih, sebaiknya kau masuk saja. Dan istirahat", ucap Rayend mengucek rambut Tiya.


"Kakak berlebihan, aku tidak apa-apa. Kakak lupa aku juga kuliah di jurusan kedokteran. Jadi aku tahu tubuh ku baik-baik saja.

__ADS_1


Rayend menyipitkan matanya menatap Tiya. "Tapi kau tidak bisa mengobati diri mu sendiri", ujar Rayend seolah menyentil Tiya.


"Karena aku tidak tahu di pizza ada udang kak", balas Tiya sambil mencebikkan bibirnya.


"Kak, jaket kakak hampir saja lupa", ujar Tiya hendak melepaskannya dari tubuhnya.


Rayend menahannya. "Kau pakai saja, udaranya dingin. Aku harus pulang sekarang", ucap Rayend masuk ke mobilnya dan membuka kaca tersenyum dan melambaikan tangannya pada gadis yang terpaku menatapnya.


Tiya menatap mobil Rayend hingga meninggalkan rumah mereka. Senyuman manis terlukis di wajahnya. Sesaat di dalam kamar gadis itu bukannya membersihkan tubuhnya tapi malah melompat ke atas tempat tidur berguling-guling sambil memeluk boneka Teddy bear berukuran besar kesayangannya.


"Kau tahu Kiko...aku senang sekali malam ini", ucap Tiya tersenyum bahagia sambil melepaskan coat berukuran besar dari tubuhnya dan mencium bagian lehernya. Harum tubuh sang pemiliknya begitu lekat.


"Dia juga sangat mengormati ibu, buktinya ia mau mengantar ku hingga ke depan pintu demi berpamitan pada ibu ku".


"Uh..." Tiya memejamkan matanya dengan wajah tersenyum bahagia. Bahkan gadis itu lupa membersihkan tubuh dan berganti pakaiannya.


*


"Huhhh..

__ADS_1


Rayend langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur berukuran king size di kamarnya, begitu sampai di apartemennya.


Sekarang sudah pukul dua belas malam. Rayend terlentang dengan kedua tangannya bertautan menopang kepalanya. Sementara kedua netranya menatap langit langit kamar yang di dominasi warna gelap itu.


Entah lah...ada perasaan bahagia di hatinya saat ini. Bahkan ketika kembali menuju apartemennya, Rayend tak henti membayangkan wajah imut-imut gadis itu. Anggaplah ia sudah gila, sebenarnya saat Tiya tertidur di rumah sakit tadi Rayend sangat ingin mencium gadis itu. "Ah, shitt...", umpat Rayend sambil bangun dari tempat tidur. Tiba-tiba tubuhnya panas seperti di aliri listrik tegangan tinggi dan kejantanan nya terasa sesak meronta di dalam sana.


"Aku harus mengguyur tubuh ku dengan air dingin sekarang".


Rayend mencopot pakaiannya satu persatu dan masuk ke kamar mandi mengguyur tubuhnya di bawah shower yang mengucurkan air dengan derasnya.


"Aku harus segera bicara dengan Aaron dan Ellena secepatnya. Menurut Riri, saat ini Tiya tidak memiliki kekasih. Artinya tidak ada penghalang bagi ku untuk mendekati nya.


Pertemuan singkat dengan gadis itu bukan penghalang. Karena aku sudah mengenal keluarga nya. Aku mengenal Ellena dan Aaron dengan baik. Tiya juga teman baik Riri. Jadi aku tidak butuh waktu yang lama untuk mengenal siapa gadis itu", gumam Rayend pada dirinya sendiri.


"Ia juga wanita cerdas yang seperti yang ku cari selama ini. Masalahnya hanya karena Tiya masih kuliah di semester empat saja. Sementara usia ku sudah tiga puluh dua tahun. Apa aku bisa menunggu sampai ia wisuda, rasanya lama sekali..."


"Ah shitt, kenapa juga aku berpikiran jauh seperti ini. Belum apa-apa sudah berpikir yang tidak-tidak...Uh"


...***...

__ADS_1


HARI INI UDAH UP 3 BAB. JIKA LIKE DAN KOMENNYA BANYAK EMILY UP LAGI. JIKA SEDIKIT KITA LANJUT BESOK LAGI YA 🙏


__ADS_2