Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya

Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya
84. Semakin Dewasa


__ADS_3

"Mau kemana Mas?" tanya Ratna saat melihat Radit hendak meninggalkan pesta pernikahan Riki dan Sandra.


"Ada yang harus aku kerjakan, kamu dan anak-anak tunggu disini saja sampai aku kembali." jawab Radit.


Ratna hanya mengangguk meskipun dia sangat penasaran dengan pekerjaan apa yang akan Radit lakukan sampai harus meninggalkannya dengan anak-anak. Apa lagi beberapa hari ini sikap Radit sedikit berbeda, seperti ada sesuatu yang disembunyikan suaminya itu. Ratna belajar dari pengalaman Alea saat mengetahui perubahan Radit yang ternyata laki-laki itu selingkuh, tapi Ratna mencoba untuk positive thinking pada Radit.


"Zio, kamu bisa jaga adik Dini sebentar saja?" tanya Ratna pada Zio.


"Ibu mau kemana?" tanya Zio, dia ingin menjawab iya tapi ragu. Terlalu banyak orang yang tidak dia kenal disini dan dia takut tidak bisa menemukan Ratna maupun Radit saat terpisah.


"Kamu takut?" tanya Ratna yang dijawab anggukan oleh Zio.


"Ayo ikut Ibu." ucap Ratna sambil berdiri.


Rasa penasaran ingin tahu Ratna dengan apa yang dikerjakan Radit sangat besar, tapi dia juga tidak mungkin meninggalkan Zio dan Dini tanpa ada pengawasan orang dewasa. Agar bisa membututi Radit, Ratna terpaksa membawa kedua anaknya untuk ikut bersamanya.


Sambil mengandeng tangan Zio di sebelah kiri dan Dini disebelah kanan, Ratna berjalan kearah kemana Radit tadi pergi.


"Ratna, kebetulan sekali bertemu disini." ucap seseorang yang berpapasan dengan Ratna. Orang itu sepupu Ratna dari ibunya, hubungan mereka tidak begitu baik karena sang sepupu termasuk orang yang berada dipihak ayahnya.


"Ada yang ingin aku bicarakan." ucap Fian.


"Aku bersama anak-anak, lain kali saja kalau ingin bicara." jawab Ratna menolak permintaan Fian.


"Ayahmu kabur dari penjara, apa kamu tahu?" ucap Fian bertanya pada Ratna, dia tidak menghiraukan penolakan sepupunya itu.


Wajah Ratna menegang tapi dia berusaha untuk tenang. "Apa masalah ayah yang kabur dari penjara yang kamu coba sembunyikan dari ku, mas." ucap Ratna di dalam hati memikirkan sikap Radit yang berbeda beberapa hari ini.


"Melihat wajahmu sepertinya kamu belum tahu. Bersiap-siaplah untuk menyambutnya, sebentar lagi dia pasti menemui kamu dan cucunya." ucap Fian sambil melihat Ratna dan Dini bergantian.


"Jangan coba-coba menyakiti putriku." ucap Ratna mengingatkan Fian.


Fian tertawa, "Ternyata kamu pintar juga, cepat sekali kamu menebak apa yang ayahmu inginkan." jawab Fian.


"Aku datang untuk mengingatkan kamu untuk berhati-hati." ucap Fian lagi sambil berlalu meninggalkan Ratna.

__ADS_1


Ratna tidak melanjutkan keinginannya untuk mencari tahu kemana Radit pergi, dia membawa Dini dan Zio kembali masuk kedalam ballroom hotel dimana pesta pernikahan Riki berlangsung. Jika benar ayahnya kabur dari penjara, Ratna tidak ingin dia dan putrinya dalam masalah lagi. Cukup sudah dia kehilangan ibunya akibat perbuatan Sugeng, Ratna tidak akan membiarkan ayahnya menyakiti Dini.


"Jangan takut Ratna, Radit tidak akan diam jika ada orang menyakiti putrinya." ucap Ratna didalam hati untuk menghibur dirinya.


"Mengapa tidak mendengarkan permintaanku?" tanya Radit pada Ratna.


Radit sudah ingin bertanya saat dia bisa menemukan Ratna dan anak-anaknya, tapi dia menahan diri untuk mencari waktu dan tempat yang tepat untuk bicara. Sekarang mereka sudah berada di rumah, Radit baru saja membaringkan Dini ditempat tidur. Putri kecilnya itu tertidur di mobil saat perjalan pulang.


"Maaf Mas." ucap Ratna. Dia memang salah tidak mendengarkan ucapan Radit. Untung saja dia tidak jadi meninggalkan Dini dan Zio berdua saja, jika tidak Radit akan sangat marah padanya, apa lagi sudah ada ancaman yang dilontarkan Fian.


"Tadi aku bertemu Fian." ucap Ratna lagi.


"Apa yang dia katakan?" tanya Radit.


Ratna melihat Radit, hanya sesaat lalu dia melihat pada Dini. "Ayah kabur dari penjara, apa itu benar?" tanya Ratna.


Radit tidak menjawab, dia justru berjalan keluar dari kamar Dini setelah mencium dan menyelimuti putrinya. Ratna mengikuti Radit yang ternyata menuju kamar mereka.


"Jangan jadikan masalah ini menganggu pikiranmu, dia tidak akan bisa menyentuh kamu maupun Dini. Aku akan menjaga dan melindungi kalian." ucap Radit setelah mereka hanya berdua didalam kamar.


"Terimakasih Mas." ucap Ratna membalas pernyataan Radit.


"Aku melihat banyak perubahan yang terjadi dengan mas Radit, dia semakin dewasa dalam berpikir, Mbak. Mungkin karena ada Zio dan Dini, sehingga mas Radit berusaha menjadi baik agar bisa memberi contoh yang baik pada mereka." ucap Alea saat Ratna menceritakan kekhawatirannya menjalani rumah tangga bersama Radit.


"Kamu istriku, Rat. Dan Dini putriku, sudah jadi kewajiban aku untuk melindungi kalian." jawab Radit ucapan terimakasih Ratna.


Jarak mereka berdiri sangat dekat dan mata mereka saling menatap. Radit mulai belajar untuk mencintai Ratna, bukan hanya karena ibu dari anaknya tapi wanita di hadapannya ini tidak kalah sempurna dari Alea. Radit memangkas jaraknya dengan Ratna.


"Mas..." Radit membungkam ucapan Ratna dengan bibirnya.


"Mungkin malam ini kita bisa mencobanya lagi." bisik Radit setelah melepas pangutannya.


Perasaan cinta yang mulai tumbuh membantu Radit mengembalikan kejantanannya. Malam ini, setelah setahun lamanya Radit kembali bisa merasakan miliknya memasuki tempat yang halal untuknya.


"Terimakasih." ucap Radit tulus yang dijawab Ratna dengan senyum.

__ADS_1


"Aku mencintaimu, Mas." ucap Ratna pelan tapi bisa didengar oleh Radit.


"Aku juga mencintaimu, istriku." jawab Radit pernyataan cinta Ratna. Untuk pertama kalinya Radit mengungkapkan kata cintanya, Ratna hanya bisa berharap ungkapan itu benar tulus dari hati Radit bukan hanya untuk menyenangkan hatinya.


Ditempat lain, Zaki dibantu Adam bersama orang-orang dari Buana Group, Global Pratama dan Henry company membantu polisi mencari keberadaan Sugeng yang kabur dari penjara. Mereka juga sudah mengamankan Fian yang tadi sempat berbicara dengan Ratna.


Flash back


Radit keluar dari ballroom hotel setelah pamit pada Ratna. Dia menemui Zaki yang sudah menunggunya di salah satu ruangan yang ada di hotel tempat pesta pernikahan Riki dan Sandra berlangsung. Sudah ada Adam dan Bagas begitu dia masuk kedalam ruangan itu.


"Ayah mertua kamu kabur dari penjara." ucap Zaki memberitahu Radit.


"Iya, saya sudah mendapat kabar dari teman yang kebetulan bertugas disana. Sepertinya ada orang dalam yang membantu pelariannya." jawab Radit.


"Ratna dan putrimu kemungkinan akan di jadikan target olehnya. Jaga dan lindungi mereka, biar kami yang mencari keberadaannya." ucap Adam menambahkan keterangan Zaki.


"Bagas, kamu juga harus melindungi Alea dan putrimu, mereka berdua bisa jadi orang yang akan ditemui kakakku" ucap Zaki.


"Tanpa Om minta, aku pasti melindungi istri dan putriku." jawab Bagas.


"Daddy titip ibu kalian juga Bagas." ucap Adam.


"Daddy malam ini akan membantu Zaki." ucap Adam lagi yang diangguki Bagas.


Bagas kembali kedalaman ballroom hotel, dia langsung duduk bersama Alea, Adzkiya dan Anita. Seperti permintaan Adam, dia juga akan melindungi Anita malam ini. Sementara Radit tidak bisa menemukan Ratna ditempat dia meninggalkan anak dan istrinya. Rasa panik akan keselamatan Ratna dan anak-anaknya membuat Radit memilih menghubungi Zaki.


Setelah mendapat kabar dari Radit yang tidak bisa menemukan Ratna dan cucunya, Zaki memutuskan untuk melihat cctv.


"Ratna ada didekat pintu masuk sayap kiri." ucap Zaki memberitahu Radit.


"Ratna mungkin sudah tahu tentang ayahnya, Fian baru saja menemui Ratna." ucap Zaki lagi membuat Radit segera bergegas kearah pintu yang dimaksud Zaki.


Radit bisa menarik nafas lega begitu melihat Ratna dan kedua anakya baik-baik saja.


"Kita pulang sekarang." ajak Radit begitu dia sudah berdiri didekat Ratna dan anak-anaknya.

__ADS_1


...💔💔💔...


...Setelah Suamiku Berselingkuh, Aku Menjadi Kaya...


__ADS_2