SERPIHAN HATI ELLENA

SERPIHAN HATI ELLENA
BAB-53


__ADS_3

"Sayang...tubuh mu masih penat, nanti kau semakin kelelahan", ucap Ellena sambil mengusap otot-otot maskulin yang tercetak sempurna di tubuh Aaron.


"Tenang saja, aku masih sanggup bercinta tiga ronde dengan mu", jawab Aaron kembali menyatukan bibirnya pada bibir Ellena. Sementara jemari tangannya membuka tali bathrobe yang menutupi tubuh Ellena.


"HM, aku suka begini jika kau tidak memakai apa-apa lagi di bagian dalam tubuh mu. Memudahkan pekerjaan ku", bisik Aaron menurunkan wajahnya menghisap puncak dada istrinya. Tak ayal perbuatan Aaron itu membuat Ellena melenguh ketika sensasi kenikmatan dan perih bercampur menjadi satu.


"Akh, sayang..."


De*ahan lolos dari mulut Ellena. Aaron kembali mensejajarkan wajahnya pada wajah Ellena dan me*umat dengan liar bibir Ellena. Kali ini laki-laki itu me*umat habis bibir Ellena, menjelajah hingga kedalam.


Sepertinya bukan hanya Aaron yang menginginkan sentuhan itu, Ellena tak kalah liar membalas buaian Aaron di setiap jengkal tubuhnya.


Dengan nafas semakin menderu Ellena membuka satu persatu kancing kemeja Aaron.


Sementara Aaron masih menjelajahi rongga mulut istrinya itu. Bibir Aaron terasa memabukkan, hangat dan bergairah.


"Ahh.."


De*ahan kembali terdengar. Ciuman Aaron semakin turun, lidah hangat terasa menyapu leher Ellena, sesekali menghisapnya kuat dan meninggalkan jejak merah tanda kepemilikan di sana.


Aaron mencium lembut pundak putih mulus Ellena, sementara jemari tangannya meremas dan memainkan puncak gundukan kenyal istrinya yang sudah mengeras. Aaron kembali me*umat bibir Ellena dengan rakus, membuat wanita itu tak henti meloloskan erangan dan de*ahan dari bibirnya. Ellena benar-benar terlena dengan buaian yang di berikan Aaron pada tubuhnya.


Setelah puas menggoda jengkal tubuh Ellena, Aaron berdiri. Perlahan laki-laki itu membuka sabuk dan celana panjangnya. Sambil menatap lekat manik istrinya yang sudah sangat berkabut menahan gairah di tubuhnya.


"S-sayang...kau sangat lamban", protes Ellena bangkit dan duduk di tepi tempat tidur sambil mengambil alih pekerjaan tangan suaminya membuka sabuk dan celana panjang serta boxer berwarna biru dongker yang menutupi tubuh bagian bawah Aaron.

__ADS_1


Seperti terbebas dari dalam sangkarnya, milik Aaron berdiri tegak tepat di hadapan Ellena. Tanpa di minta Ellena menyentuh pusat tubuh Aaron. Dan mengusap dengan jemari lentiknya.


Tindakan Ellena itu tentu saja memberikan sensasi yang luar biasa pada tubuh Aaron. "Ahh, sayang...", ujar Aaron dengan suara terdengar serak sambil memejamkan matanya.


"Jangan lagi menyiksa ku seperti kemarin Ellena, aku tidak tahan", bisik Aaron sambil mendorong tubuh istrinya kembali terlentang dan di bawah kungkungan tubuh atletis Aaron.


"Aku tidak akan melakukannya jika kau setia kepada ku. Aku tidak mau di dua kan", balas Ellena di sertai de*ahan tertahan saat merasakan jemari tangan Aaron menggoda inti Ellena.


Sentuhan jari Aaron di intinya terasa begitu nikmat dan memberikan sensasi kenikmatan yang sulit di ungkapkan. Tindakan Aaron membuat Ellena mengerang penuh damba. "Oh sayang, aku tidak kuat kalau kau bermain seperti itu..Akh", ucap Ellena merintih dalam damba.


Aaron membuka kedua paha Ellena saat ia akan menyatukan miliknya pada inti Ellena. Meskipun mereka sering bercinta namun rasa Ellena masih begitu sempit. Bahkan Aaron harus menekan milihnya dengan kuat barulah miliknya berhasil menerobos masuk. Ellena memekik ketika merasakan milik Aaron yang berukuran besar itu mengoyak intinya hingga dalam. "Akh..."


Jari-jari Ellena menancapkan kukunya pada pundak berotot Aaron bahkan meninggalkan goresan ketika merasakan kesakitan di intinya.


Untuk sesaat Aaron diam tanpa bergerak, membuat istrinya tenang dulu. Memang sudah beberapa hari ia tidak memasuki Ellena. Begitu Aaron menggerakkan pinggulnya perlahan lama kelamaan menambah temponya membuat Ellena kembali berteriak tak henti. Namun bukan jeritan kesakitan lagi tapi jeritan yang di dominasi de*ahan kenikmatan yang di rasakan nya.


Hingga pergumulan panas mereka berakhir bersama mencapai puncak menjeritkan nama masing-masing. Inti Ellena menghisap kuat milik suaminya yang memuntahkan cairan hangat Ellena.


Bercinta dengan liar benar-benar menguras tenaga Aaron dan Ellena. Tubuh keduanya terkulai layaknya seorang petarung dalam sebuah perlombaan, saling memburu, mendahului meraih kemenangan.


Nafas Ellena masih terdengar tersengal-sengal. Begitu pun Aaron helaan nafasnya begitu menderu. Aaron membawa Ellena kedalam dekapannya. "Kau menyiksa ku beberapa hari ini, sayang. Lihatlah akibatnya aku sangat menginginkan mu", bisik Aaron sambil mengusap lembut punggung putih mulus Ellena yang masih terjaga sambil mengusap lembut dada bidang suaminya itu.


"Kalau air adalah sumber kehidupan...kau adalah kebahagiaan ku", bisik Aaron lagi.


Mendengar kata-kata suaminya membuat perasaan Ellena menghangat. Ia terharu mendengar kata-kata manis yang keluar dari mulut suaminya.

__ADS_1


"Apa kau bersungguh sungguh sayang? Jika perkataan mu benar adanya aku adalah wanita yang paling bahagia di dunia ini", jawab Ellena sambil mengangkat wajahnya menatap lembut manik Aaron yang masih dengan posisi tubuh terlentang.


Aaron tersenyum mendengar perkataan istrinya. Jemari tangannya merapikan anak-anak rambut Ellena kebelakang telinga nya. "Apa kau masih menyangsikan ucapan ku, hem? Apa kau ingin aku membuktikan kata-kata ku sungguh-sungguh mencintaimu, hem?Katakan apa yang harus aku lakukan agar kau percaya pada ku?", ucap Aaron dengan wajah serius dan sungguh-sungguh.


Ellena menemukan kejujuran di kedua manik Aaron. "Kau tidak perlu melakukan apapun, cukup kau jujur pada diri mu sendiri. Karena yang tahu isi hati mu hanya kau sendiri", ucap Ellena sambil kembali kedalam dekapan hangat Aaron. Wanita itu mengeratkan pelukannya sambil menyandarkan wajahnya pada dada Aaron.


Begitu pula Aaron semakin mendekap erat tubuh Ellena. "Aku mencintaimu Ell, kau adalah masa depan ku. Jangan pernah ragu lagi. Maafkan kesalahan ku beberapa hari kemarin. Percayalah...itu karena aku kaget. Saat kau pergi meninggalkan aku, aku benar-benar yakin dengan perasaan yang aku miliki bersama mu. Kau lah belahan jiwa ku. Dan aku menginginkan kau lah wanita yang akan melahirkan anak-anak ku sayang. Wanita yang akan mendampingi ku dan menua bersama ku".


Perasaan Ellena menghangat. Kedua matanya meneteskan kristal bening yang menyentuh dada Aaron. "Aku juga mencintaimu sayang..", ucap Ellena berbisik sambil memejamkan kedua matanya.


...***...


YUK BACA JUGA :



MARRIAGE AGREEMENT


PENGANTIN PENGGANTI


MENJADI YANG KEDUA


FIRST LOVE LAST LOVE


AIR MATA SCARLETT

__ADS_1



__ADS_2