
Setelah menikmati waktu libur So Yun mulai ingin kembali beraktivitas, ia meminta satu posisi di kantor ayah nya. Tetapi posisi yang ia minta hanyalah sebagai staff biasa, karena ia ingin membaur bersama rekan karyawan lain.
" Pa aku sudah siap kerja hari ini " Kata So Yun penuh semangat.
" Bagus lah papa senang mendengar nya. Kamu akan papa tempatkan sebagai manager personalia " kata papa sambil merapikan jasnya.
" Aku tidak mau pa, aku ingin menjadi staff karyawan biasa saja " kata So Yun.
" Ya sudah kalau itu mau kamu, papa tidak akan maksa. Dengan kamu mau bergabung saja papa sudah sangat senang." jawab papanya.
Setelah selesai bersiap-siap dan sarapan So Yun bersama kakak dan papanya pun pergi ke kantor ,hari ini adalah awal dari aktivitas So Yun di Cina. Semua karyawan tampak begitu senang menyambut kedatangan So Yun di kantor.
" Selamat bergabung Nona muda " Sambut seluruh karyawan.
" Tidak perlu terlalu sopan, aku lebih suka di panggil nama ku. Panggil saja aku Yun atau Yunyun " Jawab So Yun ramah.
" Baiklah silahkan kembali bekerja" ucap papanya.
Hari itu semua aktivitas kantor tampak berjalan dengan lancar, tetapi So Yun tampak bosan karena dari tadi belum ada satu pun pekerjaan yang ia kerjakan, sementara yang lain sudah sibuk mondar-mandir.
" Bagaimana bisa seorang karyawan digaji tanpa melakukan pekerjaan. Ini benar-benar membosankan! " gumam So Yun.
Lalu ia pun mendekati salah satu karyawan bernama Sella dan meminta pekerjaan.
" Hei apa ada yang bisa ku bantu? " tanya So Yun
" Saat ini belum ada nona, nanti saya akan berikan kepada nona jika ada pekerjaan " jawab Sella.
" Apa-apaan ini kenapa mereka seperti tidak berani memerintahku. Lebih baik aku temui Papa sajalah."
So Yun pun pergi menuju ruang kerja papa nya berharap ada hal yang dapat ia kerjakan.
" Pa, apakah saya boleh masuk? " tanya So Yun dari luar pintu.
" Masuk saja nak " jawab papanya dari dalam.
" Papa sedang ada tamu, kenapa suruh saya masuk? " tanya SobYun yang melihat seorang karyawan lain diruang kerja papanya.
" Tidak apa-apa nak. Kemari dan duduklah. Ini juga perusahaanmu jadi kamu berhak tau " sahut papanya.
__ADS_1
" Apakah ada masalah? " tanya So Yun mendekat.
" Benar nona, salah satu klien kita protes dengan rancangan desain perusahaan kita, jika kita tidak segera memberikan desain yang baru maka mereka akan membatalkan kerjasama nya" jawab karyawan itu.
" Memang nya desain seperti apa yang mereka minta?" tanya So Yun
" Mereka meminta kita untuk mendesain sebuah perusahaan baru yang akan di bangun di kota kita. Jadi mereka meminta hasil yang lebih bagus dari ini" jawab Ali.
" Coba kulihat.." So Yun melihat gambar desain yang dibuat oleh karyawan itu.
Lima menit kemudian....
" Bagaimana nak, apa kamu punya ide?" tanya papanya.
" Ini sebenarnya sangat mudah. Kalau begitu serahkan saja pekerjaan ini padaku, sebab dari tadi tidak ada karyawan yang memberi pekerjaan untukku" jawab So Yun.
" Tapi nona.." kata Ali ragu.
" Tenang saja kamu tidak perlu takut. Lagi pula papa akan setuju. Iya kan pa? " sahut So Yun
" Iya papa setuju. Jika kamu sudah selesai membuat desain itu kamu temui saja dia nak" jawab papanya.
" Baiklah pa. Oh ya kamu nanti harus memberitahukan detail yang mereka minta padaku ya "bkata So Yun menatap Ali.
Setelah merasa beberapa saat bosan, akhirnya ia mendapat sebuah pekerjaan. Mungkin saja kali ini klien tersebut akan senang dengan hasil dari So Yun.
" Nona ini detai klien yang nona minta padaku tadi" kata Ali membawa map berisi proposal klien.
" Oh iya taruh saja disitu akan saya baca setelah ini " jawab So Yun.
" Baik nona. Jika ada hal yang sulit anda panggil saja saya " jawab Ali.
" Ya kamu boleh pergi " kata So Yun.
Dengan sangat teliti So Yun membaca setiap detail permintaan dari klien perusahannnya itu, perlahan lahan ia mulai menggambar sesuai dengan yang ada dipikirannya dan berhubungan dengan permintaan klien nya itu. Namu pekerjaan nya harus tertunda karena jam istirahat. Ia lalu makan siang sebentar dan melanjutkan pekerjaannya.
Setelah beberapa jam ia habiskam untuk menggarmbar, akhirnya desain perusahaan itu pun selesai ia buat.
" Pa aku sudah menyelesaikan desain itu" kata So Yun.
__ADS_1
" Benarkah? Cepat sekali. Biasanya karyawan disini membutuhkan waktu 2 hari untuk menyelesaikannya." sahut papanya.
" Tentu saja ini sangat mudah, aku hanya menggambar sesuai imajinasiku saja " kata So Yun.
" Coba papa akan lihat " ucap papanya.
" ini Pa.." So Yun memberikan hasil desain yang sudah ia kerjakan hari ini.
" Hmm ini sangat menarik. Bagaimana bisa kamu secepat ini menyelesaikannya? " tanya papa.
" Itu mudah pa, mereka hanya meminta kesan yang sederhana tapi tetap terlihat elegan. Jadi aku hanya mengekspresikan apa yang ada dipikiranku saja " jawab So Yun.
" Bagus sekali. Papa semakin bangga melihatmu seperti ini. Kalau begitu nanti kamu akan ikut papa untuk mempresentasikan hasil desainmu ini " kata papanya.
" Kapan itu pa? "tanya So Yun.
" Nanti papa akan panggil kamu jika mereka setuju dengan hasilmu " jawab Jian.
" Mereka pasti setuju dong. Hehe" kata So yun dengan percaya diri.
" Baiklah karena papa sudah melihat hasil kinerja kamu hari ini bagus, maka sekarang kamu papa tempatkan di bidang pembuatan desain saja " kata papanya itu.
" Tapi itu hanya kebetulan saja pa." kata So Yun malu.
" Tidak apa-apa. Kebetulan juga perusahaan kita membutuhkan seorang desainer untuk produk pakaian terbaru kita." sahut papanya menimpali.
" Baiklah kalau itu mau papa, So Yun setuju " jawabnya.
Sejak saat itu lah So Yun beralih propesi menjadi desainer di perusahaan papa nya. Tetapi siapa sangka bahwa perusahaan yang baru ia desain itu adalah milik seorang Presdir yang dulu pernah menjadi atasannya di Amerika.
Ya, David sengaja mencari tahu tentang So Yun beserta keluarganya, setelah mengetahui bahwa perusahaan milik papa So Yun bergerak dibidang desain David diam-diam menyuruh bawahannya untuk memesannya di sana tanpa diketahui oleh So Yun.
David berencana akan pindah ke Cina dan membuat cabang perusahaan disana. Ia sengaja membuka cabang di Cina agar dapat kembali bertemu dengan So Yun. Sampai saat ini David masih berharap dapat bertemu wanita yang membuat nya jatuh cinta itu.
David bahkan rela melakukan apapun demi bisa bertemu dengan So Yun.
Setelah mendapat informasi bahwa desain yang ia pesan adalah hasil pekerjaan dari So Yun, David pun langsung menyetujuinya tanpa berpikir panjang. Hati nya merasa sangat senang karena perusahaan yang akan ia bangun di desain sendiri oleh gadis pujaannya. Bahkan ia berencana akan menamai perusahaan itu dengan nama yang sedikit mirip dengan So Yun. yaitu "Seohyun"
__ADS_1
Apa lagi ia mendapat kabar bahwa So Yun sendiri yang akan mempresentasikan gambar desain itu.
David sungguh tidak sabar menantikan hari pertemuan yang sangat ia nantikan itu. Dia benar-benar ingin sekali bertemu dengan So Yun tetapi kali ini dengan cara yang sedikit berbeda agar So Yun tidak akan pergi lahi dari hadapannya.