Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya

Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya
42. Kejutan


__ADS_3

Orang sabar di sayang Tuhan, seperti perumpamaan tersebut, itulah yang kini Alea rasakan. Tuhan kini memberikan Alea kebahagiaan yang berlebih setelah begitu banyak air mata yang harus dia tumpahkan di masa lalu. Kesabaran Alea dalam menghadapi perselingkuhan Radit, kini membuatnya kembali menemukan cinta pertamanya. Orang yang mencintainya setulus hati dan banyak memberikan kejutan tak terduga.


Hidup Alea berubah seratus delapan puluh derajat. Tidak pernah terbayangkan oleh mantan istri Radit itu hidupnya berubah seperti saat ini, dan semua terjadi begitu saja setelah Radit menghancurkan pernikahan mereka. Satu persatu mulai terlihat jelas dan begitu banyak kejutan yang Tuhan berikan padanya.


Tiba di sebuah kediaman mewah, Alea hanya bisa menatap terpana. Sebagai seorang arsitek dan desain interior, Alea tahu jika bangunan yang kini ada di hadapannya bukan bangunan biasa. Alea tidak menyangka jika keluarga Bagas memiliki kediaman pribadi di Paris semewah ini.


Pantas saja saat meninggalkan hotel, koper yang telah Alea siapkan untuk dibawa, ditinggalkan Bagas di kamar hotel begitu saja. Bagas tidak mengijinkan Alea membawa apapun dalam perjalanan. Alea sempat mempertanyakan, tapi Bagas meminta Alea untuk tidak memikirkan masalah pakaiannya. Dan ternyata tanpa Alea duga, suaminya itu telah menyiapkan banyak pakaian untuknya.


Bukan pakaian merek biasa yang Alea dapati, melainkan pakaian dengan merek keluaran brand ternama yang terpajang di walk in closet pribadi untuknya. Alea hanya bisa memandang takjub pada barisan pakaian yang tersusun rapi di ruangan itu, bukan hanya pakaian, Bagas juga menyiapkan Tas sepatu, sandal dan aksesoris yang lainnya yang semuanya branded.


"Terimakasih Bee, tapi ini terlalu belebihan." ucap Alea, meskipun dia senang dimanjakan seperti ini, tapi Alea tidak mau Bagas menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting seperti ini.


"Tidak ada yang berlebihan jika itu untuk wanita yang dicintai." ucap Bagas.


"Aku ingin kamu selalu bahagia sayang." bisik Bagas yang memeluk Alea dari belakang dan mencium pipi istrinya.


Alea berbalik menghadap Bagas, lalu 'cup' dia mengecup bibir suaminya. Bagaimana Alea tidak bahagia jika Bagas memanjakan dirinya seperti saat ini. Bagas tersenyum, kecupan dari Alea dibalas Bagas dengan me ***** lembut bibir istrinya.


Bagas sudah menunggu hal ini sejak tadi, tujuh belas jam di perjalanan membuatnya harus menahan diri. Dan sekarang Bagas tidak akan menundanya lagi, bukankah mereka ke Paris memang untuk menghabiskan waktu berdua saja sebelum kembali disibukkan dengan pekerjaan.


Saling menyecap dan berbagi saliva, bukan hanya Bagas yang menginginkan mereka bersatu, Alea pun menginginkan hal yang sama. Cinta pertamanya menjadi suami keduanya, Alea terkekeh sendiri setelah Alea tahu Bagas adalah pria yang pernah dia tolong di masa lalu, pria yang sempat membuat Alea jatuh cinta dan selalu mengingat pertemuan mereka.


"Sayang." panggil Bagas dengan lembut setelah melepaskan pangutan mereka. Alea mengangguk.


Tidak ingin membuang waktu, Bagas menyatukan kembali bibir mereka, saling mengecap dan berbagi saliva. Ciuman Bagas turun ke leher dan tangannya bergerilya melepaskan pakaian Alea.


"Bee" panggil Alea meremang merasakan sentuhan-sentuhan lembut dari suaminya.


Panggilan sayang Alea membuat Bagas semakin bergairah, kini kecupannya beralih pada gunung kembar milik istrinya. Cukup lama Bagas bermain-main disana sampai dia memasuki pusat inti milik istrinya dan melepaskan benih untuk kedua kalinya.


"Terima kasih sayang." ucap Bagas lalu mengecup kening istrinya.


Bagas memeluk erat tubuh istrinya, seperti yang Alea minta, Bagas tidak akan meninggalkan Alea setelah mereka bercinta hingga istrinya terlelap.

__ADS_1


"I love you." bisik Bagas, tidak perduli apakah Alea mendengar atau tidak pernyataan cintanya, Bagas hanya ingin terus mengungkapkan rasa cintanya, rasa cinta yang tulus dari dasar lubuk hatinya dan memohon pada Tuhan agar jalinan cinta kasih mereka bahagia selamanya.


Bagas bahkan punya rencana membawa Alea pergi jauh dari orang-orang masa lalu mereka, agar mereka terlepas dari masa lalu itu. Alea yang kembali berhubungan baik dengan Radit tentu saja membuat Bagas takut akan ada cinta yang tumbuh lagi diantara keduanya. Bagas juga ingin menghindar dari Paula yang sudah kembali menampakkan dirinya. Bagas juga tidak mengerti mengapa wanita itu kembali hadir dan mengusik ketenagannya di saat dia sudah bersama Alea.


"I love you too, Bee." jawab Alea yang membuat Bagas kembali mencium kening istrinya.


"Kamu belum tidur sayang?" tanya Bagas begitu mendengar balasan cinta dari istrinya.


"Baru mau tidur, tapi telinganya mendengar bisikan cinta." jawab Alea membuat Bagas terkekeh dan kembali mencium kening istrinya.


"Ayo tidur, kamu butuh tenaga untuk besok." ucap Bagas sambil mengusap lembut kepala istrinya.


Perlakuan lembut Bagas membuat Alea memejamkan matanya dan tersenyum bahagia. Dalam senyumnya Alea berdoa, semoga kebahagian yang dia rasakan saat ini tidak berakhir seperti kebahagiaan yang dulu dia rasakan diawal pernikahannya dengan Radit.


Alea akan mempertahankan rumah tangganya kali ini, cukup sekali saja dia merasakan yang namanya di dua kan.


Bagas melepaskan pelukannya begitu Alea sudah terlelap. Meraih ponselnya dia menghubungi seseorang.


Seperti janji Bagas, hari ini suami Alea itu akan mengajak istrinya mengunjungi beberapa tempat wisata di kota Paris.


"Ayo Bee." ajak Alea.


Bagas berdiri terdiam mengagumi penampilan sang istri hari ini, outfit yang di kenakan Alea sangat pas dan sangat cocok dipakai oleh istrinya itu.


"Cantik, kamu cantik sekali hari ini sayang." ucap Bagas yang melihat Alea sama seperti melihat istrinya itu untuk pertama kalinya.


"Gombal." jawab Alea.


Bagas menggeleng, " Aku melihat kamu sama seperti sepuluh tahun yang lalu." jawab Bagas.


Bagas tidak berbohong, meskipun usia Alea sudah menyentuh angka dua puluh enam, tapi Istrinya itu terlihat seperti remaja belasan. Karena itu juga, Bagas tetap bisa mengenali Alea meski sudah sepuluh tahun lamanya.


Tiba di menara Eiffel, yang pertama Alea lakukan adalah mengabadikan moment kebahagiaannya bersama sang suami. Bagas tidak menolak saat Alea menjadikan dia sebagai fotografi pribadi istrinya. Tawa dan senyum yang mengembang di bibir Alea membuat Bagas tersenyum bahagia, seperti janji yang pernah dia ucapkan pada dirinya sendiri. Bagas akan selalu membahagiakan Alea, satu-satunya wanita yang pernah dia cintai.

__ADS_1


"Kamu tunggu sebentar disini." ucap Bagas yang langsung di tolak oleh Alea.


"Sebentar saja sayang." ucap Bagas agar istrinya mau menunggunya sebentar saja.


Bagas berjalan menjauh dari Alea, tanpa Alea tahu jika Bagas sudah menyiapkan satu kejutan lagi untuknya.


Disaat mantan istrinya tengah berbahagia bersama suami barunya, Radit sibuk dengan masa lalunya. Mengingat hasil kesuburannya yang menyatakan dia tidak bisa memiiki keturunan membuat Radit meragu jika Zio adalah putra kandungnya.


Namun hasil tes DNA Zio membuktikan, jika anak laki-laki itu memang putra kandungnya. Sekarang Radit meragukan hasil tes kesuburan yang dia lakukan waktu itu, bagaimana mungkin dia di vonis tidak bisa memiliki keturunan sementara Zio sudah terbukti adalah putranya.


"Hana." gumam Radit, dia menjadikan Hana sebagai tersangka utama mengubah hasil tesnya.


"Atau..." Radit menemukan tersangka kedua.


"Tapi untuk apa?" tanya Radit yang terus berkutat dengan pikirannya sendiri.


"Pak Raditya." perawat memanggil Radit. Saat ini dia kembali ke rumah sakit untuk menanyakan secara langsung hasil tes kesuburan yang dia lakukan satu tahun yang lalu.


"Ini berkas yang Bapak minta, sama seperti hasil yang Bapak miliki." ucap perawat tersebut memberitahu Radit.


"Bagaimana kalau Bapak melakukan tes ulang saja?" tawar perawat itu.


Radit diam, bagaimana dia akan melakukan tes ulang, jika miliknya saat ini tidak berfungsi.


"Bagaimana Pak?" tanya perawat tersebut karena Radit hanya diam saja.


"Suster apa ada cara lain melakukan tes tanpa perlu mengambil sampel ******?" tanya Radit.


Melihat perawat itu menyatukan alisnya, Radit kembali bicara. "Saya tidak bisa melakukannya." ucap Radit.


"Suami saya tidak perlu di tes ulang, Sus" ucap seorang wanita menghampiri Radit dan perawat tersebut.


"Ratna." panggil Radit tidak percaya.

__ADS_1


...💔💔💔...


...Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya...


__ADS_2