
"Kenapa kamu memanggil umi sayang, apakah ada sesuatu yang kamu inginkan?" tanya Adiba lembut.
"Umi tadi luar ada nenek yang berteriak dan menunjuk ke arah kami," Adu Syila dengan raut wajah ketakutan.
Gus Adnan membawa Syila kedalam pelukannya. "Apakah itu benar Abang?"
"Benar Abi, dan nenek itu juga bilang kami adalah cucu-cucunya, tapi kan nenek kami hanya nenek Ayu, bukan nenek jahat itu," adu Zayyan kesal.
"Apakah kalian berdua pernah bertemu dengan nenek itu?" tanya Ning Kinan penasaran. Saat ini Zayyan berada di pelukan Adiba.
"Nenek itu pernah datang bersama dengan perempuan yang mengaku sebagai ibu kami, mereka berdua pernah mengajak kami untuk pergi, tapi kami tidak mau, kami langsung berlari tapi…" Zayyan tidak melanjutkan ucapannya.
"Kenapa sayang, ayo lanjutkan ceritanya, kanan takut, disini ada umi, Abi dan lainnya." Adiba mengelus kepala Zayyan lembut.
"Mereka pernah memukul Abang dan adik, kami takut dengan mereka," Ady Zayyan dengan tubuh bergetar.
Mereka yang mendengar cerita Zayyan hanya bisa menghela nafas panjang, mereka tidak pernah menyangka Ning Farah dan ibunya bisa berbuat seperti itu.
"Sekarang Abang dan adik sebaiknya tidur siang ya, umi temani," bujuk Alifa agar anak-anaknya bisa cepat melupakan kejadian tadi.
Kedua anak itu hanya menggelengkan kepalanya. Syila tetap berada di gendongan Gus Adnan sedangkan Zayyan di gendong oleh Gus Hanan, karena Alifa sudah tidak bisa menggendong keduanya dengan perut yang sangat besar.
Adiba menemani anak-anaknya sedangkan yang lainnya, mereka kembali dengan tiga masing-masing untuk acara besok.
***
Hari yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba, hari acara kehamilan Adiba 7 bulan, acaranya terbagi menjadi 2. Pagi ini acaranya hanya dihadiri oleh keluarga, teman dekat, dan ustadz dan ustadzah. Acara pagi ini adalah acara mitoni bisa juga disebut dengan upacara 7 bulanan, yang terbagi menjadi 9 tahapan.
Gus Adnan tersenyum melihat sang istri yang sedang bersiap. "Kamu jangan terlalu berdandan sayang, kamu itu sudah cantik," puji Adnan.
__ADS_1
"Masa sih mas, aku justru merasa badanku tidak sebagus seperti dulu lagi, sekarang aku gendut," ucap Alifa sendu.
Gus Adnan memeluk Adiba dari belakang dan meletakkan kepalanya di bahu sang istri. "Kamu itu sedang hamil sayang, jadi wajar saja jika perut kamu besar, kamu juga hamil anak kembar, tapi kamu jangan takut, aku justru semakin sayang sama kamu, tidak ada wanita yang bisa menggantikan kamu didunia ini, disini akulah yang beruntung mendapatkan wanita seperti kamu dan ketika kamu hamil mas lihat kamu semakin cantik sayang," puji Gus Adnan.
Adiba tersenyum mendengar ucapan dari sang suami, hatinya menjadi lebih tenang.
Setiap Wanita hamil memang sangat sensitif terhadap penampilannya.
Gus Adnan dan Alifa turun kebawah, dibawah sudah banyak tamu yang hadir. Acara pagi ini adalah acara mitoni.
Mitoni adalah upacara tujuh bulan kehamilan yang dilakukan pada hitungan ke tujuh bulan kehamilan. Mitoni dilakukan dengan berharap kepada Tuhan yang maha esa agar kehamilan diberikan kelancaran dan keselamatan hingga persalinan.
Ada beberapa tahap yang dilakukan dalam acara mitoni:
Acara pertama adalah sungkeman. Ibu hamil akan melakukan sungkeman kepada calon ayah, jadi Adiba akan sungkeman kepada Gus Adnan. Kemudian kedua calon orang tua sungkeman kepada kedua orang tua Gus Hanan. Acara ini dilakukan untuk meminta restu akan kehamilan ibu bayi dan ungkapan terima kasih karena kedua orang tua senantiasa calon ibu dan ayah dalam menanti buah hati. Sayang sekali acara ini kedua orang tua Adiba tidak bisa hadir, sebenarnya Adiba sangat mengharapkan ayah dan mamanya mau menemaninya, tapi lagi dan lagi mereka mengabaikan Adiba dan membuat hati adiba kembali sakit, meskipun mereka sudah memberikan alasan.
Acara ketiga pecah telur. Telur yang digunakan adalah telur ayam kampung. Proses ini dilakukan oleh Gus Adnan sebagai calon ayah dengan menggunakan sebutir telur ayam kampung yang ditempelkan dulu di dahi dan perut calon ibu hamil, kemudian telur tersebut dipecahkan dengan tujuan agar nantinya persalinan berjalan lancar.
Acara keempat memutus janur. Dalam acara ini janur dikaitkan ke perut Adiba sebagai calon ibu hamil dan selanjutnya Gus Adnan memutuskan janur tersebut. Tujuannya masih sama dengan pecah telur agar nantinya persalinan bisa berjalan dengan baik dan lancar.
Acara kelima Brojolan dan pecah kelapa. Dalam acara ini, kelapa gading akan di ukir tokoh pewayangan yakni Kamajaya dan Dewi Ratih.
Selanjutnya calon ayah akan memecahkan atau membanting kedua kelapa gading itu. Tujuannya adalah untuk memperkirakan jenis kelamin calon anak yang didalam kandungan. Jika yang pecah adalah Kamajaya, maka diharapkan yang lahir adalah laki-laki, dan jika yang pecah adalah Dewi Ratih, maka calon bayi adalah perempuan. Tapi ini semua tidak bisa menjamin, karena kita harus tetap menyerahkan semuanya hanya kepada Allah SWT. Ini semua dilakukan hanya sebagai doa ya.
Acara keenam ganti busana. Upacara ganti busana dilakukan setelah calon itu siraman dan rangkaian setelahnya.
Pada acara ini ibu hamil akan dikenakan tujuh kain yang terdiri dari berbagai motif. Kain yang digunakan adalah kain jarik. Tujuh kain melambangkan berbagai hal positif dalam diri mulai dari kebahagiaan, kemuliaan, kesederhanaan, kasih sayang orang tua, kemandirian dan kehadiran si kecil bisa menyenangkan bagi orang disekitarnya.
Acara ketujuh menjual cendol dan rujak. Menyimbolkan semangat orang tua dalam mencari rezeki untuk anak-anak. Ini juga ungkapan syukur atas kehamilan dan kebahagiaan yang didapatkan calon ibu dan ayah bayi.
__ADS_1
"Mas." Bisik Adiba ditelinga sang suami.
"Ada apa sayang?" tanya Gus Adnan pelan.
"Aku ingin makan ini." Alifa menunjuk rujak yang di depannya dengan raut wajah memohon.
"Boleh Sayang, tapi nanti ya, setelah selesai acara ini, kamu boleh memakannya sepuas yang kamu mau sayang, tapi sekarang ini kita fokus melayani pembeli terlebih dahulu," ucap Gus Adnan lembut.
Dengan raut wajah yang tidak semangat Adiba menganggukkan kepalanya pasrah.
Gus Adnan yang melihat raut wajah sang istri, tersenyum lembut karena saat ini Adiba sangat menggemaskan.
Acara kedelapan potong tumpeng dan doa bersama. Tumpeng sendiri terdiri dari satu tumpeng besar dikelilingi dengan enam tumpeng kecil. Ini sebagai ungkapan syukur dan doa terbaik calon kedua orang tua untuk menyambut buah hati mereka.
Mitoni dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur dan memberikan perlindungan kepada calon. Rangkaian acara yang penuh makna ini mencerminkan budaya dan kepercayaan yang kaya dalam masyarakat Jawa. Itulah serangkaian acara yang terjadi saat tradisi mitoni.
Setelah acara itu selesai saat ini Adiba dan Gus Adnan sedang berbaring di atas kasur, dengan Alifa menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami.
"Sayang," panggil Gus Adnan.
"Kenapa mas?" tanya Alifa heran.
"Apakah kamu…..
Bersambung
Hello semua…. Silahkan like comment and vote dan beri rating 5 kakak ❤️🥰🥰
Salam kenal semua…
__ADS_1