
Dengan langkah cepat Ellena masuk ke kamar dan langsung menuju walk in closet. Ia ingin berendam menghilangkan penat tubuhnya dan menenangkan pikirannya.
Ellena mengambil pakaian santai dan mengunci dirinya di dalam kamar mandi.
Aaron yang baru saja. membuka handle pintu berdecak kesal melihat Ellena mendiamkannya seperti itu. Bahkan ia belum sempat membahas masalah mereka Ellena semaunya saja masuk ke kamar mandi.
Aaron menunggu istrinya keluar kamar mandi sambil merebahkan tubuhnya di tempat tidur dengan tangan bertautan di belakang kepalanya.
Aaron menatap langit-langit kamarnya dengan perasaan lebih tenang dan damai. Sesaat ia memejamkan matanya, karena Ellena tak kunjung keluar dari kamar mandi.
*
Ellena memejamkan kedua matanya sambil bergumam. "Hm...tubuh ku terasa lebih segar sekarang"
Sudah lebih dari tiga puluh menit Ellena melakukan ritual berendam di bathtub dengan essentials aromaterapi lavender yang begitu menyegarkan.
Ellena keluar bathtub dan membilas tubuhnya di bawah shower sambil membasahi rambutnya dengan shampoo beraroma soft yang seksi. Ternyata yang dilakukannya untuk berendam memang benar, sekarang tubuhnya kembali bugar.
Ellena mengambil handuk tebal dan mengeringkan rambut hingga tubuhnya. Ia sengaja tidak mau berganti pakaian di dalam kamar. Ellena lebih memilih memakai pakaiannya di dalam kamar mandi saja.
Setelah selesai wanita itu membuka kunci pintu dan melangkahkan kakinya keluar kamar mandi.
__ADS_1
"Kriuk..
"Kriuk..
Terdengar bunyi perut Ellena. Mata Ellena melihat jam didinding sudah menunjukkan waktu senja sekarang.
"Oh pantas saja aku merasakan lapar sekali, sekarang sudah menjelang senja. Aku bahkan belum makan apapun dari siang tadi", gumam Ellena sambil mengusap-usap perutnya.
Beruntung sepertinya tidak ada Aaron di kamar, bahkan Ellena tidak mendengar suaranya sama sekali.
Ellena terlihat segar dengan short pants dan sweater longgar berwarna putih, sementara rambut basahnya masih terbungkus handuk tebal.
"Syukur lah tidak ada laki-laki menyebalkan itu, lebih baik aku membuat sesuatu sekarang di pantry perut ku tidak bisa di ajak kompromi lagi. Aku tadi belum sempat memakan makanan yang di bawakan kak Rayend karena keburu Aaron datang ke apartemen kak Rayend", batin Ellena sambil melangkahkan kakinya menuju kamar hendak keluar.
Ellena membuka lemari es melihat apa yang akan di buatnya malam ini. "HM... sepertinya pasta klasik enak juga, simpel. spaghetti dengan saos dan keju enak juga deh", ujar Ellena tersenyum. Bahkan tak terlihat sama sekali sisa kesedihan di wajahnya.Yang justru terlihat Ellena sangat cantik dan wangi karena sudah mandi. Tubuhnya pun kembali segar.
Dengan cekatan Ellena memasak makan malamnya. Tak butuh waktu yang lama memasak pasta spaghetti dengan saos.
Ellena segera memasukkan masakannya ke dalam piring dan menuang susu plain. Kemudian menuju meja makan.
"Kau masak apa? Hm... sepertinya enak"
__ADS_1
Tiba-tiba Aaron sudah ada di belakang Ellena. Harum musk laki-laki itu begitu menyeruak memenuhi indera penciuman Ellena. Ellena tak menjawab apapun ia menaruh makanannya dan membuka kursi untuk duduk.
Aaron mengikuti istrinya duduk di kursi sebelah Ellena.
"Huhh... terlihat Ellena menarik nafas dalam-dalam. Ia masih mendiamkan suaminya itu. Ellena masih kesal pada Aaron.
"Aku akan makan ini", ujar Aaron dengan cueknya mengambil piring berisi pasta yang sudah di masak Ellena.
Dengan lahapnya Aaron langsung melahap makanan itu. Laki-laki itu tidak perduli dengan tatapan kesal istrinya.
"Ck..", Ellena berdecak kesal.
"Kalau kau mau makan, kau bisa memasaknya sendiri. Aku masih marah pada mu!", ucap Ellena menatap tajam Aaron yang sedang menikmati masakan istrinya.
Menit berikutnya Aaron mengelap ujung bibirnya setelah selesai makan dan minum.
"Masakan mu selalu enak, aku menyukainya", ucap Aaron sambil menolehkan wajahnya bertopang dengan tangannya.
"Tapi yang kau makan itu milik ku. Aku membuatnya untuk ku sendiri", ketus Ellena dengan wajah cemberut menatap Aaron. Sementara handuk masih membalut rambutnya yang lembab.
"Aku mencintaimu Ell. Jangan pernah pergi lagi dari ku..
__ADS_1
...***...